Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Abra Satu Dua Dirham

Abra 2 dirham

Konon diambil dari Bahasa Arab, abara yg artinya nyebrang. Abra ini ada di area Bur Dubai, salah satu tempat favorit kami karena ya suka aja ada di kota tuanya. 

Ada sungai kecil yg memisah daerah kecil di Dubai, yg ujungnya lari ke laut. Dulu sih gw nggak gitu suka naik Abra karena takut tenggelem wkwkw. Gw nggak bisa renang 😅 Trus kemarin ngide nyari tau seberapa dalam sih nih sungai. Ternyata 1-5 meteran kira-kira. Yang paling deg-degan ini pas naik turun abra karena goyang-goyang dan kadang masih ada jarak sekian cm dari abra ke apa sih sebutannya yang kayak jembatannya gitu. Kalau udah prosesi naik turun pasti gw fokus banget nggak bisa diganggu gugat.

abra satu dirham lagi docking.

Abra ini sekali nyebrang harganya 1 dirham aja, sekitar 4 ribuan lah. Sebenernya bisa aja nggak nyebrang sungai pake abra kalau mau ke tempat tujuan, tapi muter dan lama. Nyebrangnya juga sebentar aja kok, 5 - 10 menitan. Serunya naik abra ini bener-bener bisa menikmati gedung-gedung tinggi dari air. Iya, gedung-gedung tinggi, Dubai mah punya apa selain gedung-gedung bagus yang balapan tumbuh ke atas. 

posisi supir abra 2 dirham

posisi supir abra 1 dirham

pemandangannya, gedung-gedung tahun 80an lah kira-kira

Pertama kali gw naik ini, gw naik yg harga 1 dirham dibayar koin. Baru kemarin aja tau kalau ada yg harga 2 dirham dan bisa dibayar pakai Nol card. Bentuknya lebih ekslusif banget. Bayarnya tap kartu ketika masuk dan tap ketika keluar. Abra yg ini malah terkesan seperti abra ala turis. Padahal ya nggak juga. Ini juga sama buat nyebrang. Lebih nyaman juga. 

Bentuk abra 2 dirham

jarak duduknya "nempel" air jadi bener-bener kecipratan air banget

supirnya lagi istirahat

Tiap kali ke Dubai, selalu nungguin naik abra. Ga perlu alasan aja karena tiap kali ke Dubai creek, akan selalu ada aja hal baru yg diliat. Manusianya, pemandangannya, perilakunya, ada aja. Ada yang begitu naik langsung foto-foto ala influenser sampe turun. Ada yang gitu naik, kepanasan, eh tapi nggak gerak sama sekali macem lagi sunbathing aja. 

Dulu jaman tanpa covid, abra yang satu dirham ini bisa bener-bener dempet umpel-umpelan. Semunya pasti duduk karena ya bisa nyebur kalo nggak duduk. Tapi sejak covid, duduknya jadi dibikin lebih longgar dan pasti berjarak minimal 1 orang. 

Gw suka semua jenis abra, mau yang satu dirham yang dua dirham semuanya suka. Selalu gw bawa dompet koin buat jaga-jaga naik abra karena H juga males nyimpen koin tapi kalo mau naik abra bingung nyari koin.

Indonesia punya nggak sih sistem transportasi air macem gini? 😆

Comments

  1. Wah sungainya dubai bersih banget yah jernih jg...

    Klo indonesiabak ndak usah ditanya punya rranspor kayak gitu atau enggak,, yg perlu dutanyakan sungai dindonesia masih ada aernya atw enggak,, kering banget mbak... Mending tinggal di dubai ahhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAHHAHA iya juga ya. Atau, airnya bisa jalan atau ketutup sampah wkwkkwk. PAdahal kalau dieksplorasi bisa seru juga lho ya. Jalan-jalan ke daerah orang dan pake transportasi masal ala daerah itu juga bisa jadi cerita yang seru banget sih bagiku.

      Delete
  2. Menyenangkan sekali bisa keluar negeri #mao

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkkw iya menyenangkan apalagi kalau nggak perlu bayar hahahah

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu