Skip to main content

Sayang Bumi Sayang Anak

Sharjah - UAE Gw suka banget belanja online. Ya karena praktis aja. Tentu saja gw juga suka banget belanja langsung on the spot  kalau lagi stress dan lagi ada waktu buat muter-muter. Tapi... ternyata gw jadi kesel tiap abis belanja online, gw harus berurusan dengan plastik-plastik bekas belanja.  "Dih plastik lagi." Emang, beberapa barang tentu saja perlu plastik/ bubble wrap  ekstra. Tapi banyak dari belanjaan gw yang nggak perlu itu semua. Tebel banget. Gw paham juga beberapa toko lebih milih dibungkus plastik tebel biar tokonya nggak dikomplain. Tapi bagi gw, udah kebangetan.  Gw tau kita nggak bisa sepenuhnya nggak pakai plastik. Kita masih akan pakai plastik. Konsekuensinya, ya kita harus tau sampah plastik ini harus diolah gimana biar nggak kebuang sia-sia. Mana nggak bisa terurai ratusan tahun lagi.  Masalahnya, plastik ini seringkali nggak bisa dipake lagi karena selotip yang muter. Susah lah di- breakdown lagi biar bisa dipakai ulang. Akhirnya, tentu saja dibuang pe

A Heart from Thailand



I got something cute on my desk right after I had lunch yesterday. Kaget gitu tiba-tiba ada satu tas kecil, semacem lunch bag, dan ada tulisan From Nui (Chanida), HR Thailand. Yap! She is one of my Thailand users. Her complete name is Chanida Sukhondabush and called Nui. Pertamanya kaget, kok dia bisa kasih beginian ya. Keduanya, aku ga seberapa deket banget sama yang ini dibandingkan user lainnya. ketiga, ini surprising banget kok tiba-tiba. Ahh ternyata ini dititipin orang Indonesia yang lagi ada project di Thailand sana. 

 
Tiba-tiba ngerasa userku sweet banget sih. Kita satu tim Asia – Pasifik ada sekitar 12 orang. Cewek semuanya gara-gara cowoknya udah resign. Dan cuman aku yang dikasih, bahkan supervisor yang ngurus (dan setengah nggak ngurus sih sebenernya, tapi terpaksa ngurusin lagi nanti) market ini aja nggak dikasih. Khusus spesial buat aku aja wes pokoke ini.

Trus yang lainnya nanya, ‘Pris kok sweet banget sih user kamu. Kamu apaan sih dia kok bisa ngirim barang gitu ke kamu?’. Aku bilang aja ‘I just become nice and sweet to them. Because I want them treat me nicely and sweet as well’. Nggak percaya mereka haha

Karena emang kalo aku perlakukan user dari market yang aku tangani, selalu as sweet as I can. Aku nggak pernah lembek, nggak juga kasar, tapi tegas. Kalo mereka salah ya aku bilang kalo itu salah dan aku tunjukin salahnya gimana, benernya gimana. Manager aja, kalo salah ya aku marahin, trus aku benerin. Bukan berarti jabatan tinggi jadi seenaknya aja nyuruh-nyuruh dan langgar aturan. Tapi kebanyakan manager yang berurusan sama aku orangnya unyu lucu dan sopan sih. Ada satu yang nggak sopan, ya nggak aku gubris. Ada satu yang seenak sendiri, perfeksionis semaunya sendiri, nggak mau tau pokoknya dia enak. Sekalinya marahin aku tanpa aku ngelakuin kesalahan, langsung aku bantah pake data. Rasain!

Mungkin aku Cuma terlalu sweet aja ke mereka ya, sampe pas Hongkong di handover ke anak baru, user HK masih aja lari ke aku. Nanya anak baru nggak bisa malah kontak aku langsung. Nggak bisa move on kayaknya hahaha

Anyway, I love my users especially Thailand users although their names are soooo difficult to say and I have to remember their nicknames that is so different. They are soooo sweet and the girls are so sweet to me. Meskipun itu agak bikin ngeri sih. If you know what I mean haha

Comments

  1. Wah seneng pasti ya dapet sesuatu yang gak terduga dari orang yang terduga gitu :)

    Baru pertama main ke sini. Lagi di Thailand kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halooo makasih udah mampir yaaa

      Lagi di indonesia aja, tp rekan kerjanya luar semua. Jd surprise aja dpt beginian. Kecil tp berarti sih hehehe

      Delete
  2. ah co cweet enaknya
    kapan aku dapet kiriman, hehe

    ReplyDelete
  3. Nui, kaya nama panggilan anakku :D

    Sepakat, nama Thailand itu susah ngejanya, yg kubisa cuma Sawadee khap doang. Ahhahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. anaknya siapa namanya mbak, kok panggilannya Nui? bukan chanida kayak userku kan mbak ? hehehe

      krn susah manggilnya, akhirnya hampir smua orang sana punya nama internasional ahha

      Delete
  4. Aku kapan dikirimi mbak?


    *menatap nanar*

    ReplyDelete
  5. Asique, dapet kiriman dari Thailand. Alhamdulillah ya.

    Sama kek komentar diatas, kukapan dapet kiriman? x'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaa sekarang menanti paketan dari india hahaha *jadi sering nungguin paketan dari kolega huahaha

      Kiriman cinta mau? 😚😚

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala

Feeling Balanced

Never thought that I could feel this balanced. I now understand what zen is.  After all ups and downs that made me question my existential (probably won't be the last), I am starting to feel only love and less hate. As if love and compassion filling my heart every day. It's easy to annoy me normally, but so far, this past couple of months I feel less annoyed. So weird, crazy, yet amazing. Say, when I hear people talking about things I prefer not to talk about, like polygamy, I don't feel hate anymore. Usually, I'll say bad words, cursing them, you name it. But last night I watched a video about that and it made me feel "HA HA HA Stupid ignorant reasons" that was it. I thought I'll be emotional and angry, but I didn't. I even take pity for them. I know it's their right to do so, but the youngest wife wanted to go to college, and instead, she is married to that old guy who promised her to pay for her college. But that never happens (yet) even after 3

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a