Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2018

Investasi Valuta Asing? Nah, thanks

Warna warni Sanur. Pertanyaan pagi ini gw dapet dari temen gw nanya "USD gimana? Pengen beli gw" Ya gw tanya balik, buat apa? Buat investasi katanya. Gw secara personal nggak punya niatan investasi valuta asing. Ya kalo soal jual beli valas sih udah sering banget. Tapi gw nggak anggap itu investasi karena ... gw selalu doa baik buat negeri gw 😂 Inget nggak sebelum tahun 1998 yang mana USD 1 = IDR 2,000, lalu Soeharto lengser diikuti dengan krismon 98, USD 1 = IDR 16,650. Banyak yang bilang, "Bayangkan dulu sebelum taun 98 punya tabungan USD 1000, jadi berapa kali tuh pas tahun 98? Untung banyak kan?" Ya banyak, tapi ya bangsat. Maksud gw, apakah kondisi saat itu baik bagi seluruh rakyat Indonesia? Oh tentu tidak. Harga beras dari yang nggak sampai IDR 100 aja jadi berkali-kali lipat harganya. Emang sih dari beberapa kali dapet duit dalam bentuk selain IDR di saat naik-naiknya kurs itu ya gw seneng banget karena konversinya jadi lebih mahal. Tapi itu waktunya juga

Short Visit to Bentoel Museum

  This is part of improving my photography skill. So my friend, Sunan, will be included here.   It was a sudden decision. So we decided to visit Bentoel Museum in Malang. It's like House of Sampoerna (which I never visit and only plan to visit but no action). Why did we want to visit this museum? Because the museum is actually the house of Bentoel's founder. Our mission lately is snapping pictures of old buildings and such around the city, as well as learning how to take beter pictures.     he is just happy and allow me to put his photo on my blog or another website and I like this shoot There is no fee to visit this museum, it is enough to sign the guest book. And then you can explore what's inside. Actually, there are not many things inside. But the objects inside tell you about the history of the Bentoel brand and how it was founded. Ong Hok Liong used his own house as the first place to produce the cigarettes and it is located in Jalan Wiromarg

Hoax Yang Makin Menggila

  Kabar burung atau yang sering dikenal sekarang dengan sebutan HOAX mencapai level yang sangat melelahkan. Hoax memang sudah ada sejak dahulu kala, sejak dari awal ku mengenal HP. Hoax yang sering terjadi adalah SMS yang tersebar menggunakan nama nabi atau tuhan atau agama dan mewajibkan orang yang menerima SMS tersebut untuk menyebarkannya sebanyak puluhan kali. Jika tidak disebarkan dalam hari yang sama maka penerima pesan akan mengalami nasib buruk, bahkan meninggal dan tidak akan pernah bahagia. Serem kan? Jadilah diriku yang masih SMP kala itu bingung sekali apa yang akan terjadi padaku dan juga orang yang kukenal jika ku tak segera broadcast pesan biadab tersebut dalam hari itu. Jikalau pulsa sedang cukup, maka sesegera mungkin kusebar. Jika tidak, yaaa segera ku berangkat beli pulsa. Bodohnya aku. Nah, masuk SMA, ku mulai bertanya-tanya apa iya kalau pesan itu nggak disebarkan kita bisa celaka? Karena penasaran akhirnya ku tantang diriku. Tapi doa dulu dong, "Ya tuh