Moscow Dulu, masih sempet pakai sepatu dengan hak 5 cm waktu kerja kantoran. Ya karena harus keliatan formal aja sih, meskipun nggak ada yang ngelarang juga kalau mau sepatu sneakers pun. Toh juga waktu kerja sepatu dilepas dan pakai sendal jepit. Tapi itu sudah lama sekali. Setelahnya, bertahun-tahun hanya punya 1 sepatu sneakers dan 1 sandal. Sendal jepit punya lah ya, kan hidup di Bali. Salah satu esensial itu. Sebenernya alesannya sederhana, bukan karena nggak mau punya sepatu lebih dari satu tapi lebih ke males harus nyocokin sepatu lagi ke kaki yang belum tentu enak dipakainya. Sepatu itu adalah hal esensial yang buat gw nggak apa mahal yang penting nyaman. Karena taruhannya di pijakan, dan itu bisa berdampak ke banyak hal kalau salah pilih sepatu. Jalan kaki adalah bagian besar dari hidup gw, jadi punya sepatu nyaman adalah hal yang tidak bisa dinego. Nah, meskipun gw beberapa kali pernah jalan-jalan saat musim dingin, Moskow ini agak beda. Kalau di Belanda, mes...
Belum juga kelar cerita soal Lombok 2 minggu kemaren, eh cuti lagi dari blog gara-gara HJ dateng. Tiap kali HJ dateng, saya selalu absen dari semua jenis sosial media semacem blog, whatsapp, dan lainnya kecuali instagram hohoho
Ceritanya setelah HJ kesini bulan Oktober kemarin, dia akhirnya datang lagi ke sini. Ngapain? Ya ngapel dong, sekalian ngurus ini itu yang harus didiskusikan. Rada berat sih diawal hari dia dateng kesini karena harus diskusi beberapa hal penting yang saya kirain bisa kelar seharian eh ternyata bikin mood swing juga, tapi akhirnya bisa juga jalan agak jauh. Read : liburan.
Ini ceritanya mumpung lagi bisa ambil cuti, maunya sih seminggu tapi ternyata senin nggak boleh cuti. Jadilah cuti terhitung mulai selasa-jumat. HJ datengnya kapan? Dia rencana awal datang hari senin siang, tapi ternyata datangnya dimajuin jadi sabtu, jadi kita masih bareng selama 9 harian lah ya. Lumayan puas karena nggak pernah sebelumnya dapet cuti panjang dan liburan sepanjang ini sama dia. Mentok juga 3 hari pas weekend.
Some stories about what we've done together will be published soon
Ceritanya setelah HJ kesini bulan Oktober kemarin, dia akhirnya datang lagi ke sini. Ngapain? Ya ngapel dong, sekalian ngurus ini itu yang harus didiskusikan. Rada berat sih diawal hari dia dateng kesini karena harus diskusi beberapa hal penting yang saya kirain bisa kelar seharian eh ternyata bikin mood swing juga, tapi akhirnya bisa juga jalan agak jauh. Read : liburan.
Ini ceritanya mumpung lagi bisa ambil cuti, maunya sih seminggu tapi ternyata senin nggak boleh cuti. Jadilah cuti terhitung mulai selasa-jumat. HJ datengnya kapan? Dia rencana awal datang hari senin siang, tapi ternyata datangnya dimajuin jadi sabtu, jadi kita masih bareng selama 9 harian lah ya. Lumayan puas karena nggak pernah sebelumnya dapet cuti panjang dan liburan sepanjang ini sama dia. Mentok juga 3 hari pas weekend.
Some stories about what we've done together will be published soon
Asek dong bisa cuti, jalan jalan dan kuliner. Kapan aku bisa cuti ya ?
ReplyDeleteHahaha udah ambil aja, nggak perlu approval dari menejer juga haseeekkk
DeleteRasah pamer liburan lah....
ReplyDeleteAku nggak pamer mas, kata nenek itu dosahhh
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDelete