Skip to main content

Surviving -20 Celcius in Moscow

frozen lake in Moscow I'd say surviving because I am a tropical girl coming from 30-35 degree Celcius. So yes, this is about surviving such differences in temperature. I spent my whole life in a tropical country then I have to be in a -20 celcius, not an easy situation.  Obviously, I came prepared. I have been in a 0 celcius and learned that double triple layering is the right answer. Moscow has heater that runs nonstop since the beginning of (probably, I dont remember) November until early May. So you technically can not turn it off or on. Many days it gets too hot inside. Going to the mall in Moscow got me super sleepy and tired because it feels most of the time like in Sauna. So, double triple layering in Moscow is the right thing to do.  November temperature usually started to feel chilly, still not lower than 0. December will get colder can be minus. But January and February are the coldest season. This year dropped to -20 (that I can remember). The average temperature wa...

Life Recently #3


Life recently kali ini hanya menampilkan beberapa foto yang bisa merangkum kejadian akhir-akhir ini. Semacem report singkat gitu lah ya.

Berawal dari cece yang getting promoted mulai awal bulan ini. Kemudian Prisca yang meninggalkan Prisca satunya demi suaminya.



 this photo was taken when we both going to facial clinic. maklum, muka ini rasanya kayak aspal kalo nggak fesyel. idup di Surabaya buuukkk.... udaranya jahat


Nah, kita sempet makan ditempat yang namanya MAKMU. Ini menyebabkan salah paham lho, karena makmu yang notabene adalah your mother  dalam bahasa Jawa, terlebih lagi ini semacem bentuk umpatan yang simple, yang salah tangkap bisa menimbulkan prahara lho. Untung makananya enak. Tempatnya kece, cozy gitu. Bagus buat nongki syantik syalala


Kejadian lain yaitu.... ulangtahun di kantor. Bulan Februari ini ada 3 orang di tim kita yang ulangtaun. Tanggal 22, 26 dan tanggal 29. Iya tanggal 29. Dua puluh sembilan FEBRUARI 2017 yang mana tanggal itu absen di taun ini. Akhirnya dirayain tanggal satu hari ini. Sayangnya saya cuti. Dan tanggal satu Maret ada yang ulangtaun juga. Duh sayang banget cutinya ga pas tanggalnya.




Nah karena hari ini saya cuti, tujuannya ke notaris mau nanya-nanya prenup. Hemm saya gaulnya sekarang ke notaris, ke imigrasi, ke konsulat, ke tempat-tempat yang nggak asik gitu deh. Demi melek birokrasi ya buuukkk.Nah hari ini juga ketemu sama mantan murid, Dina. Mantan murid yang suka ngeyel. Sekarang ya jadi temen deh. Setelah tertunda berbulan-bulan, akhirnya ketemu juga. Nongkrongnya di Excelso. Udah deh officially ini tempat jadi salah satu tempet ngopi favorit deh. Apalagi kalo udah kena moneybag. Endess

She was my student and now she is my friend

one of favs, moneybag


Oiya... si kembaranku juga udah balik ke Jakarta demi menuntut ilmu. Ilmu nggak salah ya dituntut-tuntut. Dia udah siap-siap mental kali aja Jakarta banjir haha


 Kita kembar kan? 😏

Note : itu jaket gw yang dirampok. nasib sodaraan cewek semua 

Comments

Popular posts from this blog

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Fire in the Building

Who would have thought that I  experienced fire in the building.  This is my first time living in an appartement. Of course I never chose appartement when living in Indonesia because it’s a real high risk when the earthquake happen. But here we are placed in an appartement. What got me relieved the first time that we are in the lowest floor so if something happen we will be quickly evacuated.  That’s what I thought.  Until it really happened.  We slept around midnight and abruptly woken up by the noise outside. I thought it was the drunk people just got back from night club or the restaurant next door was doing some deep cleaning. So loud that I had to wake up. My husband peeked outside and immediately said “fire brigade outside, you wait here!” I was just “am I dreaming or what?” I put on clothes, checked outside and saw a few of fire trucks. I checked the other side of the appartement and saw a few of police cars and ambulances.  “Oh no, something serious...

Jangan minta oleh-oleh!

    Taken from internet Pernah nggak kalau kita mau bepergian, trus orang-orang pada bilang 'Jangan lupa oleh-olehnya ya' ? Pasti pernah dong ya... Yang jelas saya nggak pernah ngerti kenapa orang sering meminta sesuatu ketika kita pergi somewhere. Dulu waktu kecil juga saya suka bilang begitu. Siapa yang pergi kemana pasti deh 'jangan lupa oleh-olehnya ya om, tante pakdhe, budhe, mas, mbak'. Tapi lama kelamaan saya mikir 'saya cuman ngomong aja tanpa niat minta oleh-oleh', kecuali kalo memang kita menitipkan hal itu karena memang hanya ada ditempat yang akan dikunjungi orang tersebut, misal buku. Pernah nitip beliin buku di Korea karena emang adanya disana. Jadi esensinya oleh-oleh itu apa? Saya juga kurang tau soalnya udah nggak pernah lagi minta dibawain oleh-oleh. HJ pulang ke Belanda sana saya cuma minta beliin buku. Itupun nggak dibeliin gara-gara bukunya nggak bagus kata dia. Oleh-oleh pun ada yang sekedar apa adanya karena emang adanya begitu...