Skip to main content

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Rambut yang Menyuburkan

Awal bentukan sansiviera gw.

Bukan, bukan rambut gw yang subur kok bukan. Rambut gw masih mengalami patah tulang harian, rontok kemana-mana ya tuhan susah bener biar rambut panjang gak rontok.

Jadi ceritanya gw punya sansiviera kan, hadiah ulang tahun lalu. Dia mini gitu kan, batangnya banyak banget rimbun. Setelah gw tinggal berminggu-minggu, dia ternyata letoy karena kurang sinar mentari dan air. Hingga batangnya tersisa 4 dan akarnya semi busuk. 

Posisi batang sudah mulai tegak

Sansiviera ini termasuk tumbuhan yang tahan banting menurut gw. Daripada gw buang, yaudah lah gw tunggu dulu. Gw pindah ke pot, gw pangkas akar busuknya, gw tata lagi. Eh makin lama kok makin lemes yaa batangnya nih. Agak stres juga masa sih mati nih tumbuhan kan gw dapet hadiah. 

Lalu, nggak tahu kenapa tiba-tiba gw dapet ilham buat naro rontokan rambut gw di pot. Gw cari dong apa iya sih rambut bisa nyuburin tanaman. Dapet beberapa dari hasil googling, katanya sebagai pengganti urea. Yahhh yaudah lah coba aja, udah dikasih micin juga nggak respon nih tumbuhan.

Setengah nggak berharap sih. Posisi batang letoy banget dah, hingga kira-kira seminggu kemudian batangnya jadi agak tegak. Tau nggak sih yang dari lemes kayak bunga matahari yg nggak kebagian sinar mentari lalu berdiri tegak karena dapet sinar mentari? Seperti itu. Gw cek batangnya eh udah keras dong seperti semula. Beberapa bulan sebelumnya malah batangnya kayak isi air aja, sekarang udah keras. OMG ini bener-bener berhasil banget rambut buat nyuburin tanaman. 

"Rambut manusia terdiri dari bahan keratin yang sangat resisten terhadap degradasi enzim proteolitik seperti tripsin dan juga karena terdapat silang pepsin oleh ikatan disulfida. Ikatan hidrogen, dan interaksi hidrofobik. Sehingga yang digunakan adalah inokulan Rhizobium, inokulan sendiri merupakan campuran mikroba yang diformulasi pada suatu bahan pembawa tertentu dan diberikan ke tanah atau ke tanaman."Klik sini untuk artikel.

Tunas kemarin 

Kemudian, seminggu setelahnya, ada tunasnya dong 😍 Bahkan sansiviera yang berhenti tumbuh ehhh tiba-tiba nongolin tunas kecil. You have no idea how happy I am 😍 Ini bener-bener di luar dugaan gw banget. Saat tumbuhan bisa dengan baiknya tumbuh dan berkembang karena rambut gw yang bahkan menurut gw rambut gw ini nggak sehat juga. I am beyond happy. 

Sansiviera ini tumbuhan yang cepet banget tumbuh di lingkungan yang pas. Satu batang kecil itu bisa tumbuh sempurna dalam waktu 4 minggu. Jadi dalam seharipun gw udah bisa liat perbedaan panjang tunasnya. 

Tunas hari ini

Jadi, kalau ada rusaknya tanaman, mungkin kalian bisa coba untuk kasih rontokan rambut 😋 It works like magic!

Comments

  1. lloh ini di tempate kanjeng mamiku banyak padahal mba pris...tapi kalau dapat hadiah gini emang eman eman sih kalau akhirnya mati...makanya langsung dipraktekin trik kasih urea dari keratinnya rambut. Amazingly akhirnya jadi tumbuh subur ya sansivieranya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak coba tumbuhan2itu dikasih rambut lho jadinya subur bgt gitu. memuaskan banget ngeliat mereka seger gt.

      Jadi masuk akal sekarang kenapa kuburan tuh subur banget tanemannya. La banyak rambut-rambut dalam tanah juga :D

      Delete
  2. Pantesan aja sering liat orang naro rambut di atas tanah tnaman, aku pikir iseng taunya ada manfaatnya
    Asli deh baru tau wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha ternyata daripada rontok dibuang gitu aja, mending lempar ke tanaman ya mbak wkwkwk

      Delete
  3. Ternyata ada hikmahnya juga rambut banyak yang rontok ya. Jadi nggak sia-sia banget, atau ya.. nggak nyesek-nyesek banget ngeliat rambut sendiri rontok, setidaknya bisa dipakai buat nyuburin tanaman 😁

    Btw, saya juga rambutnya sering rontok, ini udah tinggal nunggu launching aja kulit kepala terlihat kinclong 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. I KNOW right? Yahhh rontoknya rambut menyedihkan tapi setidaknya dia memberi nyawa baru ke makhluk lainnya. Cukup dermawan juga lah ternyata ahhaha

      launching kulit kepala kinclong 😂 semoga tdk jadi launching deh ya wkwkw

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Tips Membeli Buku

Ada duitnya wkwkw! Ya maksud gw, harga buku di Indonesia bisa dibilang nggak murah terutama buku yang berbahasa asli misalnya Bahasa Inggris. Buku cetakan versi asli biasanya harganya bisa 2 kali harga buku terjemahannya, atau dua-tiga kali harga e-book. Ini e-book yang original ya, bukan yang bajakan. Kayak semacem beli di kindle atau books-nya google itu.  Kadang emang sering pengen beli fisik bukunya tapi kok harganya sampe 300ribu banget, sedangkan hasrat ingin membaca ini tinggi sekali. Nah, kalau skenario yang begini yang terjadi (dan paling sering), gw biasanya cek toko buku bekas dulu. Di Bali ada beberapa toko buku bekas yang reliable , meskipun koleksinya kita nggak akan tau ya karena ya random juga. Satu di Sanur, satu di Ubud.  Ini karena kapan hari gw udah beli bukunya Madeline yang Song of Achilles di Periplus, 200ribuan. Lalu nemuin bekasnya dengan sampul yang gw mau, cuma 25ribu. Jadi gw udah beli yang baru, beberapa hari kemudian gw ke toko buku bekas dan nemu itu. Set

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu