Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2016

[How we met] Time flies... 10 years already...

[How we met] Me and Maya

Sensitive tired

it is like recently I feel so lazy, so weak, so tired, so sensitive. Not because of I am fasting. Not at all. Fasting never giving me hard time. I know someone might not believe it, but it is. This all tiring stuff doesn't related to that reason.

It is just I am sensitive and only want to spend time with someone and have only casual talks. That's all I need.

[Piknik] Menepati janji ke Bromo

Biasa bagi orang, luar biasa bagi kita

Halo.. sudah lama bikin draft tapi masih ndak sempet posting. Masih perlu diperbaiki dulu. Tapi postingan ini saya tulis karena obrolan dengan grup FrontSummer. Jadi ceritanya ada salah satu teman sedang galau. Galaunya karena dia merasa masih belum bisa membahagiakan ibunya. Well.. untuk hal yang itu saya juga merasakan dan hampir semua orang merasakannya. Ingin memberikan yang terbaik dan membahagiakan ibunya. Kegalauan dimulai karena dia yang 'dirasakan'ibunya masih belum mapan, mungkin secara finansial atau kejelasan status. Setiap orangtua mengingkan anaknya mapan dan bekerja 'aman' sehingga membuat orangtua terkesan 'menuntut' anaknya untuk memiliki pekerjaan 'aman'. Sebenarnya posisi teman saya bukan tidak dalam keadaan menganggur. Dia ikut menjadi anak buah dari sebuah usaha swasta kecil yang membuat dia sering keluar kota untuk mengerjakan proyek kantor. Proyek itu menuntut dia untuk menguasai teknik analisa statistik. Menurut saya, menurut say…

Aku dan kamu

Satu tahun sudah aku mengenalmu. Bahkan satu tahun pun masih kurang untuk mengenalmu lebih dalam. Ya, satu tahun adalah waktu yang singkat. Ibarat kata orang, masih seumur jagung. Masih perlu lebih banyak waktu lagi untuk mengenalmu. Semakin lama bersamamu seperti memberikan kejutan setiap waktu. Betapa aku masih perlu mengenalmu lebih dalam lagi. No no, kita berdua tidak selalu mesra. Kita berdua juga masih sering bertengkar. Menunjukkan bahwa kami berdua masih sangat peduli satu sama lain. Kamu cerewet dan sensitif, in the other hand I am not. Aku mungkin cerewet, tapi kurang sensitif. Hari selalu penuh dengan kejutan. Ah, aku jatuh hati melihat senyum dan mata kamu. Mata kamu meneduhkan, senyum kamu menyejukkan. Emosi hati bisa hilang jika mengingat senyummu yang menyejukkan. Aku memang masih sering seperti anak kecil, maafkan untuk itu. Aku pun masih perlu mengenalmu lebih dalam lagi, maafkan untuk itu. Kadang aku merasa jika rasa cintaku tidak sedalam rasa cintamu. Ahh tidak, mun…