Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Kimchi

Sejak saya pertama kali menulis di blog ini, tulisan yang selalu banyak viewernya itu tulisan tentang rasa kimchi. Dulunya saya bingung kenapa ya ini tulisan kok viewernya banyak bener. Ah mungkin karena duluuuu itu masih jarang banget yang suka Kroea, lebih tepatnya jarang banget yang jual masakan Korea. Kalau di Surabaya sih ada, lah Malang kala itu kan ndak ada. Ooh mungkin pada penasaran kali ya sama rasa kimchi itu. Namanya iseng, saya iseng googling 'rasa kimchi', ehh tulisan saya nongol nomer wahid. Kalau ndak nomer wahid ya masih di first searching page lah. Ya jelas aja banyak viewernya kalau begini hohoho


nongol nomer wahid

Kalau beli di market yang dijual sachetan itu sih rasanya kurang menjamin. katanya sih, belum pernah beli juga. Ada juga beberapa resto yang jual tapi rasanya kurang ciamik begitu. Sampai akhirnya ngerasain sendiri rasa kimchi yang bawaan dari sononya. Asli beda.

 

ini kimchi rasanya udah hampir kayak aslinya. gatau lagi deh kalau emang diimpor dari sononya

Nah kemaren pas ke Malang, nyempetin makan masakan Korea. Ceritanya sih mau beli 닭갈비 (dakgalbi), tapi ternyata ndak jual itu, yawes banting setir beli 불고기 (bulgogi) aja deh. Ternyata ada kimchinya juga dan rasanya hampir sama kayak yang pernah dibawain guru Korea saya dulu itu. 85% Asem menggigit. Nggak mengecewakan banget lah. Meskipun ndak mengecewakan banget, tapi tetep aja ndak semua lidah Indonesia menerima rasa kimchi dengan mudah hahahha... untung nih lidah nerima semua jenis masakan. Dasar lidah sama perut rakus bener. 

 

bulgogi ini makannya ditaro di daun itu, pakai selada deh ya, sama kasih kimchi trus diuntel-untel gitu trus happ dimakan deh. rasa kimchinya blend sama manisnya bulgogi




Masih ngidam pengen makan 닭갈비 







Comments

  1. Blog nya keren sekarang Kak. Lebih fresh ada gambarnya :D hihihi

    Kimchi itu -> ORA ENAK
    hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha iya jd agak fresh ya liatnya nggak burem lagi *thanks to yang kasih saran hohoho*

      Kimchi itu dibilang enak bgt ya ndak, tp dibilang ndak enak itu ya enak juga haha. Orang rumah juga ga ada yg suka. Aneh katanya

      Delete
  2. aku gk kasi saran deh kak. Soale ganti2 tampilan masih sedikit bingung.. Wkakaka *maklum masih newbie blogger*

    ora enak, aku pernah makan yang asli buatan orang korea. ora enakkkkkk... wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha biar newbie, blognya uda masuk list wajib baca. Demi masa depann hahaha

      Brati yg slh lidahnya tuh. Jangan salahin kimchinya atuh *membela diri*

      Delete
  3. Wahaha. Newbie nya jadi senyum2 gak jelas loh itu *sambil mainin rambut* wkwkwkwkk. Makasih kakak :D

    Hahhaa.. yawesss kimchi gk salah. yg salah kimchil :p hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rambutnya sepanjang rambut berbi nggak kakak? Ati2 mbulet kl diuntir2 rambutnya kekekekeke

      Ehhh jd bawa2 kimchil hahaha

      Delete
  4. Kimchi gak enak...

    Hoeekkk...

    Yang enak tuh kimcil

    #ehh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ati2 dibaca neng bekasi ketauan lhooo kalo doyan kimcil :D

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu