Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Uniknya Bahasa Asing

Dari beberapa kali belajar bahasa asing, menurut gw bahasa asing yang paling cocok di lidah orang Indonesia yang ngomongnya gampang itu Bahasa Spanyol. Karena R-nya bulat banget dan cara bacanya persis dengan apa yang tertulis. Gw rasa nggak ada orang Indonesia yang ga mampu ngomong "Por favor mi amor" dengan lantang. Como estas? Muy bien!

Sedangkan bahasa yang banyak kata yang mirip dengan Bahasa Indonesia (juga Jawa) tentu saja Bahasa Belanda. Banyak kata-kata yang kita nggak perlu lagi hafalin kosakata baru dalam bahasa itu. Klompen, handoek, ram, tegel, foto, tas, dan lainnya. 

Bahasa yang menurut gw kaku banget adalah Bahasa Jerman. Penulisannya mirip banget dengan Bahasa Belanda tapi yang keluar beda banget. Menurut gw Belanda lebih melow daripada Jerman dalam hal pengucapan. Hampir sama seperti penulisannya, apa yang tertulis cenderung bisa dibaca semua. 

Bahasa yang menurut gw ngegas, yaaa Bahasa Korea. Meskipun tujuannya nggak ngegas, tetep aja kedengarannya ngegas. Bahkan kata temen gw yang nggak bisa Bahasa Korea bilang "Mereka kalo ngomong kayak nggak ada rem ya, kayak antusiasme di tiap kalimatnya itu krasa banget."

Saleve

Nah, bahasa yang menurut gw boros banget dengan vokal maupun konsonan adalah Prancis. Secara gramatika gw udah bisa nebak karena mirip-mirip dengan bahasa tetangganya, tapi ya ampun ngomongnya itu lho lidah posisi tengah mulu. Nggak bisa nyentuh langit-langit, nggak bisa juga melungker. Satu jam aja belajar bahasa ini, lidah rasanya butuh digetarin. Capek juga. 

Setelah gw belajar bahasa asing selain Bahasa Inggris, gw pikir-pikir lagi Bahasa Inggris ini termasuk sulit juga ya ngomongnya. Pantesan banyak orang Eropa yang bukan pembicara Bahasa Inggris kesulitan ngomongnya. Karena dalam bahasa mereka, mereka punya pakem sendiri meskipun seaneh Bahasa Prancis tapi ada pakemnya. Selain disebabkan oleh perbedaan tata dalam Inggrisnya UK atau US sih.

fondue au fromage

Ya, nggak semua orang Eropa bisa berbahasa Inggris. Gw ngomong Bahasa Inggris di Swiss aja dipelototin, trus situnya maksa Bonjour Merci. Waktu gw yang ngomong Bonjour Merci eh merekanya nggak paham. Ada beberapa yang mau nyautin gw pake Bahasa Inggris, nggak gitu bagus juga. Karena bagi mereka nggak penting sih, yang penting kalo kamu ke negaraku ya kamu yang bisa bahasaku.

Tapi... belajar bahasa asing itu seru banget. Beneran, seru banget. Belajar bahasa asing ini jadi sarana gw buat istirahat sebentar dari kepenatan rutinitas maupun hal-hal eksakta yang butuh mikir berat. Dari kuliah kalo capek bikin pembuktian teorema ya belajar bahasa asing. 

I can't get this off of my mind: Je mange beaucoup (meaning: I eat a lot).

And remember this: if you have an accent in speaking any foreign language, that means you're fluent in other languages, too 😉 Oh the best part of learning a foreign language is: you can actually talk about someone in front of their face, and they don't know that 😂 

Comments

  1. aku aja kepengen bisa belajar bahasa asing...mba pris...pengalaman ke lyar negerinya udah 'dewa' ey...kuhirih hahhahaha

    btw iya loh ngomongin bahasa espanya..aku kan pernah nonton film kartun jaman kecil yang Thumbelina keluaran disney nah di situ keluarga kataknya diceritakan penyanyi dengan aksen spanyol...jadi pas doi nyanyi enak banget iramanya...bisa jelas, gamblang dan ada sedikit cengkoknya apa ya (((cengkok))) hahahhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAH cengkoknya mirip dangdut ya sekilas wkwkwkw
      Iya spanyol dulu jaman kartun dora dll itu kadang diputer yg versi spanyolnya. Istilah jowone, "cetho" ngomong e hahaha

      Belajar aja mbak, seru kok. Gak sulit juga. Asal rajin denger dan ngomong aja pasti bisa kok. Otak kita cukup cerdas buat nyerap informasi yg tiap hari kita denger. Tapi ya gt... harus ada motivasinya 😂 Kalo ndak gt bisa mandeg beneran wkwkwk

      Delete
  2. Dulu waktu SMA pernah ada pelajaran bahasa prancis, ya ampuuuun yang ditulis apa dibacanya apa, bener-bener beda banget ngucapinnya :D

    Anak SMA belajar bahasa inggris yang ngucapinnya nggak beda jauh sama tulisannya aja kadang salah apa lagi bahasa prancis, selama setahun pelajaran ini yang keinget cuma Bon Jour aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAHAH IYAA PRANCIS agak nyebelin dalam hal pengucapan ya. Borooosss bgt. Masa beaucoup bacanya boku. Kalo pake esia hidayah bisa boros di karakter 😂

      Bonjour merci aja ya wkwkwkw

      Delete
  3. bahasa korea, justru kalo menurut saya kalo ngomong kayak lebay gitu.. kayak tiap ngomong itu ada akhiran yooo yooo.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaaha iya itu juga betul sih. Dari kemarin nyari kata lebay kok nggak keinget. Keingetnya antusiasme malahan wkwkkw. Kalo orang Jawa bilang, "Mbeleyer" wkwkw

      Delete
  4. Bahasa asing selain bahasa inggris yang saya bisa baca dengan lancar: perancis

    Wkwkwkwkwk

    Soalnya pernah belajar dengan serius jaman SMA sampe kuliah. Bisa bacanya dengan lancar tapi belum tentu paham artinya karna banyak yang lupa. Bahasa perancis itu baik grammar maupun cara pengucapannya belibet banget ! Kalo gak sabar udah setres duluan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalo belajarnya dari angka duluan bang. Bisa gila Prancis dimulai dari angka wkwkwkwk

      Prancis mah kebanyakan vokal konsonan ga penting yg ditulis tapi juga ga dibaca. bikin gemesss kali

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu