Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2015

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite spot ...

Ah demo buruh lagi

Hai… lagi-lagi menyoal pendidikan ya. Lagi demo buruh dimana-mana, minta UMK dinaikin. Udah setuju dinaikkan, tapi kebijakan yang dihasilkan dinilai merugikan para buruh. Pemerintah dipandang lebih mementingkan dan memihak pengusaha. Katanya sih begitu. Tapi kurang paham juga. Pada beberapa kasus ada pengusaha yang keberatan menaikkan upah buruh, namun ada juga yang menyanggupi menaikkan upah buruh dengan syarat dan ketentuan. Syaratnya apa? “Oke, gaji elu gue naikin tapi sebagian dari elo gue PHK”. Nahh… gimana ini ? bagaimana jika menghadapi hal seperti ini? Dengan diberhentikannya sebagian buruh, akan semakin menambah beban kerja para buruh lainnya. Walaupun gaji naik namun beban kerja lebih tinggi. Itu kalau menurutku adalah “gak ada bedanya gaji naik ataupun nggak”. Memang beberapa pengusaha merupakan usaha skala kecil menengah, bukan kelas tinggi. Karena kalau kelas tinggi seperti perusahaan multinasional atau bahkan internasional, mereka akan...

Investasi waktu

Terlahir sebagai cucu pertama bagi kakek nenekku (orangtua dari ibu). Kakek nenekku yang memang dipanggil papi dan mami sangat memanjakanku sebagai cucu kesayangan dan tinggal bersamaku. Aku sangat akrab dan dekat dengan mereke berdua. Dimanjakan mereka adalah hal biasa meskipun aku tidak terlalu manja sebagai cucu. Lebih sering membantah semua perkataan mereka karena merasa apapun yang kulakukan, meskipun salah akan tetap didukung dan dicintai mereka. Setidaknya mereka tidak akan menyalahkanku. Mungkin di sisi itulah aku manja dan merasa memanfaatkan kasih sayang mereka yang berlebih. Ketika aku kelas 1 SMA, papi sakit parah hingga harus opname beberapa minggu di rumah sakit. Setelah sembuh pun papi tidak segera pulang kerumah karena harus menjalani masa penyembuhan dirumah tante yang kebetulan bekerja sebagai tenaga medis. Setelah beberapa saat sembuh, akhirnya papi pulang kerumah. Malam hari tanggal 1 Januari 2007. Tapi malam tahun baru itupun aku tidak bisa menikmati hari libur ...