Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

App cerdas : Gojek

Gojek adalah salah satu app favoritku. Menurutku ini adalah aplikasi cerdas untuk memecah kemacetan *ehh masih aja macet, tapi paling nggak kan nggak selama taksi gitu*. Karena tinggal di Surabaya, jauh dari mana2, gojek adalah pilihan ketika harus pergi sendirian. Harganya jelas lebih mahal daripada angkot tarif tetap, dan lebih murah daripada taksi. Jelasnya lebih praktis.

Udah berkali2 dapetin abang2 gojek yg unik2. Mulai dari yg cerewet, ganteng, banyak omong, pendiem, banyak nanya hal2 yg ajaib, gak tau alamat dan harus aku yg nunjukin arah berdasarkan GPS, sampe driver yg suka curhat. Semuanya unik. Selalu dapet cerita baru dari tiap abang gojek yg approve pesenanku. Sisi lain, kita jadi belajar hal baru juga dari cara pandang manusia lain.

Yg paling banyak sihhh driver yg gatau alamat kosku. Rumahnya sih mudah ditemukan, tapi alamatnya itu yg fenomenal. Karena saking gataunya, banyak driver yg berspekulasi menurut pandangan dan opini yg beredar. pernah juga kebagian driver yg sama 2 kali, dan yg dibicarakan topiknya sama. Jangan2 si bapak emang suka nanya topik itu ya. Ada juga yg waktu tau kalau aku yg pesen langsung bilang "lhooo mbaknya lagi, aku masih inget lho mbak. Oiya mbak maaf ya ga nemu kontaknya yg saya janjikan", si abang menjanjikan saya kontak salah satu orang penting di Korea. Tp salut ya, si bapak masih inget janjinya haha

Cobain juga go food. Ini app buat yg males keluar tp laper. Solusinya ya go food lah. Pelayanan ramah juga kok, driver gojek kalau nggak ramah, ya kita lapor dong sama agensinya. jadi konsumen jaman sekarang mah kudu pinter.

Nah kemaren beredar kabar kalau gojek mau dilarang. Orang pertama yg bakalan demo kayaknya aku deh ya. Karena gojek has become a part of my life hahaha. Tapi untungnya larangan itu dibatalkan dalam jangka waktu sehari.

Jadi tetep, menurut saya, gojek itu pilihan yg cerdas. Kenapa cerdas? Karena itu solusi ketika kita udah buru2 dan mau yg cepet.

Apa kabar ojek pangkalan?
Well bagi saya ojek pangkalan masih harus kudu eksis karena gak semua orang bisa pake app gojek. App gojek slalu upgrade sehingga hanya device dengan ram tinggi atau yg agak canggihan dikit yg bisa instal app gojek *terbukti hp ku ga bisa instal gojek*.

Tapi tidak seharusnya gojek dan ojek pangkalan saling bermusuhan, karena ingatlah wahai abang2 ojek, kalian masih satu rumpun yg sama. Ojek.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu