Skip to main content

Boxing!

bisa wrap sendiri setelah 2 bulan Akhirnya gw nggak cuma mendambakan, "Ahh pengen boxing deh" tapi beneran bayar buat boxing. Udah beberapa bulan ngintip instagram tempat boxing deket rumah gw, udah berbulan-bulan disuruh H buat berangkat, akhirnya gw mantapkan hati "Yaudah lah cobain dulu sekali" yang ternyata gratis trial ya. Karena baru pertama kali, ya gw mau coba yang basic aja.  Setelah satu jam, penuh keringat, gw langsung aja "Mas, bayar dong bulanan".  Gw bener-bener orang yang nggak bisa olahraga sendirian. Karena kalo sendirian, gw pasti boongin diri gw sendiri "Ah kan ga ada yang liat, udah ah nggak kuat" konyol. Tapi kalau ada minimal, pelatihnya, kita udah engap pasti mereka teriak-teriak "10 MORE SECONDS! AYO AYO BISA!!!" Kek malu lah kalau nggak lanjut, yekan? Plank dari cuma bisa 10 detik, jadibisa 20 detik, 30 detik, jadi 40 detik, gara-gara "AYO KAK BISAAAAAA!!!" Antara sebel, kesel, tapi ya seneng 😆 Jadi m

Surrender Dana Unitlink

Kompleks Kedutaan di Dubai

Gw punya satu unitlink sejak 2017. Waktu itu sih belum paham bener bedanya apa. Yang gw tau gw butuh tabungan yang nggak bisa diambil sewaktu-waktu, agennya juga temen gw sendiri. Jadi yaudah lah ya. Bikin satu. 

Namanya belajar, kalau nggak terjun langsung ya kurang yahud dong.

Waktu berlalu dan gw udah lebih melek soal investasi dll. Gw pikir-pikir, ngapain gw taro di unitlink 500rb/bulan kalo gw bisa taro dananya di Index fund dengan nilai pengembangan yang jauh lebih bagus. Karena duit yang disetor ke unitlink itu sebagian untuk asuransi jiwa, sebagian lagi buat komisi agen, sedikitnya buat diinvestasikan. Nilai yang diinvestasikan baru akan penuh setelah tahun keberapa gitu. 

Nggak kok, gw nggak nyesel. Belajar kalo nggak ngalamin sendiri juga bakal bertanya-tanya. Senggaknya jiwa gw terasuransi sejak 2017 hingga 2020 Desember kemaren.

Gw isi formulir surender yang kemudian harus dikirimkan ke kantor pusatnya, beserta dengan polisnya. Yaudah gw kirim balik semuanya. Map itu nggak pernah gw buka sejak gw terima pertama kali 😂

Gw dapet dana gw sebesar kira-kira 50-55%. Menurut gw sih, gw lagi beruntung karena nilainya cukup bagus di masa pandemi, bulan Desember kemarin. Jadi pengembalian dana gw terhitung cukup bagus. Trus kehilangan 50% dana dong? Yaa nggak juga, kan itu asuransi jiwanya. Anggep aja gitu. 

Prosesnya bisa dibilang cepet banget. Saat gw email perkara ingin memberhentikan polis gw, gw langsung dapet email balik tentang prosedurnya. Setelah gw isi dan gw kirim balik ke kantor pusat, gw dapet sms soal proses pengajuan surrender tadi. Tentu saja dirayu dulu agar tidak surrender namun mengajukan cuti bayar polis atau diambil sebagian saja. Tapi karena gw mau rombak portofolio gw jadi lebih baik surrender saja. Dokumen diterima mereka sekitar 4 hari setelah gw kirim. Seketika itu gw dapet SMS dan dana diterima dalam jangka waktu 14 hari katanya. Tapi setelah 3 harian, dana sudah gw terima di rekening gw. 

Dari banyak hal yang gw baca soal surrender ini gw sempet was-was karena kok orang-orang dengan polis yg sama per bulannya tapi dapetnya kok cuma 30% itu gimana. Dari komentar-komentar yg ada pada marah-marah karena dapetnya nggak banyak. Tapi setelah gw alami sendiri, bisa jadi mereka lupa soal potongan untuk asuransi jiwa, potongan untuk komisi agen, bisa jadi waktu itu nilai investasi juga sedang rendah, dsb. 

Menurut gw sistemnya ga ada yang salah. Itu bukan penipuan seperti yg orang sering sebutkan. Yang salah adalah persepsi kebanyakan dari kita tentang "Unitlink adalah investasi" dan juga penyampaian agen yg kebanyakan cuma kejar target nasabah tapi nggak bilang resikonya apa. 

Tapi setelah gw ngerti, gw juga nggak akan buka unitlink lagi di masa depan karena unitlink nggak cocok buat profil gw. Gw lebih cocok investasi di reksa dana yang bisa gw diversifikasi jadi macem-macem bentuk tergantung tujuan gw investasi. 

Jadi, apakah kalian ada yg punya unitlink?  

Comments

  1. Akoh tak punya unitlink karna kebetulan dari dulu udah melek finansial. Orang yang mata duitan kaya gw sangat tidak cocok masuk unitlink. Paling bener pisahin asuransi sama investasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAHA iyak betollll. Akupun juga karena belajar jadi tau. Nyesel ga nyesel sih. Kalo liat jumlah duitnya ya nyesel HAHAHHAHAHA tapi yaaasudahlah wong sudah kejadian ya dijadikan bahan belajar biar bisa menggurui yg lain 🤣

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Book] Dunia Cecilia

'apakah kalian membicarakan hal semacam itu di surga?' 'tapi kami berusaha tidak membicarakannya dekat-dekat Tuhan. ia sangat sensitif terhadap kritik' Yap, sepenggal dialog antara Cecilia dan malaikat Ariel. Saya mengenal Jostein Gaarder sejak kuliah. Ehhhh 'mengenal' dalam artian kenal bukunya ya, kalo bisa kenal pribadi mah bisa seneng jingkrak-jingkrak hehehe. Jadi karena teman saya mendapat tugas kuliah membaca satu novel filsafat berjudul Dunia Sophie, saya jadi sedikit mengetahui si bapak Gaarder ini. Enak ya tugasnya anak sastra baca novel, tugas anak matematika ya baca sih, tapi pembuktian kalkulus -_- Dunia Cecilia ini buku pertama Jostein Gaarder yang saya baca, karena buku Dunia Shopie sangatlah berat berdasar review teman saya. Saya sih nggak perlu baca buku itu karena teman saya sudah benar-benar mahir bercerita. Jadilah saya sudah paham bener cerita Dunia Sophie tanpa membacanya. Novel ini atas rekomendasi teman saya, dia bilang kala

I Thought I Hate People, but...

Sanur ... but I actually don't! That I realized when I had dinner with H and he asked me, "Do you think she's married? The seller, she looks young but not too young."  So I said, "Uhmm I don't know and I don't care."  He then said again, "Yea I know, but I am curious about people. I am curious about what they're doing in life." That's when it came to my mind, "Wait a minute! I am also curious about people, but not their personal life like marital status, how many kids they have, what religion they believe in. I am curious about what they think about things! Ah that's why I love talking to people, no matter how introvert I am but talking to people still excites me." Then we finished our big nasi goreng together.  Looking back at it, I never really like people randomly talking to me when I was in the zone... Like zoning in and out talking to myself. But actually no, maybe it was only that we didn't sync so I went &qu

Menjadi dotcom

Few days ago, I wrote what I want to do on early 2017. And one thing has been done today. What is that? Tarararaaaaaaa.... silverestrella.com As I promised myself, now this blog has been upgraded to dotcom. I found a domain hosting through Mas Adhi . He wrote that when I was looking for hosting for my blog. So thank you so much, you came on right time hahaha Dibilang alay ya udahlah nggak apa-apa, yang jelas seneng akhirnya bisa upgrade jadi dotcom yeyeyeyeee