Skip to main content

Merah Putih

Gw sama Indonesia itu ibarat dua sejoli dalam love and hate relationship. Gw terlahir di tanah yang diperjuangkan orang-orang terdahulu. Nggak keitung berapa juta nyawa hilang untuk itu. Gw bersyukur gw nggak perlu lagi bawa bambu runcing untuk merebut negeri ini dari tangan penjajah. Sejak sebelum nikah gw mulai "berteman" dengan birokrasi dua negara. Birokrasi dari Belanda, tentu saja tidak seribet birokrasi di negeri ini. Segala macam email akan segera dibalas dan dibantu untuk dihubungkan ke pihak terkait atau yang menangani itu. Bahkan untuk permintaan Schengen visa tipe kunjungan keluarga di masa pandemik ini diberikan high priority dan email dibalas dalam sekejap. Sedangkan di Indonesia, aaahhh yaaa gitu dehh.

Tapi, nggak akan pernah gw pungkiri tiap kali gw denger lagu Indonesia Raya gw selalu mewek. Tiap kali liat bendera Indonesia, gw diam sebentar  berterima kasih atas nikmat bisa tinggal di negeri ini tanpa perlu memegang senjata. Gw bener-bener marah saat suami g…

Mister, Selfie!

Aku sih sering baca-baca blog atau denger pengalaman mixed couple terutama orang Indonesia dengan orang ras kaukasoid tentang bagaimana mereka, terutama yang pihak Indonesia-nya, menjadi korban jadi tukang foto pasangannya yang diajak foto orang Indonesia terutama cewe-cewe, atau kalo nggak dikira tour guide. Sekian lama menjalin hubungan dengan orang ras ini, belum pernah lah aku mengalaminya sampai ketika hari itu ketika makan siang, segerombolan anak SMP dengan lantangnya teriak : 

Mister, Selfi!!

Pertamanya sih nggak ngira eh ternyata bakal ada orang yang minta selfi sama HJ. Karena selama ini seringnya HJ yang suka gangguin orang selfie. Bahkan pas di pesawat terbang ke Lombok kemaren, ada newlywed dibangku seberang selfi yang akhirnya kena HJ, eh dia malah ikutan pose dan mereka berdua nggak sadar sampai akhirnya pas liat hasil fotonya. dan akhirnya mereka berdua ngajak HJ selfie juga 😯


 eike motoin dari jauh aja ya shayyy

Nah, anak-anak SMP ini begitu denger HJ bilang 'Ok, come on', langsung ehh pada seneng bener. Langsung ngerubungi HJ. HJ nggak mau dong ketinggalan juga, dia ngeluarin hapenya dan minta selfie di hape dia juga. omegot!

Awalnya HJ ngajak aku juga buat selfie, duhh ya nggak laku lah eike. Secara kulit eike coklat sensasional begini. Mereka kan maunya selfi sama yang kulitnya putih.

Belum selese kok kegaduhan si anak-anak SMP itu, mereka nyamperin meja kita minta selfi lagi. Kali ini saya yang diminta pegang hapenya. Jadi selfi dari arah saya gitu. omegot ini anak-anak. Oke lah ya, yaudah deh nggak apa-apa. Eh udah gitu mereka sok akrab lagi sama kita. Sama aku terutama gara-gara mereka nggak bisa bahasa inggris. Pake acara dorong-dorong segala. Duhh..

Nah, akhirnya kan makanan kita dateng ya. Begitu mereka balik ke posisi mereka semula, HJ bilang 'Wah harusnya aku juga minta hasil fotonya yang dari hape mereka'. Ini apapulaaaaaaa 😵😴😲😱😫😩😠😨😟😞

 ini foto yang diambil dari hapenya HJ. sampai pas ini foto aku share ke grup aku, mereka ngirain aku yang pake jilbab ijo yang keliatan mata kanannya aja. alamakkk boro-boro ada di frame 😩😵

#PengalamanPertama 

Comments

  1. ya ampun dimintain selfi udah kaya artis aje ye

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak, brasa artis dia. Akunya yang brasa tour guide. Sedih deeh

      Delete
  2. Dikit2 cekrek ya mba.. hehe
    Kasihan yang dibelakang itu gak keliatan.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha biarin yg dibelakang ga kliatan #DendamGaraGaraGakDiajakSelfie

      Delete
  3. Kok gak pernah ada yang ngajakin aku foto yah...

    *toyor pala*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahl masnya pas kesurabaya kalo bilang ya nnti ak ajak selfie lho. Masnya ga bilang sih

      Delete
  4. Halo mbak...mau tny, mbak udh bkin prenup belum ya? Soalx sya jg mau nkah ma org blnda dan gk tau cri notaris disurabaya dmn. Mksih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa cek di komen sebelumnya ya mbak 😄
      Kita pengennya ga bkin, tp UU nya kayaknya belom direvisi ya ☹

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…