Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Jangan libatkan masa lalu!

Setiap orang tentunya memiliki masa lalu yang baik dan buruk. Setiap masa lalu pasti membawa satu pelajaran tersendiri bagi pemilik masa lalu tersebut. Namun tidak seyogyanya kita masih terkungkung dengan masa lalu yang akan menghambat kehidupan yang kita jalani saat ini dan rencana masa depan yang akan kita bangun.

Masa lalu sedikit banyak berpengaruh bagi kita. Jika masa lalu baik, maka akan mempengaruhi diri kita yang juga baik. Apa yang terjadi jika sebaliknya? Tentunya tidak akan bisa move on.

Ambil contoh masa lalu dengan mantan kekasih. Masa lalu dengan mantan kekasih tak selalu yang baik-baik saja, namun ada juga yang buruk. Tapi ketika kita sudah memutuskan hubungan dengan mantan kekasih, sebaiknya hubungan itu tidak dilanjutkan ketika kita memiliki satu hubungan baru. Bukan berniat memutuskan tali sirahturahmi, tapi suatu saat hal itu bisa menjadi boomerang untuk hubungan baru yang sedang kita jalani.

Dalam suatu hubungan baru, tak masalah jika kita ingin menceritakan sedikit tentang masa lalu dengan mantan. Tapi tidak harus semuanya serba dibuka dan dibawa ke masa sekarang. Tetap berhubungan dengan mantan memiliki kemungkinan yang sangat tinggi untuk merusak hubungan baru yang sedang dijalani saat ini. Terlebih lagi jika kita membocorkan permasalahan dalam hubungan baru kepada mantan. Itu adalah hal yang amat sangat tidak patut dilakukan. Kenapa? Sekali lagi, itu akan menjadi boomerang bagi hubungan baru. Ketika mantan mengetahui terlalu banyak masalah di hubungan baru yang sedang kita jalani, tinggal tunggu saja tanggal mainnya.

Banyak motif dibalik “menghubungi kembali sang mantan”. Ada karena motif ingin kembali menjalin hubungan lama, motif mencari kenyamanan, ada juga karena tidak suka jika mantan yang memiliki hubungan baru menjadi lebih sukses daripada dirinya akhirnya dia akan berusaha sekuat tenaga untuk menghancurkan hubungan baru yang sedang kita bangun. Karena banyak kasus yang merefer pada tindakan “jika aku tidak bisa memilikinya, maka kamu pun tidak akan pernah bisa memilikinya”. Licik? Iya tentu saja licik. Sudah banyak kasus yang seperti itu. Atau minimal si mantan juga ingin merusak dan ingin melihat mantannya yang memiliki hubungan baru ini memiliki nasib yang buruk dan ingin memastikan jika dia mendapatkan hukuman karena telah meninggalkan sang mantan.

Kenapa saya lebih merefer kepada kata mantan? Karena mantan adalah orang di masa lalu yang melibatkan banyak perasaan jika memutuskan untuk menghubungi di masa sekarang, ataupun masa depan. Sebuah hubungan yang melibatkan banyak perasaan didalamnya terutama perasaan cinta, akan sulit dengan mudah untuk diakhiri. Karena banyak kasus perselingkuhan yang juga terjadi karena melibatkan mantan kekasih yang dihubungi atau berhubungan kembali. Kasus ini juga sering terjadi dilingkungan sekitar.

Mungkin kaum lelaki tidak mengerti dan tidak pernah bisa berpikiran sejauh ini. Tapi bagi kami para wanita, wanita memiliki perasaan yang jauh lebih dalam. Kekuatan indra keenam wanita dalam satu hubungan dengan lelakinya akan mampu mengalahkan prediksi-prediksi logis lelaki. Karena wanita, lebih pandai merasakan.

Dan tidakkah kau bertanya atau setidaknya memikirkan tentang perasaan wanitamu ketika dia mengetahui wanita di masa lalumu masih mengganggumu bahkan mengganggu hubungan kita? Mungkin kau akan beranggapan ini berlebihan, tapi tidak bagi kami para wanita. Kami memiliki radar yang jauh lebih efektif untuk menebak apa maksud dari mantan wanita masa lalumu itu.

Percayalah, masa lalumu bisa menghancurkan masa depanmu jika kau tidak meninggalkannya. Sekali lagi, jangan libatkan masa lalu dalam kehidupan baru yang kita jalani saat ini dan selanjutnya.

Dear kalian yang berasal dari masa lalu, tolong hargai kami yang saat ini sedang memiliki hubungan baru dengan orang yang pernah kalian cintai di masa lalu. Karena kami juga memiliki hak hidup bahagia tanpa gangguan dari masa lalu.

I wish you all have a good life,

*tidak hanya merefer kepada wanita masa lalu, namun juga pria masa lalu*

 

Comments

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…