Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Hati-hati predator anak

Menguak kejahatan kepada anak2 yg makin marak terjadi. Banyak kasus kekerasan yg terjadi kepada anak2 mulai dari penculikan, kekerasan seksual hingga pembunuhan. Mengapa hal itu sering terjadi? Ah manusia jaman sekarang banyak yg mengalami 'gangguan jiwa'.

Berbagai macam motif melatarbelakangi hal tersebut, sebut saja yg paling gampang meminta tebusan uang. Lagi2 faktor ekonomi. Jika pihak korban tidak bisa memberikan uang tebusan, pelaku tak segan membunuh korbannya. Ada lagi yg menculik karena motif kelainan seksual, biasanya kasus pedofilia. Yg diinginkan hanya merasakan nikmatnya duniawi dg anak2 yg tak mengerti apa2. Ada lagi yg menculik demi menjual bagian tubuh si anak. Bayangkan, satu buah ginjal berapa ratus juta harganya?

Well... sebenarnya hal itu tidak terjadi baru2 ini saja, karena sebenarnya hal itu terjadi sejak saya masih kecil pula. Tapi saat itu motifnya lebih ke pencurian perhiasan yg dikenakan. Sejak kasus penculikan terjadi, semua perhiasan saya dilepas mama dan diganti plastik *cuman giwang aja sih, nggak pakai gelang cincin dan kalung kok*. Semua orangtua melakukan hal yg sama. Namun setelah isu mereda dan kami dirasa sudah bisa membedakan hal yg seperti itu, perhiasan kembali ke tubuh kita haha

Hanya saja, kejahatan kepada anak2 makin marak belakangan ini. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, anak2 makin mudah saja digiring untuk menuruti para predator. Selain itu kurangnya pendidikan seksual kepada anak sejak dini juga dipercaya sbg salah satu faktor yg menyebabkan mereka mudah dirayu dan dilecehkan secara seksual oleh orang. Warga kebanyakan masih berpikir jika memberikan pendidikan seksual adalah hal yg tabu. Helloooo dunia sudah semakin gila, jgn berpikir jika itu tabu. Tabu atau kehilangan anak??

Karena sejatinya pelaku kebanyakan adalah orang yg dekat disekitar anak. Hal tersebut tidak akan menimbulkan kecurigaan kepada anak sekalipun karena menganggap orang tersebut adalah orang yg dekat dengannya. Bukan mencurigai orang sekitar, namun apa salahnya jika meningkatkan kewaspadaan dari lingkungan sekitar kita.

Jaga dan beri pengertian yg mudah diterima oleh si kecil. Jika kita serius dan sayang kepada si kecil, janganlah menganggap tabu hal2 yg selalu dijadikan alasan tabu. Anak2 memiliki hak untuk hidup aman dan nyaman serta menikmati hidupnya dg bahagia.

Ayo jaga si kecil!!
Jangan lupa doa juga ya bunda :)

Comments

Popular posts from this blog

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Otak Setengah-Setengah

  semoga gambar ini menjawab rasa penasaran orang ketika mengetahui saya kuliah matematika. this is exactly what I did. bercerita melalui teorema dan conjecture Otak bawaan saya dominan kearah eksak. Saya pun juga memutuskan untuk kuliah jurusan matematika. Ketika sebagian besar orang eksakta sangat membenci Bahasa (Bahasa Inggris dan Bahasa asing lainnya), saya sangat mencintai belajar Bahasa. Sejak masih SD, saya suka sekali belajar Bahasa asing. Pertama belajar pasti Bahasa inggris dong. Kemudian saya jatuh cinta dengan Bahasa Spanyol (yang sampe saat ini nggak mahir-mahir gara-gara nggak punya guru).  Padahal, sayang sekali jika ada seorang jenius dibidang eksakta, tapi kemampuan bahasanya nggak mumpuni. Semisal temen saya, yang pinter banget kimia, fisika, matematika, eh tapi bahasanya nol. Jadilah adegan, ‘eh nyontek kimia lu’ ‘enak aja nyontek, mikir sendiri’ ‘ehh yaudah Bahasa Inggris lu juga mikir sendiri ya. Awas kalo nyontek gw’ Ngancemny...