Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Staycation Gratis di Plataran Canggu

HAH! Loyalitas gw sebagai pengguna Grab terbayar juga 😂

Ntah apa kebaikan di masa lalu yang gw lakuin sampe bisa menang staycation gratis di Plataran Canggu. Awalnya gw nggak tau dan sebetulnya nggak peduli juga soal hadiah di balik kode promo. Terpenting buat gw yaaa tarif gw dipotong sekian ribu karena gw pengguna Grab setiap hari. 



Lalu, masuklah WA bilang gw menang staycation. Apaan nih? Karena gw takut scam, gw tanyain ke akun resmi Grab dan ternyata emang betul gw menang staycation. Girang dong gw. Wong jalan sehat agustusan aja nggak pernah menang doorprize kok 😂 

Minggu lalu (kapan hari di bulan Maret) gw redeem vouchernya. Canggu ini... bukan tempat gw banget. Dua kali ke negeri Canggu, sama sekali nggak tertarik. Kek negara sendiri aja dia ini. Canggu dari tempat gw lumayan jauh, jadi gw naik teman bus dulu dong. Ternyata bisa berhenti di halte terdekat, kira-kira 2 KM lah dari hotel ini. Lalu gw lanjut ojek dari situ ke hotelnya. 




gw baca cuma 10 lembar doang wkwk

sarapan nasi goreng



disambut anjing ini sebelum pulang

Setibanya, ditanyain berapa lama di Bali. Ya gw bilang kalau gw tinggal di Denpasar kan. Lalu beliau bilang "Oh saya kira dari luar Bali mba. Kalo dari luar Bali kami minta tes rapid". Nggak tau gw kalau ada syarat begitu. 

Tentu saja gw sangat menikmati staycation gratis ini. Mana gw lagi pengen berendem di bath tub yaa... berasa jackpot 😌 Apa saja yang gw lakukan selama di sana? Tentu saja diem di kamar, baca buku depan kolam, berendam, relaksasi, yang enak-enak pokoknya. 

Sempet ditawarin floating breakfast, aduh gw nggak demen makan sambil masuk angin. Jadi nikmati aja deh ya foto-foto yang gw ambil di sekitaran kamar gw. 

Iya, gw bener-bener nikmatin hari gw sesuai definisi staycation, dalem kamar tok. 😌 Esoknya gw balik rasanya seger banget badan gw.

Comments

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely is the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite sp...

Tentukan Jangka Waktu Investasi

Seperti Ganesha bukan? Dewa ilmu pengetahuan dan lambang kecerdasan. Favorit gw. Tapi ini speaker sih 😆   "Aku mau investasi" "Oke bentuknya apa dan berapa lama?" "Hmm ya pokoknya apa lah yang cocok buatku" Ya you kira I dukun? Selain menentukan profil resiko , acara yang perlu untuk dipikirkan adalah menentukan berapa lama jangka waktu investasi. Ada yang membagi kedalam dua kategori yaitu pendek dan panjang, ada pula yang membaginya ke tiga kategori yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang. Nah kebutuhan ini hanya investor yang tahu. Tentunya tiap orang nggak bisa disamakan kebutuhannya.  Jangka pendek biasanya berkisar tidak lebih dari 5 tahun. Biasanya deposito dan obligasi dimasukkan dalam kategori ini. Biasanya yang jangka pendek ini selalu mendapat return pasti, karena selalu pasti jadi resikonya sangat rendah sekali. Kemudian jangan lupa untuk mengecek apakah return yang ditawarkan masih mampu untuk menghalau laju inflasi untuk beberapa tahun ...