Skip to main content

Staycation Gratis di Plataran Canggu

HAH! Loyalitas gw sebagai pengguna Grab terbayar juga 😂 Ntah apa kebaikan di masa lalu yang gw lakuin sampe bisa menang staycation gratis di Plataran Canggu. Awalnya gw nggak tau dan sebetulnya nggak peduli juga soal hadiah di balik kode promo. Terpenting buat gw yaaa tarif gw dipotong sekian ribu karena gw pengguna Grab setiap hari.  Lalu, masuklah WA bilang gw menang staycation. Apaan nih? Karena gw takut  scam , gw tanyain ke akun resmi Grab dan ternyata emang betul gw menang staycation. Girang dong gw. Wong jalan sehat agustusan aja nggak pernah menang doorprize kok 😂  Minggu lalu (kapan hari di bulan Maret) gw  redeem  vouchernya. Canggu ini... bukan tempat gw banget. Dua kali ke negeri Canggu, sama sekali nggak tertarik. Kek negara sendiri aja dia ini. Canggu dari tempat gw lumayan jauh, jadi gw naik teman bus dulu dong. Ternyata bisa berhenti di halte terdekat, kira-kira 2 KM lah dari hotel ini. Lalu gw lanjut ojek dari situ ke hotelnya.  gw baca cuma 10 lembar doang wkwk sar

Belajar dari kematian



Kematian selalu datang tiba-tiba tanpa kita bisa memperkirakan kapan. Kematianpun memberikan satu cerita yang bisa dijadikan pelajaran bagi kita yang masih berjuang dengan kerasnya kehidupan. 

taken from internet

 Beberapa waktu yang lalu seorang teman kehilangan ibunya. Ibunya yang diketahui tidak menderita sakit apapun, tidak ada riwayat sakit sama sekali selama hidupnya, tiba-tiba mengalami gagap. Seolah sulit bicara. Bisa sih ngomong tapi harus dipandu. Jadi syaraf diotaknya seperti mesin, tidak bisa mengungkapkan isi hatinya.

Mendapatkan cerita itu, saya pun berpikir ‘apa ndak stroke itu? Atau masalah syaraf dimana gitu kek. Aneh aja kalo tiba-tiba gagap. Karena itu udah pasti ke syaraf’. Teman tersebut mengatakan ‘nggak apa-apa kok, kata dokternya cuman terlalu sering terpapar kipas angin jadinya kulitnya ketarik kebelakang dan mulutnya nggak bisa ngomong’. 

Kok saya merasa ada yang janggal ya disini. Ah sudahlah semoga baik-baik saja. Padahal saat itu kami semua menyuruhnya membawa ibunya ke rumah sakit, ke dokter spesialis. Tapi dia bilang nanti nanti dan nanti. Akhirnya tuhan berkata lain. 

Ibunya yang akan dibawa ke dokter spesialis hari senin malam, terjatuh dari motor yang dikendarainya hari senin siang. Tau kan Surabaya panasnya gimana? Hari itu panas bener-bener menyengat. Si ibu jatuh setelah mengendarai motornya, dan sepertinya kepala bagian belakangnya trauma. Sesampainya dirumah, si ibu muntah dan pingsan. 

Dibawa ke rumah sakit dan segera masuk ICU. Kita baru berkesempatan menjenguk hari rabunya. Nggak tau kenapa saya jadi ikut nangis mendengar cerita si mbak. Karena saya teringat kakek saya. Kakek yang paling dekat dengan saya. Dan juga ingat nenek saya yang setaun lalu juga mendadak masuk ICU. Bedanya, nenek saya sehat kembali walaupun sempet bikin gempar mas-mas ICU gara-gara nenek minta dibawain bedak sama lipstiknya (tampil maksimal adalah kewajiban meskipun sakit). Sedangkan si ibu ini, satu jam setelah kita jenguk, beliau meninggal. 

Apa kata dokter spesialis? Si ibu menderita pendarahan batang otak. Jadi ada yang terpapar di kepala bagian depan, yang menyebabkan stroke seluruh tubuh. Dan ada yang terpapar bagian belakang kepala yang menyebabkan kematian mendadak. Itu kata dokternya. 

Si dokter berkata jika si ibu termasuk kuat bisa bertahan dalam keadaan koma selama 3 hari dalam kondisi pendarahan batang otak, yang mana biasanya hanya perlu waktu beberapa jam saja bagi penderita untuk bertahan. 

Si mbak bercerita kalau dia menyesal sering membentak orangtuanya, seringkali membuat sedih ibunya. Masih belum bisa membahagiakan ibunya. Karena memang semua begitu mendadak dan kita memang tidak pernah tau kapan hal itu datang.

Mungkin tuhan sedang mengajarkan kita satu hal. Satu atau beberapa hal tentang kehidupan dan kematian. Karena memang benar, kita akan merasa sangat kehilangan seseorang ketika orang itu tiada. Moral value-nya, jangan sia-siakan apa yang ada dan orang-orang yang ada disekitar kita. Karena ketika kamu menyesal akan satu hal, tidak akan mudah bagimu untuk memaafkan diri sendiri.  




and I miss you my grandpa, still hope that you are here to see me now. I will always miss you...

Comments

  1. Kematian...

    Sesuatu yang tidak bisa tidak harus kita hadapi...

    ReplyDelete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Soal ujian TOPIK vs EPS TOPIK

Setelah membahas perbedaan TOPIK dan EPS TOPIK , kali ini saya akan menulis materi tentang apa saja yg diujikan *agak sedikit detail ya*. Pengalaman mengikuti dan 'membimbing' untuk kedua ujian tersebut, jadi sedikit banyak mengetahui detail soal yg diujikan. Dimulai dari EPS TOPIK. Jika anda adalah warga yg ingin menjadi TKI/TKW di Korea, lulus ujian ini adalah wajib hukumnya. Kebanyakan dari mereka ingin cara singkat karena ingin segera berangkat sehingga menggunakan cara ilegal. Bahkan ada yg lulus tanpa ujian. Bisa saja, tapi di Korea dia mlongo. Untuk soal EPS TOPIK, soal-soal yg keluar adalah materi tentang perpabrikan dan perusahaan semacem palu, obeng, cangkul, cara memupuk, cara memerah susu sapi, cara mengurus asuransi, cara melaporkan majikan yg nggak bener, cara membaca slip gaji, sampai soal kecelakaan kerja. Intinya tentang bagaimana mengetahui hak dan kewajiban bekerja di Korea termasuk printilan yang berhubungan dengan pekerjaan. Karena yang melalui jalur ini