Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

FrontSummer

Apa yang terlintas dipikiran jika mendengar kata FrontSummer??

Ok, FrontSummer itu nama grup WA kelas kuliah GH09. Sebelumnya sih namanya bukan FrontSummer, tapi akhirnya jadi kesepakatan FrontSummer karena tingkah laku kita yang yaaaa mencerminkan nama itu banget deh. Awalnya di tahun pertama kuliah kita masih yaa bisa dibilang masih berkelompok sih. Masih kurang bisa langsung akrab gitu lah satu sama lain. Tapi lama-lama, tahun demi tahun kita jadi lebih deket lah dari sebelumnya. Ga tau ya kenapa bisa jadi lumer gini, kita “aktif” banget di grup kelas ini. Nah nama sebelum FrontSummer itu banyak banget, ada yang “Calon penghuni surga”, ada juga “Sukses dunia akhirat”, ada lagi yang formal banget “Matematika UM 09” atau “Offering GH09”, dan banyak lagi lainnya, sering diganti-ganti tergantung mood dan trend saat itu. Dan kemudian salah satu member mengganti dengan nama FrontSummer. Alasannya,  kita frontal dan kita mesum jadilah frontsummer hahaha

Jadi gini, kenalkan member disini ada sekitar 18, meskipun yang aktif hanya beberapa saja tapi yang lain juga masih bisa menanggapi obrolan. Ada aku, Sopi, Parul, Desi, Adi, Ajes, Tutut, Rina, Icha, Nisa, Yulinov, Yuliarti, Ida, Livia, Yayun, Pratiwi (paling ndak aktif nih). Jadi kita bersekian ini selalu mengobrol dan memulai dari, “Rekk” atau “Tes”. Dari “tes” akan ditanggapi menjadi “tis”, “Tos”, akhirnya menjadi lengkap “testosterone”. Nah lo! Terus lanjut, tiba-tiba obrolan jauuuhhh dari bahas penting-penting kayak kerjaan atau beasiswa langsung cuusss menjadi “Rek aku belet pup”. Ok, obrolan nggelambyar lagi deh. Bahasan kita lengkap. Dari mulai basa basi sampai emang basiiii banget, sampe yang serius kayak beasiswa, nikah, kerjaan, perbankan dll. Yang paling sering kita bahas itu soal hape ato gadget because we have the king of that things, let say Fachrul and Ajes. Kalo ajes sih lebih hobi beli hape hehehe. Dan kalo bahasan udah memper kearah seksologi, biologi, budaya dan bahasa, sampe bahas yang kadang paling tabu pun, gue ma sopi sering duet. Sampe gue pernah tipo yang fataaalll banget dan paling gue inget banget. Ada juga nih si Smart costumer yang hobinya bahas hape apa yang paliing bagus karena dia mau beli hape, pertanyaan yang sama selalu dia ulang dari beberapa bulan yang lalu dan berakhir dengan kegalauan yang akhirnya tak kunjung membeli hape, Tutut. Rajanya typo, kita punya Desi ma Fachrul. Tapi setiap omongan bijak bisa keluar dari seorang Desi yang membuatku menjadi lebih open minded. Setiap kali omongan serius tiba-tiba ada split disananya, pakarnya Adi. Dia juga (menurut gue) yang paling mesum dan frontal hahaha. Ada makanan enak yang baru aja selese dimakan ma calon suaminya terus dipamerin ke kita, hobinya Icha. Ada juga yang let it flow, tapi kalo udah galo tingkat kreatifitasannya meningkat pesat, Nisa. Ada yang newbie disini, tiap obrolan nyeleneh dia muncul dengan bahasa kedaerahannya yang masih krasa, Ida. Ada lagi nih yang tiba-tiba aja nongol dan Cuma nongol kalo lagi bahas urusan perbankan, Yayun.  Ada lagi yang menanyakan hal tentang “biologi” yang sebelumnya udah pernah dia tanyakan tapi ditanyain lagi gara-gara lupa dan juga lebih hobi kompor-komporin bahasan grup, lets call Rina. Or...let say she is a GPS of Pasar Besar. jadi kalo mau ke pasar besar, cukup tanya Rina aja lokasinya. GPS ala rina akan segera on dan memberikan informasi akurat. Yang tiba-tiba muncul dengan pertanyaan “Haruskah aku mempertahankan yang lama atau memilih yang baru?”, Livia. Yuliarti muncul dengan pertanyaan “Rek, SMK sekian di malang itu bagus ndak”. Yulinov, selalu meramaikan suasana yang udah “terbakar”. 

Hati-hati dengan para pacar, terutama laki-laki. Karena akan menjadi konsumsi publik grup ini. Bahkan direbutkan dan akhirnya jadi bingung. Bener-bener brasa direbutin, dilempar, ditukar, direbut lagi. Apalagi yang ngerebut si cowok-cowoknya hehee. 

Ini FrontSummer selalu aja bisa bikin ngakak se ngakak-ngakaknya. Gak pernah bosen deh disini. Always share many things and new things. Jadilah diri kalian sendiri,   dan semoga kesuksesan menghampiri kita semua seperti yang kita impikan masing-masing. Aamiin.. and thanks hehehe


Comments

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...