Skip to main content

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Memandang Langit Yang Sama



Disclaimer : this is only a personal writing about my galau feeling haha!

I have two soundtrack of my long distance relationship. The first one is Already home from A great big world, the other one is Dekat di hati by RAN. 




Those two songs are actually quiet similar. The theme is exactly the same. Two people having long distance relationship, stay far away, doing things together in different place and then meet each other by flying for hours (I guess). 

I personally like the music video of Already home, because it shows what couples doing in life. I mean, eating together, chit chat, quarrels, then kissing. Normal life. Doesn’t mean I don’t like music video of Dekat di hati (which is sponsored by Citilink). It is sweet enough. But it only shows a bit of couples do. It tells only 10 hours before they met. 

When I listen to those two songs, it make me feel like ‘yes, I feel what you feel guys’. Sharing pictures everyday is a must, texting also a must, video call especially, quarrels and feel gloomy ohh I felt that a lot. Every couples feel it I guess, it just everytime I text him, talk to him, I just need to make sure that he is safe. He is safe there. He is fine there. That’s why it always frustrate me whenever I cant reach him. Worried if something happen there. Conflict area is not a joke. 

I listen to this songs for days already. Cant help it. I just miss him so much. Deeply. And this mood is repeat, lovey dovey mood.

Anyone has the same feeling as mine? 😄


Note : I like to fly with Citilink but it’s not sponsored by Citilink. It’s not New York, it just Kandahar, Netherlands and Surabaya.

Comments

  1. Omegad. I am in the same kind of relationship as well, eldeer. I also have my favorite songs about LDR. Have you ever heard She Was Mine by AJ Rafael & Jesse Barrera? It is one of my fave song. Hehe

    A great big world and Dekat di hati by RAN had been on my playlist since a long time ago. xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha nope. I should listen to it, and maybe add it on my playlist? 😆

      This two songs are really make me feel 'hey! Thats me! Thats what I feel!' Haha

      How long you've been on long distance relationship? It such a hard to do but well.. Love conquer haha

      Delete
    2. Yep, you should because you're an eldeer fighter. Just try to listen that song, you'll like it xD

      Aweee me too. It's been a year, heheh.

      Delete
  2. 'Cause love has no distance baby ohhh added to my playlist haha

    Thanks dear 😚

    ReplyDelete
  3. Welehh sak iki inggrisan rek ! Ngko pembaca ndadak bukak google translate, hahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Book : Semakin Dalam Di Jejak Langkah

  Buku ketiga dari Buru Tetralogi ini lebih berat dari Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa . Disini banyak disinggung tentang Multatuli yang mengungkap "kotornya" birokrasi. Kotor disini tentu saja soal korupsi. Semakin dalam membaca ternyata semakin paham kalo kemungkinan besar korupsi ini "warisan budaya" kolonial. Buku ini pun mengatakan bahwa kolonial berhutang banyak gulden kepada Hindia Belanda atas semua hitungan 'meleset'nya penerimaan pajak dan penyalurannya. Siapa yang nggak mau untung banyak? Ya kolonial menang banyak. Bahkan kalau mau benar-benar dihitung, bisa jadi mereka kalah. Tapi nggak mungkin kan diusut karena kolonial tau kalau mereka bakal ketauan salah dan memungkiri itu. Jadi yaaa, lenyap begitu saja. Disini Minke kawin setelah ditinggal Annelies yang Indo dia kawin dengan yang orang tionghoa. Lagi-lagi pula dia ditinggalkan karena istrinya sakit (kemudian kawin lagi dengan Prinses yang ntah darimana tapi yang jelas dia berpendid

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar.  Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa men