Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
my new passport holder yang gw kira bisa diisi sama buku nikah juga biar praktis. ternyata lebih kek sampul We decided to go to Bangkok on 30 Dec 2017. So we were celebrating new year together, with two other friends as well (Ramy and Paul). They wanted to have a New Year's dinner in a nice restaurant so we found one and hoped it wasn't close yet because we were there around 10 at night. We ordered like everything there, I can't say no to tasty foods (especially if they are not expensive). Only Paul little bit picky to food, so he ordered chicken and chicken and chicken (only few days before he left, he ate crocodile kebab and he said that was tasty). So I listened to everything they are talking about since mostly they talked about things that I don't really know but I enjoyed it because I am good at listening people I guess. And we were done with dinner 15 mins before midnight. The waiter gave us something to celebrate new year. I thought that there will ...