Skip to main content

Mengurus Visa C317 di KJRI Dubai

Disclaimer: tulisan ini tentang pengalaman mengurus visa C317, tulisan agak panjang dan tentang birokrasi.Setelah berbulan-bulan bergelut dengan imigrasi via DM di segala platform, akhirnya bulan September sekitar minggu kedua WNA yang memiliki keluarga di Indonesia boleh masuk Indonesia menggunakan visa index C317. Bukan hanya yang punya keluarga di sini tapi juga yang akan bekerja dll. Langkah awal mendapatkan KITAS dari sini. Sebenernya ini dari dulu jadi "momok" bagi keluarga campur. Bukan karena sulitnya tapi karena ketidakjelasan informasi tentang dokumen apa saja yang harus dipersiapkan serta timeline yang bisa direncanakan. Nggak ada informasi di satu tempat yang terintegrasi antara satu dengan yang lainnya. Pengambilan vitas yang ada di konsuler maupun kedutaan besar Indonesia pun memiliki syarat yang berbeda. Belum lagi tentang berapa lama visa harus digunakan sebelum expired (atau harus mengajukan ulang dan tentu saja harus membayar ulang). Ada yang dapat 60 hari,…

[Book] Dunia Anna

Agaknya sih saya jadi agak mengagumi Jostein Gaarder. Setelah membaca buku Dunia Cecilia yang menyoal tentang esensi manusia dan tuhannya, baru aja selesai baca buku judulnya Dunia Anna.

Dunia Anna ini bercerita tentang kita dengan alam semesta.Hmm ya kadang kita harus memberi makan otak kita dengan beberapa pemikiran filosofis. I know  tidak ada yang bisa mendeskripsikan apa benar dan salah itu, tapi tidak ada salahnya kita berpikir lebih bijak dengan menggunakan sudut pandang yang berbeda.

Ceritanya Anna ini adalah seorang yang mengkhawatirkan tentang masa depan. Bukan masa depannya tapi masa depan bumi dan semesta ini. Well, kalau saya ditanya, saya jujur juga mikir gitu gimana jadinya bumi ini kedepannya kalau semua hutan aja mulai digunduli, sampah aja dibuang sembarangan, pertambangan digasak habis-habisan sampai di suatu tempat di Bangka Belitung aja udah nggak bisa dikelolah lagi karena rusak akibat penambangan. Itu semua pemikiran saya pas saya lagi sehat jasmani rohani sih

Gambarnya terpaksa pinjem google, padahal punya gambar sendiri yang lebih kece tapi hp lagi nggak singkron sama laptop


Saya sih membayangkan dunia masa depan pasti akan canggih dengan segala teknologinya. Semua serba wow. Naah yang Om Gaarder gambarkan disini, iya memang dunia dengan segala kemajuan teknologinya berkembang dengan pesat sampai tumbuhan dan hewan aja bentuknya virtual. Virtual lho. Kok bisa? Ya karena alamnya udah rusak. Hewan tumbuhan punah semuanya. Kesian kan generasi berikutnya setelah kita nggak bakal bisa nemuin lagi ijo-ijoan disekitar kita.

Om Gaarder juga menggambarkan tambang mulai habis dan rusak sehingga gas alam juga mulai habis, akibatnya mereka tak lagi terbang menggunakan pesawat, mobil atau sejenisnya tapi menggunakan unta. Persis kayak jaman nabi dulu gitu.

'apa yang sedang kau khawatirkan Anna?'
'pemanasan global'

Yang menarik itu dia menuliskan dijual kuota iklim. Kita sekarang yang dijual kuota internet ya, kalau jaman besok nih yang dijual kuota iklim. Dimana orang yang akan melepas banyak gas karbon dioksida diwajibkan membayar mahal atas perbuatannya merusak bumi. Well that sounds interesting, it just feels weird for me now. dunno if there is possibility like that in future. Serem

Guys, alam sedang mencari cara untuk menyeimbangkan dirinya lho. Intinya sih satu ya, kalau kita sekarang bisa menikmati keindahan alam macam begini, janganlah rakus menghabiskan dan merusaknya. Sisakan untuk anak cucu juga ya. Mereka juga punya hak untuk melihat semua keindahan alam yang sekarang kita nikmati ini. At least untuk saat ini jangan membebani bumi kita lah dengan hal-hal yang nggak penting semacem buang sampah sembarangan. Kesiannnnn bumi dan alam ini.



Sedang mengejar koleksi lain dari Jostein Gaarder

Comments

  1. Di eropa sekarang udah gitu mbak. Negara yang banyak buang karbon dioksida harus bayar denda. Makanya banyak yang pindahin industrinya ke asia, biar gak kena denda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih, makin kesini kok asia makin kayak negara buat buang sampah yaaaaa.. semacem kita itu telatttttt... di eropa aja wes jarang yang pake kendaraan pribadi, paling jg kendaraan umum kalo nggak gitu gowes. sini malah lomba beli mobil hahahah

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik'
Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_-



Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya.

Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kalau novel ini ri…

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah.

Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas.

Pic source is here
Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini bukan ak…