Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Prisca Wedding

Don't get me wrong, it's not my wedding. I am not married YET. And please don't ask me 'WHEN'. That is the most annoying question ever!

So this is Prisca wedding, another Prisca I've known. She is partly Bondowoso and Lombok, while her husband is originally from Lombok. Their wedding has been held in Lombok. Months ago Prisca said that no friends of her will come on her wedding since it is far from Java and need a lot of money to go there. She was personally asked me to come on her wedding, at least she can see one of her friend, one of someone she knows on her wedding. It was so touching and I said YES. I decided to come for two reason, her wedding, and holiday to Lombok. Good reasons right? tetiba miskin tabungan abis hhaha *becanda*


Our outfit at the wedding. Nggak sengaja samaan kayak seragam nikahannya


As you read on previous one, I flew to Lombok with Desi, another friend of us. She wants to come as well. So that is good, I am not going there alone.


We left hotel nearby hotel at 7 am. We went to the wedding place by travel car since it is too difficult to reach using public transportation, mengingat nggak ada taksi online maupun ojek online di Lombok. First we went to another Lombok friend, he was our class leader at college. Last time we met it was about 2 years ago. And he just got married a week ago. He and his wife finally live peacefully in his house that has been built by himself. Keren.

Aan and his wife. She is so cute 

Then we came to the wedding place at 9 am. Prisca said "HAVE TO BE THERE ON TIME". Dia paham kali ya kalo temennya ada yang hobi ngaret. Ok, not so ontime, but not so late either. We came together with the KUA person. Good.

Gedung wanita Selong, Lombok

There are drama between. The power outage happened for several times, even when that sacred thing happen. Ijab kabul maksudnya. I was so nervous, because I know what she did to finally be there in that place and being married witnessed by us. I know her struggle. So I was nervous as well. Finally, less than an hour, she is officially become Candra's wife. And I dont need to write another drama. 


They were so nervous



When they were asking parents' blessing



Single fighter who prepare Soto and bakso

She looks so happy and her face look so glowing. Me and Desi talking about how different her face look like after being a wife. It is so different. But I can see she is so happy to be a wife now. But... although she is happy to be a wife, her face expression for my candid photo never looks so good. Maksudnya mukanya dia yang kejepret candid slalu ekspresi yang nggak bener dan nggak layak posting aja.

Sorry, a bit blurry. Nggak siap gara gara nggak tau kalo mereka udah masuk

Fresh smile of the bride

Harusnya sih romantis, eh dia merem 




The wedding ceremony ended at 1 pm, and we all together going back home. I went with them to Candra house because we will stay there for a night.

Karena hasil jepretan fotografernya nggak muasin aku, kita wajib selfi sama newlywed ini

Dan emang kayaknya dia ga bisa diajak foto bagusan dikit

Everyone always feel happy when people around us are getting married. We all wish them all good wishes for those newlywed. HJ and his dad congratulate them and sent them some good wishes even though they never know her personally. But I often told them about this Prisca and another Prisca, mengingat kita itu beken dimana-mana sekarang. 

Prisca juga bilang ke kita 'kalian nggak mau doain kita punya anak kembar kah?', ya kalo mereka mau punya sih kita tinggal doain aja. Hal paling gampang yang bisa kita lakukan kan mendoakan dengan tulus. 

Anyway, Happy wedding another Prisca and Candra. Wish you both have happy life together ever after, sincerely 😘😘

Comments

  1. selamat menikah buat temennya, semoga samawa...yang belum segera menyusul :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang belum dan pengen menikah semoga segera menyusul heehehe

      Delete
  2. Tak tunggu wedding selanjutnya, wkwkwkwk....


    Btw, panganane akeh gak? *toyor pala*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wedding selanjutnya dari another prisca ya? Haha

      Akeh mas akehh tp lali fotoin, soale wes keburu dimakan dewe

      Delete
  3. ealah,,, temene Desy toh mbak
    kita seangkatan dan pernah satu PKPT berarti xixixi
    dunia sempit sekali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahahahah kenal desi juga? Hahaha

      Brati kamu kenal dedi ya? Anak kimia

      Delete
    2. iya, satu esema
      dedi kenal lah, femes banget dia hehe

      Delete
    3. Brati yg ga femes itu aku ya haha

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…