Skip to main content

Taking a Train from Moscow City to Yaroslavky

walking to the wagon We chose deliberately in the winter to travel from Moscow to Yaroslavsky. In my defense, we kinda had to use the holiday a little bit. If we're waiting for the good weather, it probably not gonna happen for 3 months and then nothing again. So this trip was taken on February 2026. So we've decided to take a few days off going from Moscow to half of the golden ring. The name ring, means literally ring. Refers to a few cities that used to be very important in the past. Starting from Moscow city (where which we're coming from, technically). I have to mention the cities here anyway; Sergiyev Posad, Pereslavl Zalessky, Rostov Veliky, Yaroslavl, Kostroma, Ivanovo, Vladimir, and Suzdal. there will be info about the train  We took the train trip from Moscow. I would say it's the "normal type" of train. So we sat next to each other. Two seaters next to each other. I think my husband took the non-economy one. He booked the train from the app, tutu. T...

Menabung USD Lagi

Setelah mencoba transaksi valuta asing di DBS dan pembandingnya, kemarin gw putuskan untuk menyimpan dana dalam bentuk USD di Digibank.

Bukan investasi tujuan gw karena menurut gw valuta asing bukan instrumen investasi yang tepat buat gw. Kenapa akhirnya gw putuskan untuk nabung USD lagi? Gegara bos gw nih minta gw cariin sumber krisis Asia dan Rusia tahun 97-98. Agak serem ya ketika perusahaan-perusahaan banyak hutang dalam mata uang selain IDR, banyak yang kolaps dan dana hutang jadi menggelembung sekali. 

Makin banyak gw baca makin gw sadar juga kalau krisis pasti terjadi. Rentang tahunnya atau kapannya kita nggak akan pernah tau, tapi krisis pasti terjadi. Ada yang jarak 3 tahun, 10 tahun, 20 tahun, yang jelas krisis itu pasti terjadi. Sepanjang sejarah sih, manusia selalu berhasil melewati krisis walaupun terseok-seok. Tapi bisa. 

Dari situ gw mikir, kayaknya emang perlu sokong dana dalam bentuk mata uang asing selain IDR. Gw rasa untuk saat ini USD adalah pilihan yang pas buat gw. Apakah ada faktor takut di sini? Yah, namanya juga manusia. Manusiawi lah kalau ngerasa takut. Gw lebih takut aja ngerepotin orang lain aja kalo lagi susah. Nggak ada salahnya diversifikasi instrumen juga. 

Apakah belinya hanya saat turun saja? Hemmm metode itu bisa sih dipakai tapi karena gw nggak gitu ngikutin perkembangan naik turunnya valuta asing, jadi ya gw belinya nggak harus nunggu turun dulu. Yaudah seadanya itu berapa ya gw beli. Niatnya nabung aja. Untung atau nggak, nominal gw masih tetep sama di mata uang USD. 

Jadi, bulan-bulan lalu gw pernah bilang kalau gw buka tabungan CAD buat urusan kerjaan dan dapat nomor rekening sendiri kan. Nah, gw buka lagi akun USD di situ yang ternyata nggak dapet nomer rekening yang berbeda. Jadi nomor rekening valuta asing DBS ini cuma satu, dengan berbagai valuta asing. Nggak berbagai sih, beberapa aja yang diakomodir DBS. 

Top up minimal 10, dalam bentuk valuta asing tersebut. Jam operasionalnya atau jam masuknya uang ke rekening adalah hari kerja normal. Gw masih penasaran aja sih kalau misal dikirim duit langsung dalam bentuk valas ke rekening itu, apakah masuknya sesuai yang dikirimkan atau diubah menjadi yang sudah ada dalam tabungan tersebut. Mungkin nanti gw coba kalau ada kesempatan. 

Begitulah kiranya, akhirnya gw putuskan untuk menabung valuta asing lagi 😅 Ada yang udah punya tabungan valuta asing?

Comments

  1. Nyimpen uangnya bentuk macem2 ya Mbak. Saya bisa nyimpen uang di Bank Jateng aja udah Alhamdulillah 😆

    Ini sampe bentuk USD .. mantap. 😁

    Btw, saya baru tau kalau kita nanti pasti mengalami krisis ya. Kalau nggak ada persiapan pasti emang bakalan terseok-seok 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lama2 uang fisik bisa jadi punah ini 😅

      Dulu mau punya rekening USD aja bukanya harus ke bank, harus bawa banyak berjuta-juta. Sekarang tinggal klik klik klik, seratus ribu juga udah boleh beli USD. Dunia berkembang secepat itu 😅

      Delete
  2. Sama deh kayak eikeh, bikin rekening USD di Digibank. Sangat praktis dan gratis ! Boleh sesekali ditransfer dollarnya ke rekening saya bu....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebentar kak. Transfer ke aku dulu gimana? Nantik tak transfer balik wkwkkw

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Surviving -20 Celcius in Moscow

frozen lake in Moscow I'd say surviving because I am a tropical girl coming from 30-35 degree Celcius. So yes, this is about surviving such differences in temperature. I spent my whole life in a tropical country then I have to be in a -20 celcius, not an easy situation.  Obviously, I came prepared. I have been in a 0 celcius and learned that double triple layering is the right answer. Moscow has heater that runs nonstop since the beginning of (probably, I dont remember) November until early May. So you technically can not turn it off or on. Many days it gets too hot inside. Going to the mall in Moscow got me super sleepy and tired because it feels most of the time like in Sauna. So, double triple layering in Moscow is the right thing to do.  November temperature usually started to feel chilly, still not lower than 0. December will get colder can be minus. But January and February are the coldest season. This year dropped to -20 (that I can remember). The average temperature wa...

Happiness is ...

Few days ago I met new friends. They are friends of my friend. I helped them for their competition. It's good to know them since the way they think about something is unique and quite close to mine. Until one of them ask me : 'What is happiness for you?' I told them that for me happiness is when I stop compare myself with others and not being compared with anybody else (well, you can compare me with others but don't tell me if you do haha!). I used to compare myself with people. For following their success path might be ok, but for having the same life as theirs who seen successful and happy, I don't think so. So I stop to compare myself with others and it make me feel enough. I feel more relax, since I don't have to pretend or to be somebody else. I feel more 'me' because I only think about me and free to do what I want to do (or to think what I want to think). But one of them said 'For me happiness is when you can breathe, eat, sleep, and p...

Tiga bulan pertama hidup di luar Indonesia

Gw kira rasanya akan sama aja. Ada rasa kangen ya wajar karena jauh dari tempat yang selama ini kita sebut familiar. Tapi ternyata ada rasa rindu yang pukulannya berbeda.  Di kasus gw, gw cuma kenal satu orang Indonesia. Beliau bilang kalau mau temen jalan-jalan bisa lah berkabar biar jalan bareng. Tapi karena gw ada kerja dari senin-jumat, sedangkan beliau nggak, jadinya waktu kami seringkali nggak pas. Sedangkan di akhir pekan, gw habiskan bersama suami.  Bulan pertama masih terasa integrasi. Berusaha mengenal supermarket mana yang jual apa. Cari ini itu di mana. Menghafal jalur transportasi umum. Mengenal, membaca dan memahami nama daerah atau tempat dari huruf cyrilic-nya untuk sekedar "kalau nyasar, bisa kasih tau suami lagi ada di mana" karena seringkali online maps dihambat pemerintah.  Bulan kedua sudah mulai mengenal banyak hal. Sudah punya kartu atm untuk pembayaran. Visa panjang juga sudah di tangan. Mulai berhati-hati dengan banyak hal, mana yang boleh mana ya...