Skip to main content

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Uniknya Bahasa Asing

Dari beberapa kali belajar bahasa asing, menurut gw bahasa asing yang paling cocok di lidah orang Indonesia yang ngomongnya gampang itu Bahasa Spanyol. Karena R-nya bulat banget dan cara bacanya persis dengan apa yang tertulis. Gw rasa nggak ada orang Indonesia yang ga mampu ngomong "Por favor mi amor" dengan lantang. Como estas? Muy bien!

Sedangkan bahasa yang banyak kata yang mirip dengan Bahasa Indonesia (juga Jawa) tentu saja Bahasa Belanda. Banyak kata-kata yang kita nggak perlu lagi hafalin kosakata baru dalam bahasa itu. Klompen, handoek, ram, tegel, foto, tas, dan lainnya. 

Bahasa yang menurut gw kaku banget adalah Bahasa Jerman. Penulisannya mirip banget dengan Bahasa Belanda tapi yang keluar beda banget. Menurut gw Belanda lebih melow daripada Jerman dalam hal pengucapan. Hampir sama seperti penulisannya, apa yang tertulis cenderung bisa dibaca semua. 

Bahasa yang menurut gw ngegas, yaaa Bahasa Korea. Meskipun tujuannya nggak ngegas, tetep aja kedengarannya ngegas. Bahkan kata temen gw yang nggak bisa Bahasa Korea bilang "Mereka kalo ngomong kayak nggak ada rem ya, kayak antusiasme di tiap kalimatnya itu krasa banget."

Saleve

Nah, bahasa yang menurut gw boros banget dengan vokal maupun konsonan adalah Prancis. Secara gramatika gw udah bisa nebak karena mirip-mirip dengan bahasa tetangganya, tapi ya ampun ngomongnya itu lho lidah posisi tengah mulu. Nggak bisa nyentuh langit-langit, nggak bisa juga melungker. Satu jam aja belajar bahasa ini, lidah rasanya butuh digetarin. Capek juga. 

Setelah gw belajar bahasa asing selain Bahasa Inggris, gw pikir-pikir lagi Bahasa Inggris ini termasuk sulit juga ya ngomongnya. Pantesan banyak orang Eropa yang bukan pembicara Bahasa Inggris kesulitan ngomongnya. Karena dalam bahasa mereka, mereka punya pakem sendiri meskipun seaneh Bahasa Prancis tapi ada pakemnya. Selain disebabkan oleh perbedaan tata dalam Inggrisnya UK atau US sih.

fondue au fromage

Ya, nggak semua orang Eropa bisa berbahasa Inggris. Gw ngomong Bahasa Inggris di Swiss aja dipelototin, trus situnya maksa Bonjour Merci. Waktu gw yang ngomong Bonjour Merci eh merekanya nggak paham. Ada beberapa yang mau nyautin gw pake Bahasa Inggris, nggak gitu bagus juga. Karena bagi mereka nggak penting sih, yang penting kalo kamu ke negaraku ya kamu yang bisa bahasaku.

Tapi... belajar bahasa asing itu seru banget. Beneran, seru banget. Belajar bahasa asing ini jadi sarana gw buat istirahat sebentar dari kepenatan rutinitas maupun hal-hal eksakta yang butuh mikir berat. Dari kuliah kalo capek bikin pembuktian teorema ya belajar bahasa asing. 

I can't get this off of my mind: Je mange beaucoup (meaning: I eat a lot).

And remember this: if you have an accent in speaking any foreign language, that means you're fluent in other languages, too 😉 Oh the best part of learning a foreign language is: you can actually talk about someone in front of their face, and they don't know that 😂 

Comments

  1. aku aja kepengen bisa belajar bahasa asing...mba pris...pengalaman ke lyar negerinya udah 'dewa' ey...kuhirih hahhahaha

    btw iya loh ngomongin bahasa espanya..aku kan pernah nonton film kartun jaman kecil yang Thumbelina keluaran disney nah di situ keluarga kataknya diceritakan penyanyi dengan aksen spanyol...jadi pas doi nyanyi enak banget iramanya...bisa jelas, gamblang dan ada sedikit cengkoknya apa ya (((cengkok))) hahahhaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAH cengkoknya mirip dangdut ya sekilas wkwkwkw
      Iya spanyol dulu jaman kartun dora dll itu kadang diputer yg versi spanyolnya. Istilah jowone, "cetho" ngomong e hahaha

      Belajar aja mbak, seru kok. Gak sulit juga. Asal rajin denger dan ngomong aja pasti bisa kok. Otak kita cukup cerdas buat nyerap informasi yg tiap hari kita denger. Tapi ya gt... harus ada motivasinya 😂 Kalo ndak gt bisa mandeg beneran wkwkwk

      Delete
  2. Dulu waktu SMA pernah ada pelajaran bahasa prancis, ya ampuuuun yang ditulis apa dibacanya apa, bener-bener beda banget ngucapinnya :D

    Anak SMA belajar bahasa inggris yang ngucapinnya nggak beda jauh sama tulisannya aja kadang salah apa lagi bahasa prancis, selama setahun pelajaran ini yang keinget cuma Bon Jour aja :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAHAH IYAA PRANCIS agak nyebelin dalam hal pengucapan ya. Borooosss bgt. Masa beaucoup bacanya boku. Kalo pake esia hidayah bisa boros di karakter 😂

      Bonjour merci aja ya wkwkwkw

      Delete
  3. bahasa korea, justru kalo menurut saya kalo ngomong kayak lebay gitu.. kayak tiap ngomong itu ada akhiran yooo yooo.. hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaaha iya itu juga betul sih. Dari kemarin nyari kata lebay kok nggak keinget. Keingetnya antusiasme malahan wkwkkw. Kalo orang Jawa bilang, "Mbeleyer" wkwkw

      Delete
  4. Bahasa asing selain bahasa inggris yang saya bisa baca dengan lancar: perancis

    Wkwkwkwkwk

    Soalnya pernah belajar dengan serius jaman SMA sampe kuliah. Bisa bacanya dengan lancar tapi belum tentu paham artinya karna banyak yang lupa. Bahasa perancis itu baik grammar maupun cara pengucapannya belibet banget ! Kalo gak sabar udah setres duluan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalo belajarnya dari angka duluan bang. Bisa gila Prancis dimulai dari angka wkwkwkwk

      Prancis mah kebanyakan vokal konsonan ga penting yg ditulis tapi juga ga dibaca. bikin gemesss kali

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Dapet Visa UAE (Dubai) Gampang Banget

Dubai creek Beberapa waktu yang lalu, kita pusing berat karena H dapet libur kali ini cuman 10 hari. 10 hari dari yang biasanya 14 hari. Akhrinya diputuskan untuk tetap mengambil libur tapi nggak ke Indonesia.  Ternyata, beberapa hari kemudian, dia bilang, kalau liburnya malah jadi 7-8 hari aja. Mau ga mau saya yang harus kesana. Maksudnya terbang mendekatinya. Udah milih-milih negara mana yang harganya rasional, yang ga banyak makan waktu buat terbangnya H, dan tentunya ga ribet urus visa buat pemegang paspor hijau yang ga sesakti paspornya H.  Btw warna paspor Indonesia jadi biru ya sekarang?? Pilihan jatuh ke Dubai. Pemegang paspor hijau harus bikin visa, ya pusing lagi deh cara bikin visa Dubai nih gimana. Apa iya sesusah bikin visa schengen, visa US, visa lainnya. dari persyaratan sih standar ya, termasuk  record  bank account selama 3 bulan. Emang nggak pernah bikin visa Dubai sebelumnya ya, apalagi H yang paspornya super sakti kemana-mana (hampir) ga perlu visa, dia ga pernah ad

Catatan Kuliah (6) : Masuk bareng, keluar bareng (?)

Sanur Sebagai mahasiswa yang masih belum mengenal kerasnya kehidupan kala itu, kita berikrar "Kita masuk bareng kita juga harus keluar bareng." Naif? Iya tentu. Maklumin aja namanya juga mahasiswa baru kan. Maunya yang  flawless  terus. Tapi apa salahnya sih berdoa baik kali aja malaikat mengamini lol.  Ternyata, kenyataannya, tentu saja tidak. Iya kalau semua  setting  nya  default  semua mahasiswa tidak ada kesulitan yang berarti, dosen nggak resek, mahasiswa juga nggak resek, data nggak resek, pasti lulus bareng kita. Kehidupan perkuliahan keras di akhir hahaha Gw dari awal masuk kampus ngerasa kalo gw nggak akan lulus tepat waktu. Aneh ya, harusnya orang mikir lulus tepat waktu tapi gw udah ada feeling. Dan gw berusaha keras buat nggak terlalu jatuh dalam angka. Ya maksudnyaaaa karena gw anak minor komputasi jadi gw udah bisa tebak lah data yang gw pake pasti agak makan waktu. Jadi  range  kelulusan adalah 7 semester, 8 semester, 9 semester, diatas 9 semester. Temen gw ya