Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Terbiasa Manja

Orang Indonesia manja?? Kata siapa?? *kata saya barusan hehe*

Selama hampir 25 tahun menjadi orang Indonesia, bisa saya katakan iya. Orang indonesia itu terbilang manja. Gimana mau nggak manja, apa2 maunya instan. Sampe jadi PNS aja maunya instan *oops rasis! Nggak semua kok, tap banyak emang*.

Kenapa saya bilang orang Indonesia itu manja? Karena yaa jarak yg bisa ditempuh 10menit berjalan kaki aja naik motor. Alasannya satu, panas! *alesan gue tuh*. Indonesia kan panas ya saudara saudari. Nah ada lagi, kalau mau laundry pakaian maunya dijemput trus ntar dianter *aku banget*. Enak kan... baju kotor udah ada yg ambil, ntar kalau bersih juga dianter, kita tinggal bayar. Murah lagi. Gimana mau nggak manja?

Orang Indonesia juga kaya2 lho. Banyak dari mereka yg memiliki asisten rumah tangga. Semua pekerjaan rumah tangga bukan kita yg menangani melainkan asisten yg kebanyakan dibayar dibawah UMR bahkan ada yg kurang beruntung akan diberikan bonus siksaan majikan. Nah kan. Manja banget ya kita.

Sebenarnya bukan apa2, kita memang smakin lama smakin ingin memudahkan diri sendiri. Karena kadang faktor keamanan juga menjadi salah satu alasan untuk melakukan hal itu *maksudnya laundry yg dianter jemput gegara ga tau alamat laundrinya dan itu slalu malem, daripada aku diculik kan mending diambil aja*. Bisa juga faktor malas! Ahh ini memang alasan utama dari semua kenyamanan yg kita rasakan.

No problem jika kita ingin nyaman. Masalahnya, jika suatu saat kita berada pada situasi yg tidak memungkinkan untuk bermanja -manja ria apa yg akan terjadi? Tentunya bingung dan kelabakan.

Sebaiknya kita semua menjadi seorang manusia yg fleksibel bisa melakukan apapun. Ada kalanya kita bersantai ria dg melakukan smua kemanjaan duniawi tersebut, namun ada kalanya juga kita harus bersusah payah mengerjakan semuanya sendiri. Demi siapa? Demi diri sendiri juga kok. Menempa mental itu saudara saudara.

Selamat pagi selamat beraktifitas bersama orang tersayang :)

Comments

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...