Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
Siapa ya tidak tahu Valentino Rossi?? Meskipun bukan penggemar Moto GP, tapi akuyakin banyak yang mengetahui Valentino Rossi meskipun tak mengetahui detailnya. Mamaku meskipun tidak begitu menyukai balapan Moto GP, tapi mama tahu tentang Rossi. Apalagi aku yang penggemar Moto GP sejak SMP sampai sekarang. Rossi sang legendaris, itulah yang biasa kusebut jika berhubungan dengan dirinya. Meskipun aku bukan big fans dari Rossi, tapi aku menaruh respect yang dalam kepadanya. Aku sempat menjadi saksi saat Rossi berkali-berkali menjadi juara dunia, saat itu masih kecil. Rossi masih berlangganan menjadi juara dunia. Rossi saat itupun masih muda, masih memiliki kekuatan jiwa muda. sangat mudah baginya untuk menjadi nomer satu kala itu. Sekarang, Rossi sudah semakin berumur. Mempunyai banyak pesaing baru setiap waktunya, tapi hal itu tidak menurunkan semangatnya dan tidak mengurangi kharismanya. Saat ini, pembalap yang sedang naik daun dengan keberaniannya di race moto GP yang juga...