Skip to main content

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite spot ...

Gemes sampah

Saya udah mudik tapi H+1 ini. Udah nyampe rumah si mbah di Malang. Nah, karena udah setaun nda kesini, akhirnya baru tau hari ini kalo depan rumah ada retail, minimarket gitu lah ya. Minimarket ini, mungkin karena cuman satu2nya ya, jadinya rameeeeeee banget. Enak sih kalau beli cuman tinggal nyebrang aja, nda usah jauh2 kearah pasar dulu. Tapi ya sejam pertama dirumah mbah udah abis duit 100ribu disitu :(

Karena rame banget, alhasil banyak mobil yang parkir depan rumah. Karena ya salah satu penumpangnya beli disoni, daripada parkir sana rame ya, akhirnya cuman parkir depan rumah tho. Yang bikin gemes banget itu..... tangannya buka jendela mobil, trus syuuurrrrrr plassssss sampahnya dibuang keluar mobil. Enak banget gitu buangnya. Percaya ndak? Ndak ada rasa bersalah sedikit pun. Ya yes lah, kalo ada rasa bersalah ya mana mau buang sampah sembarangan.

Karena merasa ini lingkungan punya si mbah, gatel ya mulut kalo nda koar2. Akhirnya pas dia buang sampah, langsung saya teriak 'ehh enak banget ya buang sampah kaya gitu? Ngga punya tempat sampah ya? Enak banget tinggal buang kayak gitu, tau diri ngga sih'. You know what? Dia cuman liatin aja dan nggak ngerasa berdosa, padahaaalll ekek udah pelotitin lho. Dasar gatau diri ya.

Gemessss banget pengen gigit orang macem begitu. Bisa beli mobil tapi ga bisa beli tempat sampah. Dasar kere!

Buat yang mudik2 pake mobil, jangan buang sampah diluar mobil kaya gitu ya. Karena saya juga mudik pake mobil, dan kalo ada orang yang bilang 'bisa beli mobil tp gak bisa beli tempat sampah' itu saya sakit ati lho, karena saya selalu simpen sampah saya kalo nda nemuin tempat sampah.

Comments

  1. Mbak, besok kalo ada orang buang sampah lagi lempar sandal aja. Pengen jadi negara maju kok kelakuannya gak maju-maju, capee dehhh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buang sampaj itu soal kesadaran ya, orang yg berpndidikan pasti ga mau buang smbrgan. Bependidikan disini bkn serta merta sekolahnya tnggi jg lho ya, you know what I mean hohoho

      Biasanya sih kalo didepanku pas ya aku langsung lempar sendal, tp sendal tetangga hahaha

      Ayok mas jgn ragu juga buat ngelempar mreka sendal kalo masnya liat orang buang sampah smbrgan. Buang hajat aja nggak sembrangan kok hoho

      Delete
  2. Hahahaha

    Mbak,saya pernah nyolot ngomelin ibu-ibu yang buang sampah sembarangan di depan loket kebon binatang. Mungkin karna saya macak galak langsung itu ibu-ibu ambil lagi sampahnya terus buang ke tempat sampah. Memang budaya membuang sampah di tempatnya belom jadi kesadaran kebanyakan orang Indonesia. Jadi kita-kita yang aware harus mau ngasih tau lingkungan sekitar. Kalo embak gak bermental baja kayak saya jangan ditiru mbak, yang ada ntar gantian si ibu yang ngomelin, hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sering mas diomelin balik, peduli amat yg pnting sampahnya ditempat sampah. Malah saking gemesnya, pernah dia buang saya yg ambil trus buang ke tempat sampah di depan dia hahah kalo orang normal sih pasti malu yaa

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Rough Guide to Bali

Penjor "Hey I am coming to Bali, can you recommend me things to do?" I got that question a lot. I get it, I live in Bali so people would think that I master everything about Bali. Well... 50:50. I happened to travel around Bali since 2017. So it wasn't wrong to assume me knowing Bali. But I am also a lazy traveler so I don't always do many things in one place.  That is why we will call this a rough guide to Bali.  First thing first, define your style of traveling. Because we all know that Bali is an island. Not a city. So it is quite big, you know. You can not explore all of it in two weeks. Well you might be able to do so, but probably not immersing enough of it.  So... what is your style of traveling? Bali offers you some cultures, quiet normal life, party hotspots, quiet beaches, busy beaches, temples, and so on.  Mt Batur West part of Bali (Canggu, Seminyak, Kuta) If you enjoy partying, you might want to spend your time more in the west part of Bali like Canggu, ...