Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Ngopi favorit di Baker's King

Nah nah nah

Ketika masih stay di Malang, ada tempat favorit ngopi nih. Namanya Bakers King. Favoritnya disana tuh green tea latte-nya. Hmmm itu enak banget beneran deh. Donatnya juga enak bener. Eatable lahhh. Dan harganya gak semahal vendor kainnya. Dengan harga yg lumayan dibawah, tapi rasa yg ditawarkan *menurut saya sih* jauh lebih enak.

Kalau lagi bosen, atau ngerjain sesuatu, atau pengen sendirian, ya ngopi disana. Tempatnya enak juga. Memorable banget deh kalau kesana lagi. Sayangnya, di Surabaya belum nemuin Bakers King *atau emang cuman ada di Malang ya??*. Dan lagi tempat stay di Surabaya jauh dari mana mana hahaha. Jadinya males keluar kalo lagi gak pengen banget aja.

Kenapa gak ngopi di warkop aja??
Soalnya di warkop kebanyakan cowo kan yg ngopi *sebut saja bapak2*, belum lagi tempatnya rawan, trus biasanya kopinya juga kopi yg kita udah punya dirumah. Kalau di coffee shop kan yg bikin baristanya. Jadi kl ke coffee shop ya yang dibeli itu kopi yg gak ada dirumah. Kalau ada dirumah mah ngapain beli di coffee shop.

Tapi tetep sejauh ini tempat ngopi favorit tetep di Bakers King meskipun udah jajal beberapa vendor laennya ini. Dan pajangan donat di laci Bakers King itu selalu menggoda.

Bakers King di Malang ada di MX dan MOG. Belum pernah nemuin yg lainnya. kalau ada yg baca ini dan nemu Bakers King selain di Malang, terutama Surabaya, tolong kasih tau ya. kalau emang nggak ada selain di Malang, mbok ya tolong buka cabang di Surabaya gitu hehe

note : cuman catetan Baker's King fans aja lho

Comments

  1. Setuju bgt.. Di garut jabar ada cabangnya. Memang sih dibanding vendor lain, minuman di bakers king menurut saya lbh enak dan harganya jg lbh murah.. Cuma cabangnya aja yang msh sedikit..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahhh beneran di Garut ada nih?? Jd pnsran deh siapa ya yg punya hoho soalnya cm tau di malang aja, dan di Garut dari info ini hehehe. Cuman si bakers king ini gak googleable banget nih, makanya cm tau yg dimalang aja

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu