Skip to main content

Tulisan Disalin Jutaan Kali

Sharjah - UAE 2020 Minggu lalu gw coba google nama gw yang gw pake buat nulis. Gw tau lah konsekuensinya mengunggah segala hal ke segala bentuk platform online resikonya apa. Wong foto gw aja dicuri dijadiin ilustrasi portal online, yg bukan gw pelakunya tapi muka gw disensor seolah gw pelakunya 😟 Nah yang gw temuin kemarin kebanyakan adalah tulisan gw dari travelingyuk.com yang disalin media-media lain untuk numpang promosi jualan mereka.  Nggak cuma diambil segaris dua garis sih, tapi bener-bener disalin dari atas sampai bawah. Memang betul mereka tetep nyantumin nama gw disana, berikut dengan sumbernya di travelingyuk . Semacem mereka ambil artikel dari website yang udah terkenal daripada punya  content writer  sendiri .  Tapi kok ya rasanya zonk ya. Gw nulis buat travelingyuk sebagai kontributor lepas, yang dibayar per tulisan. Kebayang nggak sih tulisan gw disalin beberapa kali ke media yang beda-beda, bisa kaya dong gw kalo dibayar 😆 ada pijat plus plus wasebu cilandak guys

Book : Muallaf

 

'I call them noun Muslims, religious by name but not by the nature'

I got this book months ago. HJ told me that he want to read this book, as he found the tittle is quite interesting. He asked me to get him the English version one. I ordered online and it is on our book shelves. Till I found it interesting last night.

The author lives in Jakarta and for sure it also take place in Indonesia.

Great minds discuss ideas, average minds discuss events... and small minds discuss people

John Michaelson menceritakan bagaimana masa kecil dan remajanya, bagaimana dia berusaha survive dengan kehidupan dan menanggung beban seorang anak, dan bagaimana dia menjadi seorang muslim kemudian. Yes he have son. 

Bagian pertama cukup menyedihkan. Tentang kehidupannya yang tak mudah dan ya menurut saya itu kelam. Cukup kelam dibandingkan dengan masa kecil saya. And I said 'Alhamdulillah, mine was better than his'. 

Terlibat kehidupan dengan narkoba, rokok, minuman keras, dan ternyata menghamili pacarnya tak lama setelah mereka berdua living together, tentang bagaimana dia harus mencari uang untuk support kehidupan anaknya dan juga pacarnya yang emotionally unstable menurut saya. That must be so hard

'This is from your heart?'
'Of course'
'You dont want to get married?'
'I am sorry?'
'Many bule enter Islam for this reason' 
 
Yang menjadi sangat menarik adalah part ketiga. Buku ini dibagi menjadi 3 part dan part terakhir menjadi yang paling menarik. Menceritakan tentang bagaimana dia mulai tertarik dengan Islam, termasuk pertanyaan yang umum ditanyakan ketika melihat para kulit putih memilih menjadi mualaf. Menceritakan pula tentang beberapa hal yang so Indonesia. Dan buku ini menggunakan bahasa Inggris yang so british, termasuk beberapa joke yang ntah jika itu dibaca orang akan menjadi hal yang lucu atau tidak, tapi itu cukup membuat saya tertawa lepas ditengah keseriusan membaca buku ini.

'... terified by the driver who threw us into the bends and overtook the other road users as if we were in some kind of death race'
'the worst is angkot drivers. Only two people know which direction the angkot will go. The drivers and God' 

it's so Indonesia 😂😂😂😂😂😂

Buku ini menjadi buku berbahasa Inggris pertama yang kelar saya baca dalam sehari. Karena alurnya yang menarik dan cukup membuat saya terhanyut dalam ceritanya.Bener-bener touching story, betapa perjuangan dimasa mudanya begitu berat dan kemudian digantikan dengan ketenangan dan kedamaian ketika dia memilih untuk beragama. 

Lagi-lagi ini mengajarkan saya untuk bersyukur. Kenapa? Bersyukur karena memiliki kehidupan dan keluarga yang baik sedari saya dilahirkan, bersyukur karena Tuhan tidak mencabut keimanan saya (itu adalah bagian dari rejeki yang harus disyukuri), bersyukur I am surrounded by good people, bersyukur untuk semuanya. Karena hidupnya jauh lebih tidak beruntung dibandingkan hidup saya seumurannya.

Coba deh baca yang versi Inggris. Saya kurang tau sih versi Indonesianya tapi versi Inggrisnya bener-bener memuaskan. It's so British. I give this book 9 out of 10. I simply love it.


Dear Mr John Michaelson, mind to drop me an email? I love how you write this book and become your fan within a day 😄

Comments

  1. Replies
    1. Stuju kan? Paling sebel nyetir dibelakang angkot 😂😂

      Delete
  2. Seru yaa kayanya, aku suka cerita model begini. Novel bahasa inggrisku rata2 isinya terlalu 'free' sih, huhu
    Cantumin dimana belinya donk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak kudu baca deh. Asik banget gaya bahasanya
      Aku beli di gramedia mbak online, hrganya 120an kayaknya. Gatau di tokonya ada apa nggak, yg aku tau versi indonesianya. Tp lebih asik deh baca yg inggris, soale krasa bgt dan ak ga bisa bayangin kl diterjemah haha

      Delete
  3. Jadi kepengin baca bukunya deh hihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baca yg english ver aja nov. Biar lebih masuuuukkk candaanya, sama auranya. Ini british banget. Soale yg nulis orang enggres juga si

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala