Skip to main content

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Prisca Wedding

Don't get me wrong, it's not my wedding. I am not married YET. And please don't ask me 'WHEN'. That is the most annoying question ever!

So this is Prisca wedding, another Prisca I've known. She is partly Bondowoso and Lombok, while her husband is originally from Lombok. Their wedding has been held in Lombok. Months ago Prisca said that no friends of her will come on her wedding since it is far from Java and need a lot of money to go there. She was personally asked me to come on her wedding, at least she can see one of her friend, one of someone she knows on her wedding. It was so touching and I said YES. I decided to come for two reason, her wedding, and holiday to Lombok. Good reasons right? tetiba miskin tabungan abis hhaha *becanda*


Our outfit at the wedding. Nggak sengaja samaan kayak seragam nikahannya


As you read on previous one, I flew to Lombok with Desi, another friend of us. She wants to come as well. So that is good, I am not going there alone.


We left hotel nearby hotel at 7 am. We went to the wedding place by travel car since it is too difficult to reach using public transportation, mengingat nggak ada taksi online maupun ojek online di Lombok. First we went to another Lombok friend, he was our class leader at college. Last time we met it was about 2 years ago. And he just got married a week ago. He and his wife finally live peacefully in his house that has been built by himself. Keren.

Aan and his wife. She is so cute 

Then we came to the wedding place at 9 am. Prisca said "HAVE TO BE THERE ON TIME". Dia paham kali ya kalo temennya ada yang hobi ngaret. Ok, not so ontime, but not so late either. We came together with the KUA person. Good.

Gedung wanita Selong, Lombok

There are drama between. The power outage happened for several times, even when that sacred thing happen. Ijab kabul maksudnya. I was so nervous, because I know what she did to finally be there in that place and being married witnessed by us. I know her struggle. So I was nervous as well. Finally, less than an hour, she is officially become Candra's wife. And I dont need to write another drama. 


They were so nervous



When they were asking parents' blessing



Single fighter who prepare Soto and bakso

She looks so happy and her face look so glowing. Me and Desi talking about how different her face look like after being a wife. It is so different. But I can see she is so happy to be a wife now. But... although she is happy to be a wife, her face expression for my candid photo never looks so good. Maksudnya mukanya dia yang kejepret candid slalu ekspresi yang nggak bener dan nggak layak posting aja.

Sorry, a bit blurry. Nggak siap gara gara nggak tau kalo mereka udah masuk

Fresh smile of the bride

Harusnya sih romantis, eh dia merem 




The wedding ceremony ended at 1 pm, and we all together going back home. I went with them to Candra house because we will stay there for a night.

Karena hasil jepretan fotografernya nggak muasin aku, kita wajib selfi sama newlywed ini

Dan emang kayaknya dia ga bisa diajak foto bagusan dikit

Everyone always feel happy when people around us are getting married. We all wish them all good wishes for those newlywed. HJ and his dad congratulate them and sent them some good wishes even though they never know her personally. But I often told them about this Prisca and another Prisca, mengingat kita itu beken dimana-mana sekarang. 

Prisca juga bilang ke kita 'kalian nggak mau doain kita punya anak kembar kah?', ya kalo mereka mau punya sih kita tinggal doain aja. Hal paling gampang yang bisa kita lakukan kan mendoakan dengan tulus. 

Anyway, Happy wedding another Prisca and Candra. Wish you both have happy life together ever after, sincerely 😘😘

Comments

  1. selamat menikah buat temennya, semoga samawa...yang belum segera menyusul :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang belum dan pengen menikah semoga segera menyusul heehehe

      Delete
  2. Tak tunggu wedding selanjutnya, wkwkwkwk....


    Btw, panganane akeh gak? *toyor pala*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wedding selanjutnya dari another prisca ya? Haha

      Akeh mas akehh tp lali fotoin, soale wes keburu dimakan dewe

      Delete
  3. ealah,,, temene Desy toh mbak
    kita seangkatan dan pernah satu PKPT berarti xixixi
    dunia sempit sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahahahah kenal desi juga? Hahaha

      Brati kamu kenal dedi ya? Anak kimia

      Delete
    2. iya, satu esema
      dedi kenal lah, femes banget dia hehe

      Delete
    3. Brati yg ga femes itu aku ya haha

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Soal ujian TOPIK vs EPS TOPIK

Setelah membahas perbedaan TOPIK dan EPS TOPIK , kali ini saya akan menulis materi tentang apa saja yg diujikan *agak sedikit detail ya*. Pengalaman mengikuti dan 'membimbing' untuk kedua ujian tersebut, jadi sedikit banyak mengetahui detail soal yg diujikan. Dimulai dari EPS TOPIK. Jika anda adalah warga yg ingin menjadi TKI/TKW di Korea, lulus ujian ini adalah wajib hukumnya. Kebanyakan dari mereka ingin cara singkat karena ingin segera berangkat sehingga menggunakan cara ilegal. Bahkan ada yg lulus tanpa ujian. Bisa saja, tapi di Korea dia mlongo. Untuk soal EPS TOPIK, soal-soal yg keluar adalah materi tentang perpabrikan dan perusahaan semacem palu, obeng, cangkul, cara memupuk, cara memerah susu sapi, cara mengurus asuransi, cara melaporkan majikan yg nggak bener, cara membaca slip gaji, sampai soal kecelakaan kerja. Intinya tentang bagaimana mengetahui hak dan kewajiban bekerja di Korea termasuk printilan yang berhubungan dengan pekerjaan. Karena yang melalui jalur ini

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala