Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda. Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami. Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah. Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...
Tomorrow is 2016. Time runs so fast. I still remember the first day on 2015, I felt that “Okay.. it gonna be next 12 months”. But time runs so fast. So fast. I felt it’s still January, but yesterday I realize that it is December already. Oh well.. What had happened in 2015? As a life, there are always 2 opposite things. Like happiness and sadness. Like black and white. Like up and down. I felt it much. I remember when I went to Jakarta 2 times in a month. I moved to a new place, a place that wouldn’t be my choice but now I am used to it *unless, someone who always ask me to resign and move back to my lovely place*. First half of year 2015 was great. And next half of year 2015, problems comes one by one. No use to write the problems but yeah problem just a problem. Also I have to wait more… ok.. no problem *it used to be a problem, but now*. I did cried a lot and more often than usual. Just to release the burdens. My mind couldn’t remember a...