Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Lebaran sebentar lagi

Libur telah tibaa libur telah tibaaa hore hore hore horee…

Ya ya ya… lebaran tinggal menghitung hari lagi. Itu tandanya bulan Ramadan akan selesai segera. Ada banyak momen yang bikin Ramadan dan lebaran itu spesial ya, ditandai dengan datangnya THR sebagai pembuka pintu keborosan di hari lebaran hahahha

Kayaknya sih, lebaran itu bakal jadi hari rabu besok. Sepertinya sih. Udah pada mudik semua, Surabaya sepi lhooo. Berangkat kerja jam 8 pagi dan itu sepiiiii banget jalanan. Dan yang paling penting adalah udaranya seger banget. No wonder sih, banyak manusia pendatang yang mudik sih. Saya juga baru nyampe rumah nih, mudik hihihi

Mudik itu udah tradisi tahunan yang rutin dilakukan hampir semua orang. Yang jelas, macet dimana-mana. Ada juga tuh berita macet 21 jam di pintu exit tol Brebes. Edan. 21 jam Cuma buat kluar tol itu sesuatu banget.. tapi ya demi kumpul-kumpul sama keluarga tercinta, macet separah apapun bakal diterjang. Untung mudikku cuman ke Pandaan dan Malang aja hehehe

Nah selaen mudik, alasan diberikan THR itu adalahhh untuk berbagi sama si anak-anak kecil. Udah pasti deh tiap lebaran si anak-anak kecil minta dikasih ‘sangu’. Sangunya pun duit yang masih lurus kenceng gitu. Mana mau duit lecek. Mending kalo dikasih lima ribu aja mau, lah mereka protes kalo dikasih lima ribu. Yawes lah saya anggarkan dana lebih dikit deh ya. 

Tapi inti dari semua itu sih berharap dan berdoa semoga seluruh ibadah kita diterima dan hati kita kembali suci. Harapannya mah begitu ya. Sama yang jelas kumpul-kumpul sama keluarga tercinta. Jauh-jauh mudik demi melihat sanak saudara itu perjuangannya istimewa sekali lho.

Anyway, bagi yang mudik, selamat mudik. Semoga selamat sampai tujuan dan bisa bertemu dengan keluarga serta kembali dengan selamat. Yang ndak mudik atau ndak lebaran, selamat menikmati liburan, meskipun masih ada yang piket jaga kantor juga sih hahahaha. Yang kecil-kecil, silakan siapin tas yaa buat nampung pendapatan selama lebaran. Yakin deh seyakin-yakinnya kalo kalian semua bisa dapet pendapatan kayak THR ku selama lebaran hihihihi.

Selamat merayakan idul fitri. Semoga semua ibadah yang kita lakukan diterima dan kita mendapat berkahnya aamiin.


Buat si mas, ikutan lebaran juga ya, bonusnya dapet libur kerja meskipun ndak bisa ketemuan hihihi



Comments

Popular posts from this blog

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely is the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite sp...

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

BERDIKARI

Kau tahu kawan kepanjangan dari Berdikari?? Aku rasa, kebanyakan dari kita pasti tau itu kan??!! Yah, BERDIKARI adalah berdiri di kaki sendiri. Artinya??? Mandiri, tangguh, tidak bergantung pada orang lain. Itu yang sejak dulu di gaung-gaungkan kepada kita. Indonesia merupakan salah satu negara yg berkembang. Kita emang sih belum menjadi negara maju seperti Eropa atau Amerika atau negara manapun lah itu. Tapi jika sedikit ditelisik nih ya, kita merdeka adalah hasil perjuangan atau hasil pemberian?! Pasti kita dengan kepala tegak akan mengatakan "Perjuangan sendiri, kerja keras kami selama ratusan tahun". Iya! Benar. Kita merdeka atas keringat dan darah seluruh warga negara. Kita berdiri di tanah merdeka ini dengan kerja keras. Patut bangga? Patut!!! Karena merdeka dengan hasil sendiri, tidak ada negara lain yg menopang hidup kita. Kita berdiri, berjalan, dan berlari atas kemauan kita sendiri. Akibatnya apa? Akibatnya tidak akan ada negara lain yg mengurus kepentingan intern...