Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
Sharjah - UAE 2020 Minggu lalu gw coba google nama gw yang gw pake buat nulis. Gw tau lah konsekuensinya mengunggah segala hal ke segala bentuk platform online resikonya apa. Wong foto gw aja dicuri dijadiin ilustrasi portal online, yg bukan gw pelakunya tapi muka gw disensor seolah gw pelakunya 😟 Nah yang gw temuin kemarin kebanyakan adalah tulisan gw dari travelingyuk.com yang disalin media-media lain untuk numpang promosi jualan mereka. Nggak cuma diambil segaris dua garis sih, tapi bener-bener disalin dari atas sampai bawah. Memang betul mereka tetep nyantumin nama gw disana, berikut dengan sumbernya di travelingyuk . Semacem mereka ambil artikel dari website yang udah terkenal daripada punya content writer sendiri . Tapi kok ya rasanya zonk ya. Gw nulis buat travelingyuk sebagai kontributor lepas, yang dibayar per tulisan. Kebayang nggak sih tulisan gw disalin beberapa kali ke media yang beda-beda, bisa kaya dong gw kalo dibayar 😆 ada pijat plus plus was...