Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

[Piknik] Off to Lombok (lagi)

Ceritanya minggu kedua bulan Desember kan aku udah cuss ke Lombok ya, nah selang seminggu kemudian aku ke Lombok lagi. Tapi beda tujuan. Tujuannya kali ini liburan. Iya abis muter-muter pusing-pusing mikir cincin sama prenup, sempetin liburan dulu lah. Mumpung aku dapet cuti agak panjang ya. Dan mumpung belom minggu akhir Desember. Jadi biar nggak padet-padet banget begitu.

Nah ceritanya kita mau berangkat itu hari rabu, eh tapi kok ya full booked. Yaudah deh kalo gitu kamis aja. Tadinya juga mau ke Bali, eh tapi kok ya ternyata full booked. Yaudah deh Lombok aja. LAGI. 2 kali ke Lombok dalam sebulan. Mimpi apa bulan lalu ya kok bisa 2 kali ke Lombok dalam satu bulan.

Kita berdua berangkat naik Lion air, jadwal yang pas ini aja soalnya. Berangkat jam 7 pagi. Seperti biasa, jam 6 udah di bandara, check in, dan dia bilang 'Sorry hun, I have to do something first. Wajib'. Kirain beli kopi, ehhhhh bookstore. Yaelah itu udah jam 6.15 masih muterin periplus. Trus mampir beli kopi, ngantri 15 menit lebih. Waduh udah jam segini aja, belom masuk gate tuh, masih muter-muter trus antri masuk gate itu udah mau final call. Nanti ditulis terpisah soal final call ini.

Buru-buru dong ya, agak lari gitu. Dia mah sante aja, katanya gini 'tenang aja sayang, belakang masih banyak'. Yayayaya masih banyak sih tapi ya pesawat juga ogah nungguin orang telat gitu 😵

Tau dong kalo Lion Air warnanya merah dan pramugarinya pake batik? Kita berdua nggak tau kenapa nggak janjian juga ehhh pake batik dan merah-merah. Begitu masuk pesawat dia langung teriak 'Woahhh batik, we are in batik, and red'. Yaelah massss ya ga usah heboh gitu juga kaliii. Tapi yaweslah ya, dia lagi menggandrungi batik ini. Biarin deh.

Kebetulan disebelahku tuh cewek. Kita ngobrol 15 menit sebelum landing. Basa basi lah ya, ehh ternyata dia satu kampus sama aku. Barusan wisuda gitu deh dia, trus aku cerita kan ke HJ kalo dia satu kampus sama aku. Dia jawabnya kalo dia udah tau, lahh bingung dong aku kok dia bisa tau dari mana. Ternyataaaaaaaa si cewe itu bawa bunga wisuda dimasukin totebag sisa wisuda kemaren yang ada tulisannya kampusku. Aku merasa bodoh seketika. Ini HJ suka banget merhatiin barang orang ya. Jadi ketauan kan aku yang nggak peka banget. Banget nggak pekanya 😂😁😃

Comments

  1. Lombok lagi, kapan Bali nya ? Bali kampung maksudnya ? :D
    Batik ketemu batik, kayak kondangn.
    Kondangan teman kampusnya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Persissss!! Kita liburan tp baju resmi bener kayak kondangan. Untung gak dikira cabin crew karena sama2 batiknya haha

      Delete
  2. batik made solo kah hahah (sotoy saya)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waduh kalo aku jawab iya jd makin ngawur dong haha wong saya ndak tau 😆 Yang jelas udah beli batiknya bs dpt poin dan nntinya bs dapet diskon *penting* haha

      Delete
  3. Wahhh batiknya merah...

    Mesti pas kui isin, hahaha

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu