Skip to main content

Soal ujian TOPIK vs EPS TOPIK

Setelah membahas perbedaan TOPIK dan EPS TOPIK , kali ini saya akan menulis materi tentang apa saja yg diujikan *agak sedikit detail ya*. Pengalaman mengikuti dan 'membimbing' untuk kedua ujian tersebut, jadi sedikit banyak mengetahui detail soal2 yg diujikan.

Dimulai dari EPS TOPIK. jika anda adalah warga yg ingin menjadi TKI/TKW di Korea, lulus ujian ini adalah wajib hukumnya. Kebanyakan dari mereka ingin yg singkat karena ingin segera berangkat. Akhirnya banyak cara haram yg mereka lakukan. Kebanyakan juga berangkat dari agen2. Malah ada yg lulus tanpa ujian. Keren kan!!??!! Tapi di Korea dia mlongo.

Nah karena persiapan singkat, kebanyakan juga memprediksi soal yg keluar adalah soal yg dasar untuk kehidupan sehari2. No no no. Justru yg keluar adalah materi tentang perpabrikan dan perusahaan semacem palu, obeng, cangkul, cara memupuk, cara memerah susu sapi, cara mengurus asuransi, cara melaporkan majikan yg nggak bener, cara membaca slip gaji, sampai soal kecelakaan kerja. Bisa dibayangkan soalnya seperti apa? Kebayang nggak apa bahasa Koreanya slip gaji beserta perintilan ala2 slip gaji? Jujur saya aja males membacanya haha.. tapi dimana ada niat, disitu ada jalan.

Bisa dibilang untuk soal ini terbilang susah. Karena penggunaanya pun menurut saya berada diatas level 3. Jadi buat yg ingin praktisnya, janban harap bisa lulus dan memahami dg mudah. Namun bagi yg sudah terbiasa dan familiar dg bahasa korea sehari2 sih bisa dg agak mudah menghafalnya. Menghafal lho ya. Karena pengalaman saya yg mengikuti ujian sebelum murid saya pun ternyata soal yg diujikan juga sama. Biasanya ujian merefer ke satu buku persiapan ujian TOPIK. Saya jujur, kuran beruntung dalam tes ini. Karena memang tanpa persiapan dan susahh banget mengingat banyak hal yg absurd *menurutku*. Saya sempet iseng bilang kepada murid saya, "mbak, kalau mau lulus tes ini, hafalin deh mbak satu buku ini. Yakin deh lulus". Eh ternyata hal itu terjadi beneran lho. Dia lulus ujian ini walaupun dg grade yg mendekati bawah, namun terbukti menghafal buku yg tebalnya 300 halaman itu akan membuat anda lulus. *menurut pengalaman murid lho ya*.

Sekaran coba tengok tes TOPIK. Karena dibagi menjadi 2 ujian yaitu TOPIK 1 DAN TOPIK 2, maka sudah bisa ditebak tes ini berdasarkan level. Untuk TOPIK 1 merupakan level beginer 1 dan beginer 2. Untuk TOPIK 2 adalah level intermediate up. Jadi bisa ya dibayangkan jnis soal yg akan diujikan. Ya kalau beginer 1 ya dasar2 perkenalan, teks ringan kehidupan sehari2 gitu lah. Level selanjutnya menyesuaikan.

Secara keseluruhan memang menurut saya TOPIK lebih ringan daripada EPS TOPIK. kecuali jika anda sangat mudah menghafal atau minimal punya ingatan fotografik, mungkin anda akan berkata sebaliknya. Secara garis besar sih itu intinya. Apapun tes yg akan anda ambil, akan lebih baik jika mempersiapkan diri dg sebaik mungkin dan jangan sombong sebelum berperang. Karena itu yg akan membuat anda jatuh*pengalaman hahah*

Untuk pendaftaran EPS TOPIK bisa ditanyakan BNP2TKI untuk informasi lebih lanjut *sambil doa biar gak marah2 petugasnya, karena berdasarkan pengalaman, mereka bnyak yg berlaku agak kasar*.

Untuk pendaftaran TOPIK bisa menghubungi JIKS (Jakarta Intl Korean School) di Cipayung, Jakarta *sambil doa juga, krn Bu Heni yg ngurus tes ini agak datar waktu ditanyain soal tes ini. Mohon bersabar*.

Karena ya memang intinya seperti itu sih, sabar dan doa ya. Ketidakjelasan yg sering terjadi itu sering bikin hati sepanas kota surabaya.

Good luck dan sediakan stok sabar yg banyak yaaa :)

Comments

Popular posts from this blog

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat.

Why?
Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍

gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah.

Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas.

Pic source is here
Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini bukan ak…