Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Budaya pamer

Budaya pamer yang mengakar di hati rakyat Indonesia.

"Apapun yang terjadi yg penting dilihat orang itu keren".
Nah tau nggak itu gimana asalnya? Gimana caranya, yg pentin keliatan wah. Dilihat dari status negara kita yang berstatus negara berkembang, dengan pendapatan perkapita yg masih rendah. UMR pun untuk Surabaya sekitar 3juta lebih dikit, itu juga baru ada kenaikan taun 2016 ini.

Anggap saja dengan gaji 3 juta, kita masih sewa atau kontrak rumah seharga 500ribu (minimal), masih perlu biaya makan anggap saja perhari 30ribu, belum lagi bayar kebutuhan pokok lainnya misal listrik, air, pulsa, bensin dan lain2. Pukul rata dg perhitungan seperti itu, sisa gaji perbulan sekitar 1juta. Udah bagus sih kalo emang sisa segitu. Tapii dengan sisa gaji segitu dia maunya beli hp merk buah yg terbaru *you know what I mean kan*. Tasnya pengen yg merk Hermes, Sepatunya maunya cuman jimmy choo, bajunya minta Prada, jam tangannya maunya yg Alexander Christy. Nah maksa gak? Hanya demi pengakuan orang lain yg ketika melihat dia akan berujar "Wahhh... gila ya, keren tuh orang. Barang2nya bermerk semuanya".
Padahal ada temen dari barat sana punya gaji gede tp masih ngerasa hp merk buah itu masih mahal lho

Poinnya apa kalo orang bisa bilang gitu? Seneng? Bangga karena dikira kaya?? Eh jangan salah lho, tindak kejahatan bisa muncul krn kebodohan diri sendiri yg suka pamer. Tapi kasian malingnya sih jadinya karena salah sasaran haha.

Kadang bingung juga kenapa kita harus pamer kekayaan ke orang lain? Apa karena status sosial yg tinggi itu jauh lebih dipandang begitu? Jauh lebih dihargai karena kita memiliki banyak uang? Hmm mungkin karena budaya yg membudidaya seperti itu dari jaman kolonial. Tapi mikir deh sekali lagi, apa pentingnya pamer? Salah salah malah mendatangkan musibah krn kita jd incaran penjahat.

Jadi social climber itu nggak salah kok, setiap manusia pastinya ingin memiliki status sosial yg lebih tinggi. Tapi kalau tujuannya untuk pamer, ya buat apa. Nambahin dosa kali hehe..

Pengen nunjukkin ke orang kalau traveling suka naik pesawat *meskipun dg rupiah kurang dari 100ribu you can fly*? pengen nunjukin ke orang laen kalau nginep maunya cuman di hotel bintang 5 dengan biaya sekali gaji UMR permalamnya? Apalah apalah itu fungsinya...

Menurut kacamata saya sendiri sih, tidaklah kita perlu pamer demi memuaskan diri sendiri dg pujian dari orang lain seperti itu. Karena itu tiada guna kawan. Bolehlah kita sekali2 menjajal bepergian dengan pesawat, tapi kita juga tidak alergi ketika kita harus naek angkot dg tarif jauh dekat 4ribu. Bolehlah sekali2 makan di restoran mahal dan enak dg gaya elegan tp tidak katrok, dan janganlah lebai ketika makan di warteg seharga 10ribu per porsi yg enaknya udah luar biasa *kalo pas beruntung sih hehe*.

Hidup itu yg penting dinikmati tanpa pamer sana sini. Bahagia itu sederhana kok sebenernya. Yang paling penting value dalam diri kita yg menjadikan kita jadi orang yg disegani orang lain bukan karena kita kaya dan banyak uangnya, tp karena kecerdasan dan kebersahajaan diri kita yg memang membuat diri kita pantas dihargai tinggi dan diperhitungkan.

Karena dimata Tuhan, sejatinya engkau tidak dilihat dari berapa benda bermerk yg kau miliki. Tapi dari akhlak dan bermanfaat atau tidaknya kau untuk orang lain.

Comments

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu