Skip to main content

Sanur April 2020

How are you doing guys? A few weeks ago I went for groceries shopping and I thought that I needed to visit the beach after 2 months. The supermarket I went to was a few mins from the regular beach so ... here's some pictures I got that day. It was empty almost in every spots.




Mask on

It is allowed to be naked with mask on 

some broken English, guys 
waiters were waiting for sunset as they had no customers in the restaurant









I hope you enjoy the pictures here 😉 Have a good day 🌞


Catatan Pengajar Homescholing


Homescholing mulai menjadi satu pilihan akhir akhir ini. Kebutuhan akan homeschooling dirasakan menjadi mendesak kala seorang siswa merasa dirinya tidak bisa lagi keep up  dengan keadaan yang ada di sekolah dengan berbagai alasan seperti kemampuan menangkap materi yang sangat lambat, faktor kesehatan, faktor bullying, kasus yang terjadi disekolah hingga kasus drop out dan lain sebagainya.

Dulu banyak yang merasa kalau homeschooling adalah suatu hal yang aneh karena ya kasian aja anaknya nggak bisa bersosialisasi dengan baik dengan orang lain atau teman temannya. Tapi masalahnya, biasanya temannya yang menyebabkan mereka minder. Percaya nggak sih, mungkin dulu gw juga pernah bully orang secara sengaja atau nggak sengaja yang menyebabkan mereka merasa dirinya lemah. Mungkin banyak dari kita pernah melakukan perisakan kepada teman kita dulu, tanpa kita sadari kita anggap mereka mampu menerimanya padahal tidak semua orang bermental baja. Bisa jadi. Jadi jangan kemudian beranggapan kalau anak tidak bisa bersosialisasi kalau tidak di sekolah normal.

Salah satu murid HS gw memang sungguh spesial. Hanya orang yang kuat dan suka mengajar yang akan mampu bertahan. Meskipun dia lambat di pelajaran normal, dia ikut kegiatan ekstra seperti badminton. Klub badminton menjadi pilihannya dan dia sangat suka dengan kegiatan badminton. Apakah dia bermain sendiri? tentu tidak. Dia bersosialisasi dengan banyak orang.

Kebutuhan akan homeschooling meningkat akhir ini dan menyebabkan tanya diantara kita 'Kenapa ya? Apakah ada yang salah dengan sistem pendidikan kita?' Bisa jadi. Murid terlalu banyak mempelajari hal yang diluar kemauan dan kebutuhannya menyebabkan mereka tidak bisa keep up dengan segala kegiatan di sekolah umum.

Karena sekolahnya dirumah, atau dengan kata lain diluar sekolah formal, orangtua harus pintar dalam mencari pengajar yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan siswanya. Eh jangan salah ya, homeschooling tidak melulu karena telat menangkap materi tapi ada juga yang homeschooling karena terlalu pintar dan selalu ingin lebih memuaskan hasrat belajarnya.

Seorang teman mengisahkan kekhawatirannya akan bagaimana anaknya nanti jika sekolah di sekolah umum. Seketika pun aku berceloteh 'Why bother with being ordinary if you can be extraordinary?' Kalau sekolah umum tidak memuaskanmu, homeschooling aja. Toh nggak ada buruknya juga. Semuanya tergantung preferensi dan kebutuhan kamu nantinya.

Keuntungannya ya dengan homeschooling, siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakatnya dan memiliki waktu lebih untuk berkembang. Sapa tau nanti jadi seorang yang bekerja dari hobinya. Ya ndak?

Konsekuensinya, homeschooling itu lebih mahal karena bayarnya per pertemuan sama seperti les. Satu bulan saja bisa diatas 1,5juta. Jadi tetap kembali lagi ke preferensi dan kebutuhan masing masing orang. Jika dirasa tak mampu, ya usahakan gimana caranya bisa keep up disekolah formal.

Sekolah di sekolah formal maupun homeschooling sama sama bagusnya kok. Tinggal yang paling pas dihati dan dikantong yang mana aja. Tinggal pilih aja. Jadi balik lagi sesuai kemampuan juga. Dan yang terpenting adalah soal bertanggungjawab atas keputusan yang diambilnya. Begitu.

Udah gitu aja. Catatan dari seorang pengajar homeschooling matematika 😃

Eh btw, gambar diatas udah representatif kek Najwa Shihab Belom???? 😂

Comments

  1. Wahahaa, iya mbaaa, iyaaa, sudah kayak Najwa Shihab kok foto di atas tuh :D

    Errrr... nggak pernah homescholing sih sayanya, tapi sepertinya agak-agak menarik ya, jauh dari bullying :'

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah makasih lho :D

      homeschooling menyesuaiakn siswanya, seorang pernh bilang kalau mengajar seseorang itu seperti cultivating, jd nda bs lngsg mak blek mak slek dikasi rata semua. jadi emg efektif dr sisi pembelajaran jg sih. KALO siswanya niat bljr hahaha

      ngga ada yg bully kecuali kl pengajarnya yang merisak haha!

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

[Piknik] Prambanan lagi

Salah satu pesona Jawa Tengah adalah Candi Prambanan. Saya sudah 3 kali berkunjung ke situs warisan dunia ini. Candi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan jogja ini selalu menimbulkan kesan mistis bagi saya. Terletak tak jauh dari jalan raya, sehingga mengunjunginya pun sangat mudah. Berbeda dengan Candi Borobudur yang letaknya sangat jauh dari jalan raya besar. 
Ok, menurut saya ada 3 cara menuju candi ini. Menggunakan bus transjogja, taksi, dan kendaraan pribadi. Bagi yang menggunakan transjogja, saya pernah menggunakannya berangkat dari daerah kampus UNY, daerah Depok Sleman. 1 kali transit, 2 kali berganti bus. Dengan harga transjogja yang kala itu, 2014, seharga 3500 rupiah. Tapi sampai saat ini masih sama harganya, menurut info dari teman. Lokasi shelter bis berada agak jauh dari pintu masuk lokasi candi, mungkin kira-kira 500meter sampai 1kilometer. Kalau jalan, menghabiskan waktu sekitar 15-20menit. Bisa juga naik becak untuk opsi yang lain. Lagi-lagi, jangan lupa menaw…

Punya Rekening Lagi : CIMB on Account

Saya cenderung males bawa uang cash. Kenapa? Ribet, nominal rupiah yang gede banget kebanyakan nol, dan seringnya di dompet isinya duaribuan. Pernah lho duaribuan itu ada kali 30lembar. Serasa kaya, kalo duitnya merah haha

Saya lebih suka debet. Lebih praktis kan, tapi nggak bisa dipake beli di toko kelontong. Jatohnya malah lebih mahal sih emang, dipakenya juga kalo nggak ke toko kelontong kan. Tapi... Saya juga sebenernya rada takut akhir-akhir ini. Karena uang di rekening bisa aja tiba-tiba ilang. Ada temen, satu kali gaji ilang. Untung aja dia urusin bener-bener dan bisa balik duitnya. Ada lagi OB juga gitu, duitnya juga ilang mendadak. Takutnya itu kan di hack atau diduplikat kartu ATM nya. Semakin canggih lah pokoknya.

Nah karena banyak kejadian kayak gitu, saya jadi lebih protektif ke kartu mana yang bisa dipake sembarangan dan mana yang nggak boleh. For sure, ini berhubungan dengan berapa banyak jumlah rekening yang dimiliki. Menurut saya sih minimal harus punya 2. Satu buat …

Pake Jenius

Beberapa waktu lalu sering liat counter Jenius di Matos, yang lalu kutemui pula di MOG. Anak Malang tau lah dua mall ini. Nah udah cari info sana sini ya, kok kayaknya asik gitu. Jadi memberanikan diri untuk sign up. Apakah perlu kujelaskan fitur dan fungsinya secara mendetail? Karena sudah banyak tercecer informasinya di internet. Nggak ah, gw mau bahas pengalaman gw pake kartu ini selama sebulan ini.

Sign up lah aku di counter MOG (ya gusti kejebak lagi gw pake nambah kartu-kartuan begini). Kemudian, berkatalah mbaknya "Transfer aja mbak satu juta kesini, kita lagi ada promo kalau transaksi pertama kali satu juta akan ada free kartu member starbucks dengan saldo 50ribu. Lumayan lho mbak Starbucks". Gw nggak fanatik Sbucks (cuma kalo harus beli Chai tea selalu kesini). Dan tanpa sadar pun gw transfer sejuta ke akun jenius gw. Because, why not? Lagian juga mindah duit gw sendiri ke rekening yang lain kan? Nggak ilang duit juga.

Jadilah kudapat kartu Jenius beserta k…