Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Dancing

Cuman posting aja tentang kegilaan malam kemarin. Si mas tiba2 ngajak skype malem2. Okelah oke kita skype dong. Tiba2 dia ngajak main game. Game yang nurutin apa maunya si lawan main. Ada2 aja sih dia maunya. Nahh pas giliran saya yang minta, ndak tau kenapa tiba2 saya minta dia dancing.

Dia bilang ndak bisa, ahh tapi kan pengen liat dia dancing. Yawes dia nurut ya. Tiba2 masang musik yang ada di hapenya dan dia mulai dancing2. It was so crazy dancing. I even cant stop laughing all the time. Even now, when I remember him dancing at that night, it always make me laugh. Even now when I am writing this hahahaha

He is so lovely when he did it. Thank you hun...

*untung paginya bisa bangun buat sahur hohoho*

Comments