Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2019

BaliSeries (1): Makan di Bali Itu Murah

Gw tinggal di Bali udah hampir 2 tahun, jadi pengen bikin tulisan #BaliSeries. Bukan tentang Bali yang umum diketahui orang, tapi hidup di Bali sebagai orang biasa dengan biaya hidup yang masuk akal. Orang-orang taunya Bali mahal. Padahal nggak juga hey! Tiap kali ada yang tau gw tinggal di Bali, orang pasti bilang "Eh, hidup di Bali kan mahal banget!" Hmm... nggak juga sih. Jadi gw akan tulis harga-harga di Denpasar ya karena gw tinggal di Denpasar. Denpasar yang ibukota dan bukan tempat tujuan utama turis buat plesir.  Gw sering keliling Bali tapi karena gw nggak tinggal di sana jadi gw nggak bisa bilang mahal murahnya. Tapi kalau untuk ukuran turis, harga di daerah utara dan timur bisa gw bilang lebih murah daripada Denpasar, Ubud, atau daerah pantai barat. Oke, tulisan pertama ini gw akan bahas hal yang gw demen. MAKANAN.  Gw secara personal lebih suka makanan Jawa daripada makanan Bali. Makanan Bali cenderung penuh rempah, rasanya kuat. Yaa setelah hampir dua tahun sih g

Catatan Kuliah (2) : Kampus swasta atau negeri?

  Malang, where I spent my college life here Setelah minggu lalu menulis Catatan Kuliah (1) , sekarang saatnya menulis lanjutannya. Jadi balik lagi ya ini bukan sok tau tapi pengalaman aja. Kali aja pengalaman gw ini bisa bantu kalian yang sedang galau. Sebelum masuk kuliah, gw nggak segalau adek gw yang 3-4 tahun lalu masuk kuliah. Gw sebagai anak pertama yang informasinya kurang ketika sekolah SMA tentang perkampusan, ya ada informasi tentang kampus tapi kebanyakan adalah kampus yang swasta atau kampus yang memiliki ikatan dinas (STAN dan kawan-kawannya). Nah ITN (Institute Teknik Nasional), kampus swasta yang ada di Malang dulu sempet gw lirik karena gw bisa masuk tanpa ujian (LOL! Males banget ujian). Kurangnya informasi yang masuk untuk pelajar SMA amat sangat membuat kebanyakan siswa SALAH masuk jurusan. Bukan karena salah masuk sebenernya ya tapi karena kurang aja literasi dan kurang mampu mengenali bakatnya sendiri. Karena tidak semua siswa mendapat privilege untuk m

Catatan Kuliah (1) : Memilih kampus dan jurusan

  Jadi begini saudara saudari, ini adalah tulisan dari seorang manusia yang sudah merasakan 9 semester kuliah di kampus negeri di kota Malang yang yaaaaaa secara rank sih bagus, diperhitungkan lah di dunia pendidikan (a.k.a ngajar dan kawan-kawannya). Tiba-tiba ingin menulis nostalgia masa kuliah dan cerita di dalamnya. Nggak tau sih bakal konsisten apa nggak tapi diusahakan konsisten soalnya kok kayaknya seru dan mungkin bisa kasih tips buat para siswa yang bingung mau pilih kampus dan jurusan. Tahun 2009 adalah tahun dimana gw harus memilih kampus dan jurusan. Tapi, gw yang anak pertama nggak tau apa-apa soal kuliah ini tiba-tiba aja disuruh babe sekolah di almamaternya dulu dengan harapan gw bakal jadi guru di sekolah. Ya saat itu menjadi guru di sekolah bukanlah pilihan diri (sekarang pun nggak), tapi lama kelamaan mengajar menjadi hobi (yang tentunya kemudian dibayar juga dong). Yah jadi suruh masuk kampus babe, dengan jurusan yang babe ambil juga. Babe gw gitu amat ya ama gw