Skip to main content

Hey, I Am Turning 30!

I always thought that wherever I go, August will be the hottest month of the year. Because it is summer for most people. August is my favourite but I always hated it for being the hottest month. But hey, if I move my ass to Australia, I'll be having August in winter!  I forgot that Australia is different. Although it is considered winter, the weather seems good between 15-22 degrees. It's the best temperature ever. August is my favourite month of the year.  Anyway, I am turning 30 today. A new milestone. I am feeling anxious lately. Some people said, "You're a young adult in your 20s but you became an adult when you turn 30" yea that definitely didn't help my anxiety.  When my mum was 30, I was already 10. So yes I had this in my mind, "30 is serious age, by that time I am probably married, have one of two toddlers." Everything was planned traditionally just like how I saw my mum. Graduate, job, married, having kids, living like a normal family. Turn

Menjual ANTM Setelah Satu Tahun

Rove City Center - Deira

ANTM atau yang dikenal dengan nama Aneka Tambang Tbk adalah perusahaan kedua yang gw beli setelah BBRI. Waktu gw beli ANTM, ini perkara sentimentil aja. Masih newbie dan pengen beli sesuatu yg gw kenal. “Kan gw punya emas murni, bisa lah ya beli ANTM.”

If only I knew 😅

Gw beli di harga 1030 pada bulan Agustus 2019. Kemudian beberapa di harga 1000 bahkan 990 karena waktu itu gw kira “Eh lagi turun nih, beli ah." Ternyata setelah beberapa bulan, performanya menurun terus. Tadinya gw dapet harga 990 itu seneng banget, tapi kok ternyata itu masih turun lagi esoknya. 

Gw sempet heran ini kok ANTM ngos-ngosan banget ya? Kan emas murni harganya lagi naik, kok dia sahamnya malah anjlog?

Jujur gw nggak tau hubungannya apa, mungkin nggak ada hubungannya, nggak mau berspekulasi juga. Karena siapa yang tau sih alasan sebenernya naik turunnya pasar saham. Gw nggak peduli juga. Tapi beberapa bulan kemudian gw iseng cek chart ANTM 2-5 taun ke belakang.

Ya tuhan ku terkejut! 


Bisa dibilang gw beli di saat puncak-puncaknya harga ANTM. Kemudian sejak September 2019 hingga Februari 2020, ditambah kondisi pandemi semakin merosot ke angka 350+. Minus 65% itu hal biasa. Setelah mengetahui bentuk model seperti ini, gw bertekad "Ok, kalau dia udah di angka 1000, gw jual semua!"

Karena gw liat model trennya bergerak naik turun setelah 4-6 bulan yang terjadi selama 2 tahun terakhir, meskipun ini sebenernya "ngawur" juga asumsi gw, karena gw nggak tau penyebab naik turunnya ini kenapa juga dan kenapa modelnya begitu. Setelah bulan Maret, gw berujar "Sebentar lagi trennya bakalan naik ini. Kalau udah 1000 gw jual. Tunggu aja lah 4-6 bulan kedepan."

Gw bukan dukun tapi kalau liat tren macam gitu, gw cenderung percaya karena tren ini nggak naik turun dalam waktu singkat atau se-fluktuatif itu. Kalau saham gorengan, gw nggak percaya lah jelas. Tapi karena saham ini saham yang bagus, periode tren naik turunnya terjadi dalam beberapa bulan dan nggak ngawur dari 1000 hari ini 300 besoknya. Tapi pelan-pelan dan teratur.

Gw minta temen gw ingetin gw kalau harganya udah di atas 1000. Lalu gw lupa karena ribet urusan perjalanan ketemu suami. Setibanya gw di Indonesia bulan Oktober, temen gw nanya "Gimana kabarnya emas kamu?" Gw cek aja harganya dan kaget dong. Harganya udah diatas 1000. Nggak pake babibu, besoknya langsung gw jual semua dan dapet di harga 1100. Agak untung dikit sih, ada kali untung 10%an. Langsung gw pindah ke MYOR dan SIDO. 

Tentu saja gw nggak tau kenapa atau faktor apa yang mempengaruhinya. Kalau pergerakannya memiliki tren seperti ini, bisa jadi di masa depan gw beli ANTM saat trennya menurun dan menjualnya ketika trennya naik. This is no brainer. Nggak rugi juga kalau dibikin seperti itu. Tapi ya harus dipantau berkala karena mengejar "untung" dalam periode singkat. Bukan yang beli, lupakan, jual saat tua nanti lol.

Jadi gimana, ada yang punya ANTM? Udah dijual apa masih dikoleksi? 😋

Comments

  1. Untung aja fluktuasinya cenderung teratur ya mba prisca, ga yang jleb jleb banget pas naik atau turunnya.

    Dan pas ga dipantau malah e tau tau uda nembus lebih dari 1000 jadi saatnya sell deh hihi..cukup dag dig dug juga kalau memantau pergerakan harga saham gini...tapi ya kalau emas emang agak m3mbingungkan ketika trennya turun ya...ya mungkin salah satu efek pandemik juga bisa merangsek ke emas, tapi ai don't know ugaaa hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau fluktuasinya bisa diprediksi gini ya cepet kaya kita hahahahhahaah

      Delete

Post a Comment

Share your thoughts with me here

Popular posts from this blog

Ujian hari senin

Kejadian ini terjadi tepat senin minggu lalu. Baru kali itu aku merasa 'WOW.. ini senin yeay'. Karena biasanya 'haduhh udah senen lagi'. Kebayang kan kalo seneng begitu dihari senen menyambut pagi dan hari itu rasanya langka banget. Otomatis pengennya hari itu berlangsung indah. Jam setengah 9 pagi, seperti biasa ke pantry ambil minum bareng sama temen sebangku. Dia bikin teh, aku nyuci botol sekalian ngisi dong. Seperti biasa juga, kadang aku males sih nyuci botol dengan ritual lengkapnya, akhirnya cuman bilas pake air panas. Ya mungkin nggak sampe 50 ml juga. Dikit banget deh. Temen juga selalu bersihin gitu gelasnya pake air panas. Pic source is here Eh lakok lakok... si bapak pantry yang serem itu tiba-tiba bilang 'Gak bisa ya gak nyuci botol pake air panas? Tiap sore itu banyak komplain gara-gara airnya abis'. Yakaliii air abis tinggal isi aja, ibu yang dulu aja nggak pernah ada komplain. Ya aku bilang lah ini cuman dikit, lagian yang ngelakuin ini

Jumat ceria

Hari ini memang bukan hari jumat, tapi cuman mau bilang aja sih kalo hari yang paling aku tunggu-tunggu itu hari jumat. Why?   Karena jumat itu selalu ceria, kalopun ada meeting besar pasti di hari jumat dan banyak cemilan, orang-orang pada berangkat sholat jumat, yang nasrani juga mengikuti misa di kantor, bisa pake baju bebas dan bebas berekspresi sepuas-puasnya, dan..... bisa video call sepuasnyaaaaaa kapanpun karena dia libur kerja 😍😍 gambarnya lucu 😁  taken from internet

[Piknik] Menjejakkan kaki di Bromo

Puluhan tahun hidup sebagai warga Jawa Timur, namun baru pertama kali menjejakkan kaki di Gunung Bromo. Bertepatan dengan upacara Kasada yang terjadi satu tahun sekali dan bertepatan dengan bulan purnama (semoga nggak salah kasih info), sekitar akhir bulan Juli tahun 2015.  Gunung Bromo merupakan gunung yang bertetangga dengan gunung Semeru. Jika kita pergi kesana, maka akan melihat banyak tulisan BTS -yang saya kira Behind The Scene-, ternyata adalah Bromo Tengger Semeru. Tidak hanya melihat gunung Bromo seorang, disana kita akan disajikan jejeran gunung-gunung kecil disana. Ok.. first of all mari dimulai dari berangkat ke Bromo. Menuju Bromo bisa menyetir motor sendiri, bisa juga menyewa tour dari titik keberangkatan (seperti yang saya lakukan), bisa menggunakan ojek seharga 100ribu per ojek sepuasnya, bisa menyewa jeep dari titik mula menuju Bromo (dengar-dengar sih harganya 600ribu/jeep, satu jeep bisa untuk 4-6 orang tergantung ukuran badan orangnya heheh). Jeep yang saya