Skip to main content

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Magical Places I Would Love To Come Back Again and Again

 

So far, there are three magical places that I would love to come back again and again. I thought they wouldn't be that special but I was wrong. They are :

Bromo


First time I went to Bromo was 5 years ago (I think) with my Korean friend and it was my birthday present lol. At that time Bromo look so stunning for me although it was a real hard work for me to reach the top of it. I know I am not a big fan of climbing the mountain (although Bromo has stairs there to reach the top, how lazy I am). Going to the top of mountain always tiring and was always give me feeling "Don't climb. You gonna be so tired". But it's all paid off when you reach the top. Waiting for the sunrise always challenging. It is always freezing cold, always crowded during a special ceremony, but again it will be paid off when you see the sun rising and see the villages down there. Whenever I met people who came from countries with 4 seasons, they said "It is cold Pris but not that cold". F*ck you dude! I cant feel my legs.

 
rindu bromo dan ingin mengunjunginya lagi

Ubud

 

Another magical place that I am in love with is Ubud. Definitely the land of the gods. A long time ago I wonder why people love to go back to Bali. Bali is a real mainstream island that I don't think I would come back because it is too mainstream. Oh well oh well I was wrong. I was there last time for a month and it was so great. And another month after that it always calls me back lol. Unfortunately, the seafood prices are still higher than Bangkok lol. But Ubud will always be my "home".

 

Istanbul

 

 
meskipun komposisi ga pas, pantat mereka kepotong, yasudahlah. kusuka tapi kecewa sama jepretan sendiri hmmm 

Istanbul is the real magic. Somehow, it dragged me back to thousand years ago where the byzantine conquers this city for so long. At first, I have no idea that it could be this magical. I went there to see my parents in law. I didn't expect it will be this magical for me. I was so excited to go there to see my parents in law but wasn't that excited about the city. At all. And especially after the airport mess (believe me this airport sucks), long line in immigration and mine took longer than other people (guess because so many Indonesians went to Syria from Istanbul), I wasn't really in the mood. But the moment I leave the airport, OMG! And when we stroll around the old city that evening to find some food for dinner, I knew that this city stole my heart. And so many cats, the nicest to the worse, the thin to the fat ones, the small to the big ones, they are all there. We spent almost 2 weeks there and I just love it. It is magical especially Hagia Sophia. Man this place is so 😍 A great building that witness the great time.



Those places always calling me to go back again and again. The list might goes on... but so far these three are magical. How about you?

Comments

  1. My magical places I'd like to always come back... My bed. Hahahhaah :D
    I like to travel but I don't travel much. Mostly because I'm too scared to travel alone. Haha. Tapi terakhir aku sempet kabur dari rumah ke Bali hahahah sampe di sana tengah malem.. oke abis itu bingung keluar dari airport gimana. And it was my first time traveling alone dan sempet kaget saat banyak bapak2 nyamperin nawarin transport. Karena biasa dijemput, ini gak dijemput siapa2. Hadeh...

    Eh lah malah curhat di mari. Maapkeun.. 🙏🏼
    Eh eniwei, your photos are cool!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aww thank you for compliment :)

      gosh! I forgot to mention bed above. That is definitely my favorite place too haha!

      sometimes traveling alone is needed lol. Cuma kudu hati2 aja sih, banyak orang serem. Tapi banyak jg orang baek kok wkwkwk. Coba lebih milih mana solo traveling apa traveling bareng orang yang nyebelin? hahahah!

      Salam kenal ya :)

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Mendaftar Pelatihan di Prakerja

Sanur Jadi dulu program ini diluncurkan pemerintah untuk kasih insentif orang yang di PHK atau tidak bekerja pas pandemi. Jadi ya gw tentu saja nggak punya hak tho. Sebagai orang yang nggak punya hak, ya gw nggak ikutan lah. Trus temen gw beberapa bulan lalu bilang, ikut aja soalnya ini buat yg kerja yg mau nunjang skill juga lho.  "Hah masa sih?" Yaudah pas liat oh ya bener juga, jadi gw daftar. Daftar pertama di gelombang 20 nggak lolos. Trus ya udah patah hati dah lah gausah daftar. Eh tiba-tiba minggu lalu temen gw lolos gelombang berapa gitu, lalu bilang kalau gelombang 29 udah buka. Yaudah deh ikutan aja. Eh lolos dong. Pembukaan gelombang ini termasuk cepet. Hampir tiap minggu selalu ada gelombang baru yang dibuka. Jadi daftar di gelombangnya itu selama 3 harian, pengumumannya 3 hari kemudian, lalu 3 hari kemudian udah bukaan baru. Bener-bener cepet banget. Nah temen gw yang lagi S2 nggak bisa ikutan padahal dia juga kerja sebagai pengajar. Alasannya KTP sudah terdafta

Book : Semakin Dalam Di Jejak Langkah

  Buku ketiga dari Buru Tetralogi ini lebih berat dari Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa . Disini banyak disinggung tentang Multatuli yang mengungkap "kotornya" birokrasi. Kotor disini tentu saja soal korupsi. Semakin dalam membaca ternyata semakin paham kalo kemungkinan besar korupsi ini "warisan budaya" kolonial. Buku ini pun mengatakan bahwa kolonial berhutang banyak gulden kepada Hindia Belanda atas semua hitungan 'meleset'nya penerimaan pajak dan penyalurannya. Siapa yang nggak mau untung banyak? Ya kolonial menang banyak. Bahkan kalau mau benar-benar dihitung, bisa jadi mereka kalah. Tapi nggak mungkin kan diusut karena kolonial tau kalau mereka bakal ketauan salah dan memungkiri itu. Jadi yaaa, lenyap begitu saja. Disini Minke kawin setelah ditinggal Annelies yang Indo dia kawin dengan yang orang tionghoa. Lagi-lagi pula dia ditinggalkan karena istrinya sakit (kemudian kawin lagi dengan Prinses yang ntah darimana tapi yang jelas dia berpendid

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar.  Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa men