Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Fire in the Building

Who would have thought that I  experienced fire in the building. 

This is my first time living in an appartement. Of course I never chose appartement when living in Indonesia because it’s a real high risk when the earthquake happen. But here we are placed in an appartement. What got me relieved the first time that we are in the lowest floor so if something happen we will be quickly evacuated. 

That’s what I thought. 

Until it really happened. 

We slept around midnight and abruptly woken up by the noise outside. I thought it was the drunk people just got back from night club or the restaurant next door was doing some deep cleaning. So loud that I had to wake up.

My husband peeked outside and immediately said “fire brigade outside, you wait here!” I was just “am I dreaming or what?” I put on clothes, checked outside and saw a few of fire trucks. I checked the other side of the appartement and saw a few of police cars and ambulances. 

“Oh no, something serious must have happened.”

Texted my husband that I saw across the room, asked if everything ok. And started to grab important things; phone, pad, laptop, documents. Others can wait. He rushed back, and told me to grab important things and put on proper clothes. It was 2 degrees outside. So yes, winter coat and all. 

Since we live with his other colleagues in the same building, he had to inform them all even with a note; THIS IS NOT A DRILL. Because they had to do a lot of drills for work situation kinda thing so yeaa. 

We did not hear the fire alarm too. Though at some point the fire fighters started banging the doors.

Put my stuff in my backpack, took my handbag with me too. Husband handed me mask. Opened the door and it smelled smoke. And started to run downstair. Well, advised not to run btw but I was shocked. Not even 100% awake yet. So I slipped on the stairs down because the fire hose was already on the emergency exit and they started to walk upstairs. Luckily did not sprained my ankle. Just hurt a little. 

Then we wait outside. We woke up around 04.05, started to pack and got ready and be outside around 04.10. Looked up and saw the fire just damn! It was my first time seeing real fire like that. 

Luckily the fire was contained and extinguished within an hour or two. We were allowed to go in around 6.30ish. Then the power went off for like 6-7 hours. 

When we went back in, it smelled like I went to korean bbq restaurant. We have no idea what caused it. Although it looked like something not that dangerous but it was my first time and this real life situation really leaving us important lessons.

1. Always have a grab bag! A bag where you have everything important to take when something bad happens. 

2. Always use a traditional key/lock and not a digital one. 

3. Never changes the stove to the electric one because when they turn off the power, we can’t even make coffee to wake us up. Not that it is the most important thing, just saying.

4. Put all devices on full batteries! 

5. Cleaned the kitchen the night before because when we see them messy in the morning it just adds more stress.

6. So be neat as well. In case you need to grab other important things, you’d be quick to find it. Keep the documents secured somewhere. Lucky we have our documents kept in Bali.

7. Be responsible to your own things. My husband grabbed his, I grabbed mine. So no need to ask “have you seen my…?”

Luckily it was not dangerous, though the whole appartement seems gone. But damn! Such a priceless experience I shared with my husband. 


Comments

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...