Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
While waiting time to class, I enjoy my time with Rama (the owner’s son). He was drawing some robots. We were talking lots and joking. But suddenly he sets up his butt in front of my eyes and that was impolite things to do. I told him that this is impolite and ask him not to do this anymore. When told him about that, I also touch his butt. But suddenly he shout out loud “Jangan pegang pantatku!”, or don’t touch my butt. And he told his mom that I touch him. I don’t know anything then his mom told me that she inform her son if people touch his butt or front side, he must tell them dont do that. If people do that, he must tell his mom. His mom do this because a lot of sexual crime out there. She just worried her son and try to protect him. Good advice. Ahhh that's why he tell his mom right after I touch his butt. I just laugh, and say sorry to him. Then I thought that he listen and do what his mom tell. And I was the first do that thing to him. Haha.. Sorry Rama. Hehehe