Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Teman terbaikku


Aku mulai memiliki teman baik sejak aku duduk dibangku SMP. Sejak itu, waktu usia 13 tahun, aku mulai mengenal yang namanya teman baik. Bersahabat dan menjadi selayaknya keluarga.


Geng SMP
Yang namanya geng-geng an identik dengan yang namanya kekerasan. HAHA! At least that what I know about geng. Seolah berandal begitu kesannya. Tapi gimana mau dibilang berandal anak jalanan kalo fotonya aja seperti ini ⇓

nggak ada tampang berandal sama sekali kan? Above pic was taken on 2003 and 2012

It's like our transformation. From left to right - Sunan Andry - me - Milla - Gebby. Sunan studied Japanese lit and a photographer. Seorang lelaki unyu yang bisa sampai kenal Farah Quin dengan baiknya (BBM, WA juga sama mbak seksi itu), dan diteriakkan namanya di konsernya Siti Nurhaliza. Apa nggak keren itu?

Me, you know it. A crazy one who studied math and a bit Korean. Milla has already become a mum of little boy, live next to my parents' house. And Gebby is still studying Pharmacy. Itu orang nggak doyan yang namanya biologi dan kimia la kok belajar jadi farmasis haha 

We are still in contact to each other. 

SCAL-Q 
This is one of my best part in my life. They are my lovely sisters as I wrote about them here. Kita menjadi saudara sejak belasan tahun yang lalu. Mulai mengakrabkan diri sejak sama-sama dikelas 3 SMP walaupun kita kelas 2 SMPnya satu kelas karena kita masuk kelas unggulan. AHem!! aku pinter lho dulu sampe bisa masuk kelas unggulan hahahaa

this photo was taken on hmmm guess 2010?

From left to right - Maya - Novia - Radin - Dina - me again. Maya become a teacher in the same place we were together. She found her passion there. Novia seorang bidan. Radin juga seorang pengajar. Dina menjadi pekerja kantoran. And me? nggak usah diceritain lah ya haha

Autumn of Yosinbi

Ini ketemu pas kuliah (kecuali Maya). Tadinya karena Febby yang teman sekelas Maya yang nggak tau kalau Universitas Brawijaya itu didepan kampus kita dan karena kebodohannya lah yang membuat kita bersahabat hingga kini. Setelah mengenal Febby, kenallah kita berdua dengan Isa. Ini cowok sih, tapi hobi dance ala Korea gitu, Kpopers juga, suka nulis juga, dan dia jurusan pemrograman komputer (yang kala itu aku juga ambil sebagai minor jurusanku). Nggak butuh waktu lama, kita berempat langsung akrab. 

Banyak topik yang bisa kita obrolin. Jadilah ini mereka berdua matte ku pas kuliah, meskipun nggak dikelas. Tapi temen bolos, temen nongkrong, Isa temen ngerjain program webku, dan kita hobi muterin Malang seharian selama 4 tahun masa kuliah kita. 
Lucunya si Isa ini, kalau mau ketemuan sama cewek yang dia taksir pasti ngajakin kita atau salah satu dari kita. Bilangnya 'Anterin dong, temenin dong. aku malu'. Tapi kalau dia suruh milih diantara kita berdua, dia selalu bilang 'Ehh gue kalo suruh milih juga mikir ya. Biarpun nggak pernah pacaran, aku nggak mau milih salah satu dari kalian. Emang kalian cantik apa?'. Cuiiihh emang situ ganteng apa????

tapi dia sangat perhatian dan pengertian kepada kita bertiga. Dia tulus banget sayangnya kalo ngelindungi kita. Padahal in fact, dia yang butuh perlindungan kita sihh 

Febby baru saja menyelesaikan S2 nya, Isa sedang bekerja di perusahaan swasta dan menjadi penulis lepas yang hobinya nyeritain pasangan homo. Apa jangan-jangan dia homo???? 😱 tapi dia suka cewek kok haha

Frontsummer
Yang ini ketemuannya waktu kuliah, taun 2009. Kita nggak sedekat ini kala itu. Tapi waktu membuat kita makin dekat satu sama lain hingga saat ini. Semoga bisa akan selalu dekat. I wrote a bit about them here and here

I just wish that we will grow old together as best friends and long last forever. I love you all

Comments

  1. ah jadi kangen geng smp
    eh btw itu ada Rina. Salam mbak kalau ketemu xixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya nantik kalo ketemu tak salamin biar dia heboh
      Lagi cari jodoh dia hahaha

      Delete
  2. Jadi inget jaman masih culun pas SMA, hahaha. sayang gak punya fotonya aku. Jaman SMA mah saya udah jadi anak gahol. Jaman kuliah apalagi. Kangen mereka semuahhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha jaman segitu kalo mau foto masih pake klise, skalinya jepret jelek ya udah trima aja nasibnya haha

      Delete
  3. Wew photo nya masih pada culun ya. Masih pake seragam sekolah^_^ sekarang gimana? Masih suka ngumpul kah? Pasti susah ya nyari waktunya

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely is the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite sp...

Gampangnya Apply e-visa Rusia

Red square Jadi, WNI diberi kemudahan untuk ke Rusia. Cukup dengan apply e-visa yang bisa didapatkan dalam hitungan hari saja. Meskipun sudah sering apply e-visa, tapi e-visa Rusia ini agak unik formulirnya. Jadi sebelum apply, gw baca gimana caranya di sini yang amat sangat runtut dan mudah dipahami. Sebelum isi formulir online, ada baiknya siapkan foto 3.5 x 4.5 dengan background putih dulu. Setelah itu jangan lupa untuk beli asuransi. Karena agak kepikiran, gw putuskan untuk beli asuransi dari perusahan yang ada di sana. Asuransi yang gw beli dari sini . Tadinya setelah beli kok nggak ada info apapun, bahkan bukti bayar pun nggak ada. Tapi petugasnya cukup tangkas setelah gw email, gw langsung dapat asuransinya. Nomer asuransi diperlukan untuk mengisi formulir, jadi harus beli asuransi sebelum apply visa.  Nah, bagi gw, ini formulir baru kali ini dapat pertanyaan yang unik-unik semacam apakah pernah pelatihan militer, wajib militer, pernah pegang / punya senjata, bahkan sampai ...

Setelah Schengen Visa Ditolak Jerman

Bentheim Gw tau Jerman tuh emang meticulous banget, tapi gw nggak sangka bakal se- meticulous itu. Kira-kira bulan Maret gw apply Schengen via Jerman. Kenapa via Jerman? Karena Belanda nggak ada slot heheheee. Rencana perginya bulan April kalau nggak salah waktu itu. Karena suami ada libur tapi cuma pendek banget, dan dia pengen banget pulang ke sana, yaudah lah coba aja. Dapet antrian, mana bayarnya 700ribu pula 😅 lalu pergilah gw submit semua dokumen gw.  Gw bukan yang pertama kali mengajukan Schengen, jadi gw udah "tau" harus submit apa aja. Karena sebagai orang yang menikah dengan warga EU, kami berhak untuk tidak menunjukkan buku tabungan (yg penting tabungan pasangan yang EU yg ditampilkan), dll. Dengan ina inu, eh ternyata diminta surat kerja lah, kalau freelancer harus kasih tau bukti kerjaan juga. Gw rasa ribet ya karena nggak formal kerjanya, jadi ya udah gw tulis ibu rumah tangga. Itu juga masih harus bikin surat pernyataan siapa yg membiayai biaya hidup gw kala...