Skip to main content

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Obrolan Konyol #1

Terlalu banyak obrolan konyol antara aku dan HJ kalo kita ketemu. I just want to put it here 😌

SD

Ceritanya HJ lagi balik ke Kandahar. Rute penerbangannya Surabaya - Jakarta - Dubai - Kabul - Kandahar. Sebegitu panjangnya dan perlu waktu sekitar 2 - 3 hari. Dan selalu dong aku absen ya.


'Hun, arrived?'
'Yea ... on the way to SD now'
'SD? Sekolah dasar a?'
'No!! Sub Delegation!! 😂😂😂'

Ya mana gue tau kalo SD itu sub delegation ya 😏😑

Dong

Dia lagi belajar bahasa Indonesia akhir-akhir ini. Kita lagi ngobrolin soal apa gitu yang ujung-ujungnya ngomong khawatir.

'Dont worry about it hun. It's ok it's fine'
'Hemm but worry hun.. I am worry hun..'
'It's ok'
'You dong!'

Lahh tadinya agak sendu jadi ngakak kok tiba-tiba ngomong dong sih nih anak. Ini antara beneran dong apa dia tipo maunya nulis dont sih 😭

'Ok, love you'
'Love you love you love you dongku' 😂😂

Mas

'Oke mas'
'HUN!!! I am not your mas! I am your fiance'

Omegot sante aja mas, nggak usah emosi. Orang juga tau aku nggak punya mas 😂😂

Haram

'Yea that's why dont eat that. Babi is haram you know'
'What? Babi is haram? nooooooooooooooooooo no hun it is halal'
'Hey!!!! Babi hun babiiii. Babi is pork'
'Ohhh.. I thought it is Baby is haram 😂😂😂'
'😒😑😒'  

Plis Deh

Kebiasaanku kalo nulis please kepanjangan ya, seringnya nulis pls aja, atau plis. Eh kok ya ditiru sama dia, tapi nggak pas obrolannya. Ujung-ujungnya pas nggak pas udah pokoknya taro aja deh itu kata. Kemaren lagi bahas soal resign, kapan juga hari terakhir kerjanya :
 
'Yes hunm, I submit the resignation already. The last working day will be next month and everyone knows now'
'ohh.. hmm cute photo plis deh'

ini dapet ilham dari mana sih tiba-tiba plis deh 😒😂


Comments

  1. Surabaya - Jakarta - Dubai - Kabul - Kandahar.
    sepanjang jalan kenangan....


    plis mbak, ojok dicampur dong dong dong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepanjang jalan kenangan kita slalu bergandeng tangaaaannnn hahaa

      Sori ya mas, kebawa HJ juga jadi sering mix ngomongnya. Kayak kopi yg mix gitu dah haha

      Delete
  2. Aku justru tidak paham sekali dengan bahasa ingris, Mungkin karena lulusan SD, Sub Delegation :)

    ReplyDelete
  3. kalo aku guru sd nya apa mesti di sebut sub delegation yah ??? hahahah

    ReplyDelete
  4. Orang mana sih mas dongku? Kocak amat 😂😂😂
    Ya ya ya, babi is haram, tapi baby is halal after akad.hahaaaa *ngaco*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah orang londo mbak
      Sok sok an gitu kalo belajar bhasa indonesia padahal ngawur dah smuanya

      Halal abis akad ahiiiwwww 💃🏼💃🏼

      Delete
  5. Lihat mas nya, jadi gagal paham saya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lho mas aku kok takut kalo kamu malah liat si mas 😂😂

      Delete
  6. Huaaaah, lucu yhahahah. Yang 'Please deh' itu pernah aku alami pas lagi ngobrol sama temenku yang juga lagi belajar bahasa indonesia, kebiasaan suka ngucapin kata 'Please deh' dia juga ikut-ikutan pake 'Please DEH' kata 'DEH-nya' itu loh dipake terus. Okay deh. Thanks deh. Hahahaduh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nov skalinya dia tau, dipake dipasang2in sama apapun. Jadi skrg lagi doyan ngomong 'deh' sama 'dong'

      Pusyiangg eike

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Sepatu Winter Pertama

Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit.  Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya.  Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego.  Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...

Seolah Kalian Tau Segalanya

'Ihiw, ada bahan obrolan baru buat dianalisa dan dinyinyirin nih. Si dia mau kawin sama bule. Duitnya banyak kali. Ato kalo gak gitu yaaa dia cuma buat mainan aja' Kita nggak akan pernah memuaskan hasrat banyak orang demi membuat mereka semua senang. Jika kita ingin membuat pasangan hidup kita bahagia, ya wajar, ya normal. Tapi tidak untuk membuat para suporter ataupun hanya penonton dalam hidup kita bahagia juga kah? Toh dari setiap langkah yang kita ambil, benar maupun salah juga masih saja bisa diambil celah salahnya untuk diwejangi ala mereka. Atau lebih bekennya, dinyinyirin. Mungkin beberapa tulisan saya tentang menikahi WNA banyak yang terdengar 'keras', maafkan saya yang sedang jengkel-jengkelnya. Menikah dengan orang yang berbeda yang datangnya ribuan miles jauhnya dari Indonesia juga bukan hal yang mudah, you know! Tapi orang dengan mudahnya saja melihat kita yang sedang jalan berdua dan bertanya, atau nyeletuk istilahnya, 'Guidenya ya mbak?'...

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...