Skip to main content

Getting my Hands on Film Camera

In attempts to slow_myself_down_away_from_digital_life, I am getting my hands on film camera. Yes, the kind of camera where you need to put the film roll in and then start snapping. If you are lucky, the pictures will turn up good but if not then we let the fate decide. This is not my first rodeo on using film camera, but it definitely the first ever to buy the film and develop it using my own money. It is not cheap, which I know.  What can I say, it's an expensive hobby.  I used my first film roll to take photos of my favorite people. So it has more human than random pictures. It was on family event. After the last shot, I wanted to develop it before I flew to Bali but they had no lab. Luckily we have the lab in Bali. I developed and scanned the film in Ojisanfilmlab Bali. They're just a google away. They sell the roll as well. I had to tell the TSA to do the hand checking rather putting it through the scanner. They understood.  Cimol hides himself in his favorite spot ...

Netflix Series To Watch

Netflix itu racun. Ya gimana, distraksi terbesar dalam melakukan apapun dong. Seriesnya bagus-bagus. Nah beberapa ini series yang seru banget buat ditonton.

Kim's Convenience 


Series yang ini ceritanya tentang keluarga Korea yang migrasi ke Kanada dulu kala. Jadi gaya ngomongnya yang manggil bapak dan ibunya dengan sebutan ala Korea sedangkan kedua anaknya nggak terlalu bisa bicara bahasa Korea. Mereka punya toko yang nggak pernah tutup sama sekali.

Lucunya, si bapak ini benci banget sama Jepang karena jaman dulu pas penjajahan waktu dia masih kecil dan merasakan akhir dari masa pendudukan Jepang. Ada mobil parkir depan tokonya kalau toyota daihatsu atau merk Jepang lainnya, suruh lapor polisi. Tapi kalau merk Hyundai, KIA gapapa 😂 Bapaknya ini patriaki sekali. Sedangkan anak-anaknya tumbuh dan besar di Amerika yang otomatis membentuk pergaulan dan cara pikir ala Amerika pada umumnya, bukan Asia.

Konfliknya seru. Ringan, kehidupan sehari-hari. Cuma yang kadang bikin nggak nyaman gimana cara mereka ngomong bahasa Korea yang terkesan dipaksakan. Karena ya mungkin karena si bapak dan ibu ini meskipun ada darah Korea tapi mereka besar di Kanada. Gaya bicara bahasa Inggrisnya pun untuk mereka berdua masih sangat Korea-English dengan medok ala Korea nya.

Oh iya serunya lagi nih, banyak race disini. Cukup diverse ada orang dengan berbagai background seperti Asia, Indian, Spanish, Afrika, Islam, Kristen, seru.

Udah masuk season 3 nih 

Sex Education

 
Maeve - Otis - Eric 
Eric (sahabatnya Otis dari kecil) yang gay

Ini series setting British dengan logat British tentunya. Mamanya si Otis ini adalah seorang sex counselor. Masalah utama Otis ini ndak bisa masturbasi, bisa dibilang dia memiliki ketakutan akan seks karena trauma. Nah gw suka banget sama Maeve, seorang jenius yang secara nggak sengaja discover skill nya Otis untuk jadi "counselor" dan dijadiin bisnis lah sama dia. Otis sih akhirnya ada rasa sama Maeve, tapi eh Maeve nya nggak sadar aja. Coba deh nonton. Seru. Ceritanya anak SMA sih tapi agak beda ya karena SMA sana nggak sama kek SMA sini lol.

Ada banyak scene ranjang dong. Tapi nanti lebih ke penyelesaian masalah yang penyebab utamanya sesungguhnya adalah soal komunikasi dan mengkomunikasikan apa yang kita inginkan. Bagus deh. Baru mau masuk season 2.


Grace and Frankie

 

Nah kalo yang ini sungguh konyol. Ceritanya tentang 2 orang istri (mereka berdua berteman tapi nggak terlalu dekat juga, bahkan agak saling benci) usia 70 tahunan yang diceraikan suaminya yang ternyata kedua suaminya saling cinta selama 20 tahun. Jadi kedua suami ini menyembunyikan jati diri gay nya ini selama puluhan tahun dan akhirnya mereka sepakat menceraikan istri-istri mereka, si Grace dan Frankie ini.

Nah karena si suami tinggal bersama, akhirnya Grace dan Frankie merasa saling "membutuhkan sandaran" karena baru saja mengalami kejadian buruk di saat bersamaan, jadilah mereka tinggal bersama. Nah drama-drama setelah perceraian ini yang lucu.

Bayangkan lah gimana gilanya dua orang wanita tua yang tinggal bersama, baru saja menjanda, mencoba untuk bangkit lagi. Dan hey they are not young anymore. Serunya disitu sih.

Udah ada 5 season, dan aku baru nonton satu season.

Tapi dua series ini bukan cerita tentang gay kehidupan orang gay gimana gitu. Set gay cuma buat bumbu aja. Tapi buat yang anti gay ya ndak usah ditonton series ini kalau nda nyaman 😃 

Comments

Popular posts from this blog

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Rough Guide to Bali

Penjor "Hey I am coming to Bali, can you recommend me things to do?" I got that question a lot. I get it, I live in Bali so people would think that I master everything about Bali. Well... 50:50. I happened to travel around Bali since 2017. So it wasn't wrong to assume me knowing Bali. But I am also a lazy traveler so I don't always do many things in one place.  That is why we will call this a rough guide to Bali.  First thing first, define your style of traveling. Because we all know that Bali is an island. Not a city. So it is quite big, you know. You can not explore all of it in two weeks. Well you might be able to do so, but probably not immersing enough of it.  So... what is your style of traveling? Bali offers you some cultures, quiet normal life, party hotspots, quiet beaches, busy beaches, temples, and so on.  Mt Batur West part of Bali (Canggu, Seminyak, Kuta) If you enjoy partying, you might want to spend your time more in the west part of Bali like Canggu, ...