walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...
Karena bagiku menulis adalah suatu bentuk terapi. Tak peduli seberapa tak pentingnya hal yang kutulis bagi orang lain. Karena aku hanya menulis untuk diriku sendiri. Ya, mungkin bagi orang lain ini sampah. Namun bagiku, menulis adalah terapi untuk mengisi kekosongan.
Berkali-kali aku dicaci karena tulisanku seolah sampah baginya. Seolah tulisanku membosankan baginya. Tak masalah bagiku. Karena yang penting adalah mengisi kekosongan dan kehampaan diriku. Terapi jiwa.
Menulis adalah terapi jiwa. Tak perlulah menulis seindah pujangga, karena bagiku menulis adalah menuangkan satu ide dikepala yang entah ide macam apa yang kutuliskan. Ntah ide gila, ide biasa, luar biasa, hingga ide yang tak berarti.
Yang terpenting bagiku adalah menerapi jiwaku
Berkali-kali aku dicaci karena tulisanku seolah sampah baginya. Seolah tulisanku membosankan baginya. Tak masalah bagiku. Karena yang penting adalah mengisi kekosongan dan kehampaan diriku. Terapi jiwa.
Menulis adalah terapi jiwa. Tak perlulah menulis seindah pujangga, karena bagiku menulis adalah menuangkan satu ide dikepala yang entah ide macam apa yang kutuliskan. Ntah ide gila, ide biasa, luar biasa, hingga ide yang tak berarti.
Yang terpenting bagiku adalah menerapi jiwaku
jiwamu lelah nak...
ReplyDeleteLelah bang banget haha
Delete