Skip to main content

Romanticizing My Cooking

Bakso I have to admit that my love for cooking is growing. It's growing and I can't believe it myself. This feeling has been like this since probably two years ago. Before, cooking felt like a hard work that I had to fulfill. It still is, but the difference is I enjoy it now. So it does not feel like I am forcing myself.  Back then whenever I cooked, it's either wrong recipe or incorrect measurement. It never tasted right. So I gave up cooking just because I never found the right one. And then I started to feel that I wanna eat better. I don't want to just eat whatever, I want to know what goes into my body. If I prepare it myself, then I know it's good one.  I don't eat too much sugar, sometimes it is hard to buy one thing outside and has a lot of sugar in it. So cooking it myself will allow me to control the amount of sugar. So I found recipes and I tried to make them. As to my surprise, they taste right! Exactly how they should have tasted. That made me happy

Pendidikan Seksual Masih Tabu?

Sempol

Kalau mendengar kata seksual, banyak orang yang masih tabu untuk bahkan mengucapkannya. Padahal pendidikan seksual sudah harus dikenalkan ke anak sejak dini. Lho Kan anak kecil masih nggak paham? YA caranya dong! Masa iya anak 5 taun tiba tiba dibilang jangan have sex sebelum waktunya. Kan ya nggak mungkin.

Beberapa tahun lalu, anak manager gw masih umur 5 tahun. Lagi gemes gemesnya dan dia cinta banget sama gw. Dia pasti bilang kalau dia pacar gw. Nah karena sesuatu hal, gw tepok lah pantatnya itu. Dia tiba tiba bilang jangan pukul pantatku, lari ke mamanya dan bilang kalo pantatnya abis gw tepok. Besoknya mamanya bilang ke gw "Pris, si kakak bilang kalo pantatnya abis lu tepok. Katanya kamu disuruh bilangin kalo itu nggak boleh". OMG really? Ya emang karena mamanya udah pernah bilang ke si kakak kalau ada orang yang pegang pantat, titit, maupun badan dia terutama bagian yang sensitif tanpa ijin dari pemilik tubuhnya, kamu harus lawan dan nggak boleh diem aja. Meskipun itu mama papa tetep nggak boleh kalo tanpa ijin kamu. Jangan lupa juga buat lapor mama papa kalo ada yang begitu.

Wah beneran di praktekin dong. Meskipun gw yang waktu itu dianggap sebagai pacarnya, gw tetep dilaporin mamanya waktu gw tebok pantat dia LOL. Ceritanya disini.

Nah itu kan sudah merupakan salah satu pendidikan seksual yang diterapkan ke anak sejak usia dini. Bukan perkara tiba tiba melarang tidak boleh berhubungan seksual saat anak usia lima tahun. Namanya juga pendidikan, wong belajar matematika aja dimulai dari belajar angka sampai pada akhirnya SMA belajar tentang integral. Baby step dong.

Perkaranya masih banyak orangtua yang merasa tabu untuk memberikan pandangan tentang seksual kepada anak. Akibatnya? Ya tuh banyak anak hamil diluar nikah yang tanpa tau resiko tapi karena kepo akhirnya mencobanya. Bisa jadi juga mereka sudah tau resikonya bisa hamil atau tertular penyakit kelamin, tapi namanya orang kalo ngelakuin sesuatu diam diam tuh biasanya lebih wow rasanya.

Perkara having sex sebelum atau sesudah nikah itu hak kalian ya. Yang jelas buat gw, saran gw, lakukan hubungan itu saat kalian sudah siap secara mental. Nggak siap secara mental meskipun sudah menikah malah fatal akibatnya. Bisa jadi trauma. Beri tau aja soal berhubungan intim yang aman, ini maksudnya sebelum melakukan dengan seseorang kalian harus tau apakah dia membawa STD atau tidak. Siapa juga yang mau kan ditulari penyakit seksual. Gw sebelum sama suami gw, pertama gw tanya dulu soal itu. Karena itu penting. Jangan mentang mentang karena cinta trus oke oke aja ditularin. Iya kalo sama sama cintanya, nah kalo yang satu brengsek dan cuma pengen nularin sakit aja? Yang rugi juga kalian.

Bisa jadi banyak orangtua yang malu menceritakan tentang hal tersebut dan beranggapan "Ah ntar juga udah tau sendiri pas udah gede" Ya masalahnya banyak yang sok merasa dewasa saat mereka baru di usia 17. Iya gw dulu juga gitu, begitu nginjek 17 tahun dapet KTP udah ngerasa jagoan aja. "Gw udah dewasa nih!". Tapi naif lol

Berkaca dari diri sendiri, dan diri teman teman, gw pernah punya temen yang udah praktek dan kebobolan akhirnya keluar dari sekolah. Dari situ gw mikir, "Kalo gw ngelakuin sekarang, trus gw yang minim informasi soal penyakit menular dan cara mencegah kehamilan, trus gw kebobolan, berarti gw harus jadi mama muda yang bego soal apa2 trus ntar gimana cara gw didik anak gw kalo gw sendiri aja belom bisa mendidik diri gw sendiri?". That was my thoughts. Yang padahal juga nggak bakal ngelakuinnya juga karena ya ngapain, belom siap dan belum mau. Dipaksapun nggak bakal mempan, nggak akan luluh kecuali pas emang siap dan mau. Dan tentunya belum tau rasanya makanya nggak ketagihan. 

Gw mikir aja gw punya the rest of my life untuk berhubungan badan sama partner gw ntar. Yang penting sekarang gw didik diri gw sendiri lah. Kalau gw sendiri nggak pinter ya anak anak gw ntar nggak bisa gw didik dengan benar dong!

Jadi disini sekali lagi gw nggak larang kapan kalian mau have sex, gw juga nggak encourage kalian buat have sex sebelum nikah, yang penting lakukan dengan hati hati, lakukan ketika kalian sudah siap, lakukan ketika kalian sudah tau resikonya apa. Jangan maunya enaena aja tapi pas kebobolan eh dibuang bayinya. Kesian tau!

Be responsible on what you are doing!

Comments

  1. Replies
    1. sex itu adalah sebuah kata yang dihasilkan atas kesepakatan bersama yang dilalui dari jutaan konferensi global untuk satu tujuan yang penting dan hakiki, yaitu kebahagiaan. LOL

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Romanticizing My Cooking

Bakso I have to admit that my love for cooking is growing. It's growing and I can't believe it myself. This feeling has been like this since probably two years ago. Before, cooking felt like a hard work that I had to fulfill. It still is, but the difference is I enjoy it now. So it does not feel like I am forcing myself.  Back then whenever I cooked, it's either wrong recipe or incorrect measurement. It never tasted right. So I gave up cooking just because I never found the right one. And then I started to feel that I wanna eat better. I don't want to just eat whatever, I want to know what goes into my body. If I prepare it myself, then I know it's good one.  I don't eat too much sugar, sometimes it is hard to buy one thing outside and has a lot of sugar in it. So cooking it myself will allow me to control the amount of sugar. So I found recipes and I tried to make them. As to my surprise, they taste right! Exactly how they should have tasted. That made me happy

Cerita Karantina di Hotel

Cerita karantina selanjutnya 2 kali di hotel. Kali ini, semuanya berjalan lebih terkoordinir. List hotel karantina bisa dilihat di sini . Jadi nggak ada lagi drama nggak diladenin karena ina inu. Tinggal pilih hotel, hubungi hotel via WA atau email, kirim dokumen yang diperlukan, lalu kita dapat QR code yang nantinya ditunjukkan ke pihak bandara.  Karantina pertama kali di hotel gw bulan September kalau nggak Oktober 2021 dan bulan Januari 2022. Gw pesen di dua hotel berbeda. Karantina di hotel pertama dapet rejeki cuma 3 hari, jadi biaya yang dikeluarkan juga nggak sebanyak kemaren yang 7 hari.  dipakein gelang rumah sakit, dilepas pas check out. Nah, alurnya secara detail ada yang berubah sedikit tapi secara garis besar masih sama. Begitu datang, urus dokumen ini itu, lalu kita di PCR di lokasi. PCR ini hasilnya didapat dalam waktu 1 dan 2 jam karena ada dua lab yang berbeda. Waktu pertama kali gw karantina, gw harus nunggu hasil di bandara sebelum diangkut ke hotel. Tapi karantina k

Gojek ke bandara juanda

While waiting, jadi mending berbagi sedikit soal gojek. Karena saya adalah pengguna setia gojek, saya pengen cobain ke bandara pake gojek. Awalnya saya kira tidak bisa *itu emang sayanya aja sih yang menduga nggak bisa*, trus tanya temen katanya bisa karena dia sering ke bandara pakai motornya. Nah berarti gojek bisa dong?? Sebelum-sebelumnya kalo naek gojek selalu bayar cash, tapi kali ini pengen cobain top up go pay. Minimum top up 10ribu. Jadi saya cobain deh 30ribu dulu. Eh ternyata lagi ada promo 50% off kalo pake go pay. Haiyaaaaa kenapa ga dari dulu aja ngisi go pay hahaha. Dari kantor ke bandara juanda sekitar 8km. Kantor saya sih daerah rungkut industri. Penasarannn banget ini abang mau lewat mana ya. Tertera di layar 22ribu, tapi karena pakai go pay diskon 50% jadinya tinggal 11ribu. Bayangin tuhh... pake bis damri aja 30ribu hahaha. 11ribu udah nyampe bandara. Biasanya 15ribu ke royal plaza dari kantor haha. Lagi untung. Bagus deh. Nah sepanjang perjalanan, saya mikir ter