Skip to main content

The Reward of Teaching

Buku belajar Bahasa Indonesia dalam berbagai bahasa. I've become a teacher since semester 9. That being said, my teaching journey started in 2013. Took hiatus for 2 something years then I came back to these exam sheets, students, books, and social interactions. Didn't even want to become one but I fell in love right after I jumped in.  I guess I need to ask to apologize to my dad. I was mad at him a long time ago because he asked me to be one lol. Well, maybe I just didn't like the idea of being a teacher in a class where your students don't even care about you telling stuff in front of the class. That actually made me realize that I prefer to teach whoever wants to learn. Although sometimes I just need to teach without knowing what's their reasons to learn, and that is also fine. I do what I had to do. That is why I hate grading because I don't mind giving them a perfect score but what's the point if they know nothing after the course ended? I never teach a

Menabung USD Lagi

Setelah mencoba transaksi valuta asing di DBS dan pembandingnya, kemarin gw putuskan untuk menyimpan dana dalam bentuk USD di Digibank.

Bukan investasi tujuan gw karena menurut gw valuta asing bukan instrumen investasi yang tepat buat gw. Kenapa akhirnya gw putuskan untuk nabung USD lagi? Gegara bos gw nih minta gw cariin sumber krisis Asia dan Rusia tahun 97-98. Agak serem ya ketika perusahaan-perusahaan banyak hutang dalam mata uang selain IDR, banyak yang kolaps dan dana hutang jadi menggelembung sekali. 

Makin banyak gw baca makin gw sadar juga kalau krisis pasti terjadi. Rentang tahunnya atau kapannya kita nggak akan pernah tau, tapi krisis pasti terjadi. Ada yang jarak 3 tahun, 10 tahun, 20 tahun, yang jelas krisis itu pasti terjadi. Sepanjang sejarah sih, manusia selalu berhasil melewati krisis walaupun terseok-seok. Tapi bisa. 

Dari situ gw mikir, kayaknya emang perlu sokong dana dalam bentuk mata uang asing selain IDR. Gw rasa untuk saat ini USD adalah pilihan yang pas buat gw. Apakah ada faktor takut di sini? Yah, namanya juga manusia. Manusiawi lah kalau ngerasa takut. Gw lebih takut aja ngerepotin orang lain aja kalo lagi susah. Nggak ada salahnya diversifikasi instrumen juga. 

Apakah belinya hanya saat turun saja? Hemmm metode itu bisa sih dipakai tapi karena gw nggak gitu ngikutin perkembangan naik turunnya valuta asing, jadi ya gw belinya nggak harus nunggu turun dulu. Yaudah seadanya itu berapa ya gw beli. Niatnya nabung aja. Untung atau nggak, nominal gw masih tetep sama di mata uang USD. 

Jadi, bulan-bulan lalu gw pernah bilang kalau gw buka tabungan CAD buat urusan kerjaan dan dapat nomor rekening sendiri kan. Nah, gw buka lagi akun USD di situ yang ternyata nggak dapet nomer rekening yang berbeda. Jadi nomor rekening valuta asing DBS ini cuma satu, dengan berbagai valuta asing. Nggak berbagai sih, beberapa aja yang diakomodir DBS. 

Top up minimal 10, dalam bentuk valuta asing tersebut. Jam operasionalnya atau jam masuknya uang ke rekening adalah hari kerja normal. Gw masih penasaran aja sih kalau misal dikirim duit langsung dalam bentuk valas ke rekening itu, apakah masuknya sesuai yang dikirimkan atau diubah menjadi yang sudah ada dalam tabungan tersebut. Mungkin nanti gw coba kalau ada kesempatan. 

Begitulah kiranya, akhirnya gw putuskan untuk menabung valuta asing lagi 😅 Ada yang udah punya tabungan valuta asing?

Comments

  1. Nyimpen uangnya bentuk macem2 ya Mbak. Saya bisa nyimpen uang di Bank Jateng aja udah Alhamdulillah 😆

    Ini sampe bentuk USD .. mantap. 😁

    Btw, saya baru tau kalau kita nanti pasti mengalami krisis ya. Kalau nggak ada persiapan pasti emang bakalan terseok-seok 😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya lama2 uang fisik bisa jadi punah ini 😅

      Dulu mau punya rekening USD aja bukanya harus ke bank, harus bawa banyak berjuta-juta. Sekarang tinggal klik klik klik, seratus ribu juga udah boleh beli USD. Dunia berkembang secepat itu 😅

      Delete
  2. Sama deh kayak eikeh, bikin rekening USD di Digibank. Sangat praktis dan gratis ! Boleh sesekali ditransfer dollarnya ke rekening saya bu....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebentar kak. Transfer ke aku dulu gimana? Nantik tak transfer balik wkwkkw

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

Sudah Vaksin Covid Lengkap

Sei sapi yang kucintai Yes, it's my biggest flex this year.  Setelah vaksin pertama akhir Mei kemarin, akhirnya gw udah dapet suntikan kedua tanggal 21 Agustus 2021. Cantik kan tanggalnya?  Masih di RS yang sama, Surya Husadha, kali ini gw berangkat pagi. Yaa... 15 menit lebih pagi daripada vaksin pertama 😬 Karena gw ketiduran, seperti biasa. Hari itu hari sabtu, memang sengaja milih akhir pekan waktu vaksin pertama. Kita nggak tau efeknya bakalan gimana kan.  Vaksin pertama gw bisa bilang hampir ga ada efek apapun sih. Cuma ke UGD aja hari ketiga karena asam lambung naik banget. Setelah gw inget-inget, gw emang nggak banyak makan setelah vaksin malah gegoleran dan kata dokternya "Kalau abis vaksin tuh makan mbak yang banyak, protein yang banyak, jangan malah ga makan. Jadinya asam lambung naik kan?" Yasudah abis disuntik ranitidin, sejam juga gw udah mendingan.  Jadi gw bertekad "Ok setelah vaksin kedua, gw harus makan yang banyak!!!" Setelah gw datang di RS,