Skip to main content

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Recehan

Seinget saya sih udah pernah nulis soal ini


Seperti biasa, recehan bukan menjadi pilihan setiap orang karena udah pasti berat kalo banyak, keliatan kurang kece yang cenderung berujung pada pertanyaan :

abis ngamen dimana?
Hyaaaa.... selalu gitu deh. Tapi saya yang terinspirasi dari film Journey to the center of the earth gegara mereka bisa nuker uang recehan lima toplesnya dengan tiket perjalanan ke Reykjavik dari hmmm dari mana ya itu?? Amerika?? kayaknya sih Amerika, itu inspiring banget dehh buat saya. Sejak saat itu mendedikasikan diri untuk menabung recehan. Biarpun nggak nabung, tapi disimpen gitu, siapa tau bisa kelliling Eropa gara-gara recehan hohoho

 bayangin aja kalo itu receh lima ratus apa seribuan gitu, ada lima toples gede krupuk gitu, kayaknya bisa buat keliling Eropa. btw ini lho recehan yang ada di film Journey to the center of the earth.

Saya sudah lama suka nyimpen recehan. Sampai teman-teman yang tau kebiasaan saya, suka 'buang' recehan mereka ke saya. Dikira duit receh mah nggak berharga ya. Padahal seperti kata pepatah, 'sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit'. Saya punya receh 100, 200, 500, dan 1000. Kalau yang 500 sama 1000 sih bisa keliatan agak gede jumlahnya. Nah kalau yang 200an ini. Biasanya dibawa mama ke pasar sih buat ditukerin karena yang namanya duit di pasar itu pastiii laku berapapun nominalnya. Duit 200 receh bisa buat jatah pengamen di pasar. kata mamak begitu

udah waktunya setor yang 200an ke mama hahah

Dulu sebelum pindah ke Surabaya, ada beberapa toples uang receh. Kebetulan yang satu toples saya tinggal dirumah dengan harapan nanti saya bakal bawa ke Surabaya. Tapi karena berat, yawes tinggal aja wes. Nah saya liat tiap kali saya pulang kerumah, ini toples kok makin abis ya duitnya ya. Eh ternyata mama bikin pengakuan, "iya, diambil papa buat taro mobil. buat orang-orang ngamen, kalo nggak gitu ya buat ke toilet". Alamakkkk.. yawes gapapa wes yang penting manfaat deh ya.

Karena kebiasaan saya itu, sampai akhirnya saya punya klien lho. Klien yang nuker duit receh. Tiap bulan ato paling nggak 2 bulan, recehan di toples mini saya penuh dan itu sekitar 150ribu. Karena mengumpulkan receh bisa menjadi dana darurat, yang maksudnya bener-bener dana yang daruratttt banget tiap akhir bulan, lumayan kan bisa nambah duit jajan sampai 150ribu begitu. Keliatannya sih sepele, tapi ya lama-lama jadi banyak tho. Klien saya itu tak lain dan tak bukan adalah bapak nasi goreng depan kos. You are my savior pakkk

 

gegara beli sesuatu dapet botol unyu begini, sayang kalau nggak dimanfaatin. Akhirnya jadilah dia botol penyimpanan duit kertas. segala bentuk hal yang bisa bikin semangat dalam menabung itu perlu digalakkan kok :)



sedang menanti jatah menukar recehan ke bapak depan kos 
 

Comments

  1. Kalo udah banyak donasikan ke saya aja mbak

    Ntar saya kasih no rekening saya deh, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Donasi tmbhaan buat nikah?
      Sini maana nomer rekeningnya, aku transfer pake receh lho tapi

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Pakai Debit Jenius di Luar Negeri

Amsterdam Central Station  Ini pertama kalinya pakai debit Jenius di luar negeri. Pemakaian ini menggunakan sumber dana EUR yang ada di aplikasi. Jadi uang yang keluar adalah uang EUR, bukan IDR.  Untuk buka rekening valas di Jenius, tinggal ditambahkan saja bagian buka akun valas lalu pilih kurs yang diinginkan. Di kasus ini gw punya rekening EUR di Jenius yang ditujukan untuk transaksi di Eropa.  Karena kemarin lagi di Belanda, akhirnya pengen coba pakai debit card Jenius karena EDC di Belanda belum tentu bisa untuk kartu kredit saja. Sebelum digunakan tentunya jangan lupa untuk menyambungkan kartu debit ke rekening mata uang asingnya biar sumber pengeluaran juga langsung dari tabungan valas itu. Tinggal klik klik aja kok. Tibalah saatnya menggunakan mata uang EUR yang sudah kubeli dari Jenius. Waktu itu gw pakainya di Schipol, di dua toko berbeda, dan keduanya nggak bisa tap langsung. Jadi harus insert kartu, tentu bukan masalah.  Karena terbiasa dengan transaksi...